<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi: Jangan Sampai Kita Miliki CPO, tapi Harganya Ditentukan Pasar</title><description>Jangan sampai Indonesia sebagai pemilik CPO tidak punya peran dalam menentukan harga.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/21/337/2489623/presiden-jokowi-jangan-sampai-kita-miliki-cpo-tapi-harganya-ditentukan-pasar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/10/21/337/2489623/presiden-jokowi-jangan-sampai-kita-miliki-cpo-tapi-harganya-ditentukan-pasar"/><item><title>Presiden Jokowi: Jangan Sampai Kita Miliki CPO, tapi Harganya Ditentukan Pasar</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/21/337/2489623/presiden-jokowi-jangan-sampai-kita-miliki-cpo-tapi-harganya-ditentukan-pasar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/10/21/337/2489623/presiden-jokowi-jangan-sampai-kita-miliki-cpo-tapi-harganya-ditentukan-pasar</guid><pubDate>Kamis 21 Oktober 2021 15:47 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/21/337/2489623/jokowi-jangan-sampai-kita-miliki-cpo-tapi-harganya-ditentukan-pasar-2vSjfkYe2L.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Joko Widodo (foto: Biro Pers Kepresidenan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/21/337/2489623/jokowi-jangan-sampai-kita-miliki-cpo-tapi-harganya-ditentukan-pasar-2vSjfkYe2L.jpg</image><title>Presiden Joko Widodo (foto: Biro Pers Kepresidenan)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut penguatan industri biodiesel dapat berfungsi menjaga stabilitas harga CPO atau kelapa sawit.&amp;nbsp;
Menurutnya, jangan sampai Indonesia sebagai pemilik CPO tidak punya peran dalam menentukan harga.
&amp;ldquo;Jangan sampai kita memiliki CPO tapi yang menentukan harga yang ada di pasar. Tidak!,&amp;rdquo; katanya saat meresmikan Pabrik Biodiesel milik PT Jhonlin Agro Raya di Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan, Kamis (21/10/2021).
Dia mengatakan bahwa Indonesia harus mampu mengendalikan harga CPO dengan cara mengendalikan ekspor. Di mana, ekspor CPO bisa dilakukan jika harga memang sedang baik.
&amp;ldquo;Kita mestinya bisa mengendalikan ini dengan cara kalau pas ekspor harga baik, silakan ekspor,&quot; lanjutnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Presiden Jokowi Ingin RI Punya Peran Tentukan Harga Kelapa Sawit Dunia
&quot;Kalau tidak, pakai sendiri. Kita punya alternatif dan opsi-opsi itu. Memastikan stabilitas demand dan permintaan pada para petani sawit. Dan akan memberikan efek pada kesejahteraan masyarakat secara luas,&amp;rdquo; imbuh Jokowi.
Baca juga:&amp;nbsp;Hilirisasi, Indonesia Jadi 'Raja' Sawit Dunia di 2045Pada kesempatan itu, Jokowi terus mendorong agar perusahaan-perusahaan di tanah air melakukan hilirisasi kelapa sawit atau CPO. Dengan begitu, CPO tidak secara langsung diekspor tapi harus terlebih dahulu diolah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi.
&amp;ldquo;Kita berharap juga nantinya ada perusahaan-perusahaan yang lain yang mulai menghilirisasikan, mengindustrialisasikan CPO-nya. Baik menjadi minyak goreng, baik menjadi kosmetik, atau menjadi barang setengah jadi, atau barang jadi lainnya,&amp;rdquo; pungkasnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Jokowi Resmikan Jembatan Sei Alalak di Banjarmasin</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut penguatan industri biodiesel dapat berfungsi menjaga stabilitas harga CPO atau kelapa sawit.&amp;nbsp;
Menurutnya, jangan sampai Indonesia sebagai pemilik CPO tidak punya peran dalam menentukan harga.
&amp;ldquo;Jangan sampai kita memiliki CPO tapi yang menentukan harga yang ada di pasar. Tidak!,&amp;rdquo; katanya saat meresmikan Pabrik Biodiesel milik PT Jhonlin Agro Raya di Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan, Kamis (21/10/2021).
Dia mengatakan bahwa Indonesia harus mampu mengendalikan harga CPO dengan cara mengendalikan ekspor. Di mana, ekspor CPO bisa dilakukan jika harga memang sedang baik.
&amp;ldquo;Kita mestinya bisa mengendalikan ini dengan cara kalau pas ekspor harga baik, silakan ekspor,&quot; lanjutnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Presiden Jokowi Ingin RI Punya Peran Tentukan Harga Kelapa Sawit Dunia
&quot;Kalau tidak, pakai sendiri. Kita punya alternatif dan opsi-opsi itu. Memastikan stabilitas demand dan permintaan pada para petani sawit. Dan akan memberikan efek pada kesejahteraan masyarakat secara luas,&amp;rdquo; imbuh Jokowi.
Baca juga:&amp;nbsp;Hilirisasi, Indonesia Jadi 'Raja' Sawit Dunia di 2045Pada kesempatan itu, Jokowi terus mendorong agar perusahaan-perusahaan di tanah air melakukan hilirisasi kelapa sawit atau CPO. Dengan begitu, CPO tidak secara langsung diekspor tapi harus terlebih dahulu diolah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi.
&amp;ldquo;Kita berharap juga nantinya ada perusahaan-perusahaan yang lain yang mulai menghilirisasikan, mengindustrialisasikan CPO-nya. Baik menjadi minyak goreng, baik menjadi kosmetik, atau menjadi barang setengah jadi, atau barang jadi lainnya,&amp;rdquo; pungkasnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Jokowi Resmikan Jembatan Sei Alalak di Banjarmasin</content:encoded></item></channel></rss>
