<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Atlet Peraih Medali Emas PON Diarak Keliling Kampung, Warga Antusias dan Bangga</title><description>Kepulangan atlet peraih medali emas PON xx asal Banyumas, Jawa Tengah disambut meriah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/19/512/2488535/atlet-peraih-medali-emas-pon-diarak-keliling-kampung-warga-antusias-dan-bangga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/10/19/512/2488535/atlet-peraih-medali-emas-pon-diarak-keliling-kampung-warga-antusias-dan-bangga"/><item><title>Atlet Peraih Medali Emas PON Diarak Keliling Kampung, Warga Antusias dan Bangga</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/19/512/2488535/atlet-peraih-medali-emas-pon-diarak-keliling-kampung-warga-antusias-dan-bangga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/10/19/512/2488535/atlet-peraih-medali-emas-pon-diarak-keliling-kampung-warga-antusias-dan-bangga</guid><pubDate>Selasa 19 Oktober 2021 18:02 WIB</pubDate><dc:creator>Saladin Ayyubi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/19/512/2488535/atlet-peraih-medali-emas-pon-diarak-keliling-kampung-warga-antusias-dan-bangga-mLxpJNqCs6.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Peraih medali emas di PON XX Papua diarak keliling kampung (Foto: iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/19/512/2488535/atlet-peraih-medali-emas-pon-diarak-keliling-kampung-warga-antusias-dan-bangga-mLxpJNqCs6.JPG</image><title>Peraih medali emas di PON XX Papua diarak keliling kampung (Foto: iNews)</title></images><description>BANYUMAS - Kepulangan atlet peraih medali emas PON XX asal Banyumas, Jawa Tengah disambut meriah. Bahkan, atlet lempar lembing putri yang juga memecahkan rekor PON dan Nasional ini, diarak keliling desa sebagai bentuk kebanggan warga desa yang memiliki atlet tingkat nasional.

Kedatangan Atinna Nur Kamila Intan Bahtiar, tidak hanya disambut gembira pihak keluarga, namun juga warga Desa Pangebatan, Kecamatan Karanglewas, Banyumas.

Pasalnya, atlet dari cabang lempar lembing ini, meraih medali emas PON XX Papua, mewakili Jawa Tengah. Bahkan, putri pasangan Ahmad Sidik dan Soimah ini, memecahkan rekor PON dan Nasional.

Penyambutan secara meriah ini dilakukan, sebagai bentuk kebanggaan warga desa atas prestasi dari Atinna ini. pasalnya, mahasiswa Universitas Negeri Semarang ini, yang tampil pertama di tingkat PON ini, langsung menyumbangkan medali emas. Sebagai bentuk penghormatan, pihak desa mengarak Atinna ini keliling desa dengan menggunaman kendaraan terbuka.

Arak-arakan rombongan Atinna ini, langsung menjadi perhatian warga. Bahkan, warga memadati pinggir jalan yang dilewati rombong ini. Bahkan, sesekali mereka melambaikan tangan serta meneriakan nama Atinna. Bahkan, saat turun dari kendaraan, Atinna menjadi sasaran foto warga.

Atinna sendiri tidak menyangka jika dirinya akan disambut meriah oleh warga. Sehingga, gadis berusia 23 tahun ini merasa terharu.

&quot;Alhamdulillah nggak menyangka seperti saya ucapakan terima kasih,  saya medali emasnya di bidang atletik lempar lembing alhamdulillah,  dapat emas saya memecahkan rekor PON dan nasional. Agenda terdekat Asian  Games dan Sea Games semoga bisa maksimal,&quot; jelas Atinna.

Sementara itu Kades Pangebetan mengungkapkan rasa bangganya pada Atinna.

&quot;Rasa bangga rasa syukur, anak Pangebatan bisa meraih emas lempar  lembing dan memecahkan rekor nasional,  harapan kedepan menjadi lecutan  dan motivasi karena dari masyarakat. Sederhana bisa berprestasi tingkat  nasional mewakili Jawa Tengah,&quot; jelasnya.

Sebagai bentuk apresiasi, pihak desa serta beberapa pemuka masyarakat  memberikan bonus tali asih kepada Atinna. Diharapkan, keberhasilan  Atinna ini bisa memacu warga lain untuk mengikuti jejaknya.
</description><content:encoded>BANYUMAS - Kepulangan atlet peraih medali emas PON XX asal Banyumas, Jawa Tengah disambut meriah. Bahkan, atlet lempar lembing putri yang juga memecahkan rekor PON dan Nasional ini, diarak keliling desa sebagai bentuk kebanggan warga desa yang memiliki atlet tingkat nasional.

Kedatangan Atinna Nur Kamila Intan Bahtiar, tidak hanya disambut gembira pihak keluarga, namun juga warga Desa Pangebatan, Kecamatan Karanglewas, Banyumas.

Pasalnya, atlet dari cabang lempar lembing ini, meraih medali emas PON XX Papua, mewakili Jawa Tengah. Bahkan, putri pasangan Ahmad Sidik dan Soimah ini, memecahkan rekor PON dan Nasional.

Penyambutan secara meriah ini dilakukan, sebagai bentuk kebanggaan warga desa atas prestasi dari Atinna ini. pasalnya, mahasiswa Universitas Negeri Semarang ini, yang tampil pertama di tingkat PON ini, langsung menyumbangkan medali emas. Sebagai bentuk penghormatan, pihak desa mengarak Atinna ini keliling desa dengan menggunaman kendaraan terbuka.

Arak-arakan rombongan Atinna ini, langsung menjadi perhatian warga. Bahkan, warga memadati pinggir jalan yang dilewati rombong ini. Bahkan, sesekali mereka melambaikan tangan serta meneriakan nama Atinna. Bahkan, saat turun dari kendaraan, Atinna menjadi sasaran foto warga.

Atinna sendiri tidak menyangka jika dirinya akan disambut meriah oleh warga. Sehingga, gadis berusia 23 tahun ini merasa terharu.

&quot;Alhamdulillah nggak menyangka seperti saya ucapakan terima kasih,  saya medali emasnya di bidang atletik lempar lembing alhamdulillah,  dapat emas saya memecahkan rekor PON dan nasional. Agenda terdekat Asian  Games dan Sea Games semoga bisa maksimal,&quot; jelas Atinna.

Sementara itu Kades Pangebetan mengungkapkan rasa bangganya pada Atinna.

&quot;Rasa bangga rasa syukur, anak Pangebatan bisa meraih emas lempar  lembing dan memecahkan rekor nasional,  harapan kedepan menjadi lecutan  dan motivasi karena dari masyarakat. Sederhana bisa berprestasi tingkat  nasional mewakili Jawa Tengah,&quot; jelasnya.

Sebagai bentuk apresiasi, pihak desa serta beberapa pemuka masyarakat  memberikan bonus tali asih kepada Atinna. Diharapkan, keberhasilan  Atinna ini bisa memacu warga lain untuk mengikuti jejaknya.
</content:encoded></item></channel></rss>
