<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Di Bawah Tekanan, AS Sumbangkan 200 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke 100 Negara</title><description>Biden menuai kritikan&amp;nbsp; karena memberikan vaksin booster di AS.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/22/18/2489904/di-bawah-tekanan-as-sumbangkan-200-juta-dosis-vaksin-covid-19-ke-100-negara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/10/22/18/2489904/di-bawah-tekanan-as-sumbangkan-200-juta-dosis-vaksin-covid-19-ke-100-negara"/><item><title>Di Bawah Tekanan, AS Sumbangkan 200 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke 100 Negara</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/22/18/2489904/di-bawah-tekanan-as-sumbangkan-200-juta-dosis-vaksin-covid-19-ke-100-negara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/10/22/18/2489904/di-bawah-tekanan-as-sumbangkan-200-juta-dosis-vaksin-covid-19-ke-100-negara</guid><pubDate>Jum'at 22 Oktober 2021 07:07 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/22/18/2489904/di-bawah-tekanan-as-sumbangkan-200-juta-dosis-vaksin-covid-19-ke-100-negara-OAPOkpuDqF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden AS Joe Biden menyumbang 200 juta dosis vaksin Covid-19 (Foto: Antara/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/22/18/2489904/di-bawah-tekanan-as-sumbangkan-200-juta-dosis-vaksin-covid-19-ke-100-negara-OAPOkpuDqF.jpg</image><title>Presiden AS Joe Biden menyumbang 200 juta dosis vaksin Covid-19 (Foto: Antara/Reuters)</title></images><description>WASHINGTON - Gedung Putih, pada Kamis (21/10) mengumumkan Amerika Serikat (AS), yang berada di bawah tekanan untuk berbagi pasokan vaksin Covid-19 ke seluruh dunia, kini telah menyumbangkan 200 juta dosis ke lebih dari 100 negara.
Presiden AS Joe Biden menuai kritikan dari sejumlah pemimpin dunia yang lain karena memberikan vaksin booster (penguat) di AS pada saat banyak orang di seluruh dunia belum mendapatkan dosis pertama vaksin.

Dalam beberapa pekan belakangan ini, AS menambah sumbangan vaksin mereka. Biden pekan lalu mengatakan kepada Presiden Kenya Uhuru Kenyatta bahwa AS akan menyumbang satu kali vaksin Covid-19 buatan Johnson &amp;amp; Johnson ke Uni Afrika.
Baca juga: AS Sudah Berikan 50 Juta Suntikan Vaksin Covid-19


&quot;Hingga saat ini Amerika Serikat berhasil menyumbangkan dan mendistribusikan 200 juta dosis vaksin Covid-19 ke 100 lebih negara di seluruh dunia,&quot; kata Gedung Putih lewat pernyataan yang menandai tonggak sejarah.

Dalam pernyataan itu, tertulis pula bahwa AS dan program berbagi vaksin global COVAX akan menindaklanjuti komitmen untuk mendonasikan lebih dari satu miliar dosis vaksin tahun depan ke negara-negara yang membutuhkan.
Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Rumah Sakit Kewalahan


&quot;Vaksin -vaksin ini akan membantu menyelamatkan nyawa, melindungi mata pencaharian, dan menyembuhkan ekonomi yang saat ini lumpuh akibat pandemi,&quot; lanjutnya.</description><content:encoded>WASHINGTON - Gedung Putih, pada Kamis (21/10) mengumumkan Amerika Serikat (AS), yang berada di bawah tekanan untuk berbagi pasokan vaksin Covid-19 ke seluruh dunia, kini telah menyumbangkan 200 juta dosis ke lebih dari 100 negara.
Presiden AS Joe Biden menuai kritikan dari sejumlah pemimpin dunia yang lain karena memberikan vaksin booster (penguat) di AS pada saat banyak orang di seluruh dunia belum mendapatkan dosis pertama vaksin.

Dalam beberapa pekan belakangan ini, AS menambah sumbangan vaksin mereka. Biden pekan lalu mengatakan kepada Presiden Kenya Uhuru Kenyatta bahwa AS akan menyumbang satu kali vaksin Covid-19 buatan Johnson &amp;amp; Johnson ke Uni Afrika.
Baca juga: AS Sudah Berikan 50 Juta Suntikan Vaksin Covid-19


&quot;Hingga saat ini Amerika Serikat berhasil menyumbangkan dan mendistribusikan 200 juta dosis vaksin Covid-19 ke 100 lebih negara di seluruh dunia,&quot; kata Gedung Putih lewat pernyataan yang menandai tonggak sejarah.

Dalam pernyataan itu, tertulis pula bahwa AS dan program berbagi vaksin global COVAX akan menindaklanjuti komitmen untuk mendonasikan lebih dari satu miliar dosis vaksin tahun depan ke negara-negara yang membutuhkan.
Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Rumah Sakit Kewalahan


&quot;Vaksin -vaksin ini akan membantu menyelamatkan nyawa, melindungi mata pencaharian, dan menyembuhkan ekonomi yang saat ini lumpuh akibat pandemi,&quot; lanjutnya.</content:encoded></item></channel></rss>
