<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragis! Pelajar SMP Dimangsa Buaya, Tubuhnya Diseret ke Dalam Sungai</title><description>Korban saat itu sedang ke Sungai Malaoge, namun seekor buaya langsung memangsanya dalam sekejap.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/18/340/2488265/tragis-pelajar-smp-dimangsa-buaya-tubuhnya-diseret-ke-dalam-sungai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/10/18/340/2488265/tragis-pelajar-smp-dimangsa-buaya-tubuhnya-diseret-ke-dalam-sungai"/><item><title>Tragis! Pelajar SMP Dimangsa Buaya, Tubuhnya Diseret ke Dalam Sungai</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/18/340/2488265/tragis-pelajar-smp-dimangsa-buaya-tubuhnya-diseret-ke-dalam-sungai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/10/18/340/2488265/tragis-pelajar-smp-dimangsa-buaya-tubuhnya-diseret-ke-dalam-sungai</guid><pubDate>Senin 18 Oktober 2021 21:42 WIB</pubDate><dc:creator>Andhy Eba</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/18/340/2488265/tragis-pelajar-smp-dimangsa-buaya-tubuhnya-diseret-ke-dalam-sungai-fPgNlGxFXg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelajar SMP diterkam buaya/ MNC Media</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/18/340/2488265/tragis-pelajar-smp-dimangsa-buaya-tubuhnya-diseret-ke-dalam-sungai-fPgNlGxFXg.jpg</image><title>Pelajar SMP diterkam buaya/ MNC Media</title></images><description>BUTON -  Seorang pelajar SMP di Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton , Sulawesi Tenggara (Sultra) tewas diterkam buaya di Sungai Mala Oge, Senin siang (18/10/2021).
(Baca juga: Ditangkap Warga, Buaya di Bangka Muntahkan Potongan Tangan Manusia)
Korban berinisial LA (14) diterkam tubuh korban lalu diseret buaya lalu hilang di dasar sungai. Kejadian inipun sempat ditonton sejumlah warga dan terekam kamera ponsel sehingga viral di media sosial. Warga dan tim SAR hingga kini masih melakukan pencarian terhadap jasad korban.
Berdasarkan informasi korban yang setiap harinya bekerja ikut menambang pasir bersama orangtuanya di Sungai Mala Ode.
(Baca juga: Bocah Perempuan Tewas Diterkam Buaya saat Mandi di Kali)
Kepala Basarnas Kendari Arif Sofinggi mengatakan, korban saat itu sedang  ke Sungai Malaoge, namun seekor buaya langsung memangsanya dalam sekejap.
&quot;Hingga kini proses pencarian terhadap korban masih terus dilakukan. Pada pukul 16.00 Wita Tim Rescue Pos SAR Baubau diberangkatkan dengan menggunakan Rescue Car membawa 1 unit rubber boat beserta peralatan pendukung keselamatan lainnya untuk memberikan bantuan SAR,&quot; ujar Kepala Basarnas Kendari Arif Sofinggi.</description><content:encoded>BUTON -  Seorang pelajar SMP di Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton , Sulawesi Tenggara (Sultra) tewas diterkam buaya di Sungai Mala Oge, Senin siang (18/10/2021).
(Baca juga: Ditangkap Warga, Buaya di Bangka Muntahkan Potongan Tangan Manusia)
Korban berinisial LA (14) diterkam tubuh korban lalu diseret buaya lalu hilang di dasar sungai. Kejadian inipun sempat ditonton sejumlah warga dan terekam kamera ponsel sehingga viral di media sosial. Warga dan tim SAR hingga kini masih melakukan pencarian terhadap jasad korban.
Berdasarkan informasi korban yang setiap harinya bekerja ikut menambang pasir bersama orangtuanya di Sungai Mala Ode.
(Baca juga: Bocah Perempuan Tewas Diterkam Buaya saat Mandi di Kali)
Kepala Basarnas Kendari Arif Sofinggi mengatakan, korban saat itu sedang  ke Sungai Malaoge, namun seekor buaya langsung memangsanya dalam sekejap.
&quot;Hingga kini proses pencarian terhadap korban masih terus dilakukan. Pada pukul 16.00 Wita Tim Rescue Pos SAR Baubau diberangkatkan dengan menggunakan Rescue Car membawa 1 unit rubber boat beserta peralatan pendukung keselamatan lainnya untuk memberikan bantuan SAR,&quot; ujar Kepala Basarnas Kendari Arif Sofinggi.</content:encoded></item></channel></rss>
