<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siswa dan Guru Positif Covid-19 di Kota Bandung Jadi 54 Kasus</title><description>Total kasus positif menjadi 54 orang dari sebelumnya 14 kasus.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/23/525/2490441/siswa-dan-guru-positif-covid-19-di-kota-bandung-jadi-54-kasus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/10/23/525/2490441/siswa-dan-guru-positif-covid-19-di-kota-bandung-jadi-54-kasus"/><item><title>Siswa dan Guru Positif Covid-19 di Kota Bandung Jadi 54 Kasus</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/23/525/2490441/siswa-dan-guru-positif-covid-19-di-kota-bandung-jadi-54-kasus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/10/23/525/2490441/siswa-dan-guru-positif-covid-19-di-kota-bandung-jadi-54-kasus</guid><pubDate>Sabtu 23 Oktober 2021 04:08 WIB</pubDate><dc:creator>Arif Budianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/23/525/2490441/siswa-dan-guru-positif-covid-19-di-kota-bandung-jadi-54-kasus-yQIXlhLt8U.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/23/525/2490441/siswa-dan-guru-positif-covid-19-di-kota-bandung-jadi-54-kasus-yQIXlhLt8U.jpeg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>BANDUNG - Kasus positif Covid-19 di kalangan siswa dan guru di sekolah pada pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Bandung kembali bertambah. Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat, total kasus positif menjadi 54 orang dari sebelumnya 14 kasus.&amp;nbsp;
Sampai saat ini, proses tes PCR siswa serta tenaga pendidik telah dilakukan kepada 2.179 orang yang melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas.
&quot;Hasil dari total tes acak PCR Covid-19 bagi mereka yang melaksanakan PTMT sudah keluar dari total jumlah yang kita tes yaitu 2.179 dan 54 yang terdiri dari siswa dan guru terkonfirmasi Covid-19,&quot; kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Kota Bandung, Rosye Arosdiani, Jumat (22/10/2021).&amp;nbsp;&amp;nbsp;
Menurut dia, mayoritas yang terkonfirmasi positif berasal dari kalangan siswa. Namun, dia tidak merinci apakah siswa tingkat SD, SMP, atau SMA. Selain itu, dalam melakukan tes acak PCR Covid-19 disetiap sekolah diikuti oleh 30 siswa dan 3 orang tenaga pendidik.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Belajar dari Lonjakan Kasus Covid-19 di Inggris, Masyarakat Indonesia Jangan Lengah!
&quot;Sampel kepada siswa lebih banyak dibandingkan guru. Begitu juga untuk hasil dari 54 yang terpapar Covid-19 didominasi oleh siswa,&quot; paparnya.&amp;nbsp;
Dari temuan itu, pihaknya mencatat sebelas sekolah yang ditemukan lebih dari 5 persen siswa dan tenaga pendidik terkonfirmasi Covid-19. &quot;Untuk rombongan 5 persen lebih yang terpapar Covid-19, diharapkan berhenti dulu untuk kegiatan PTMT. Setidaknya mereka menghentikan PTMT hingga selesai pelacakan,&quot; tuturnya.&amp;nbsp;Rosye juga mengatakan, para pasien tidak bergejala. Bahkan, rata-rata semua yang terkonfirmasi terlihat sehat seperti biasanya.&amp;nbsp;
&quot;Kalau ada gejala pastinya tidak bisa mengikuti PTMT, untuk itu mereka yang terpapar melakukan isolasi mandiri. Hingga saat ini kita terus melakukan 3T yakni Tracing, Testing, dan Treatment,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>BANDUNG - Kasus positif Covid-19 di kalangan siswa dan guru di sekolah pada pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Bandung kembali bertambah. Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat, total kasus positif menjadi 54 orang dari sebelumnya 14 kasus.&amp;nbsp;
Sampai saat ini, proses tes PCR siswa serta tenaga pendidik telah dilakukan kepada 2.179 orang yang melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas.
&quot;Hasil dari total tes acak PCR Covid-19 bagi mereka yang melaksanakan PTMT sudah keluar dari total jumlah yang kita tes yaitu 2.179 dan 54 yang terdiri dari siswa dan guru terkonfirmasi Covid-19,&quot; kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Kota Bandung, Rosye Arosdiani, Jumat (22/10/2021).&amp;nbsp;&amp;nbsp;
Menurut dia, mayoritas yang terkonfirmasi positif berasal dari kalangan siswa. Namun, dia tidak merinci apakah siswa tingkat SD, SMP, atau SMA. Selain itu, dalam melakukan tes acak PCR Covid-19 disetiap sekolah diikuti oleh 30 siswa dan 3 orang tenaga pendidik.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Belajar dari Lonjakan Kasus Covid-19 di Inggris, Masyarakat Indonesia Jangan Lengah!
&quot;Sampel kepada siswa lebih banyak dibandingkan guru. Begitu juga untuk hasil dari 54 yang terpapar Covid-19 didominasi oleh siswa,&quot; paparnya.&amp;nbsp;
Dari temuan itu, pihaknya mencatat sebelas sekolah yang ditemukan lebih dari 5 persen siswa dan tenaga pendidik terkonfirmasi Covid-19. &quot;Untuk rombongan 5 persen lebih yang terpapar Covid-19, diharapkan berhenti dulu untuk kegiatan PTMT. Setidaknya mereka menghentikan PTMT hingga selesai pelacakan,&quot; tuturnya.&amp;nbsp;Rosye juga mengatakan, para pasien tidak bergejala. Bahkan, rata-rata semua yang terkonfirmasi terlihat sehat seperti biasanya.&amp;nbsp;
&quot;Kalau ada gejala pastinya tidak bisa mengikuti PTMT, untuk itu mereka yang terpapar melakukan isolasi mandiri. Hingga saat ini kita terus melakukan 3T yakni Tracing, Testing, dan Treatment,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
