<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Astaga! Guru SD di Gunungsitoli Cabuli 7 Siswi saat Beri Tugas dan Tontonkan Video Porno</title><description>Pelaku berbuat asusila kepada 7 orang anak sejak setahun lalu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/26/608/2491964/astaga-guru-sd-di-gunungsitoli-cabuli-7-siswi-saat-beri-tugas-dan-tontonkan-video-porno</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/10/26/608/2491964/astaga-guru-sd-di-gunungsitoli-cabuli-7-siswi-saat-beri-tugas-dan-tontonkan-video-porno"/><item><title>Astaga! Guru SD di Gunungsitoli Cabuli 7 Siswi saat Beri Tugas dan Tontonkan Video Porno</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/26/608/2491964/astaga-guru-sd-di-gunungsitoli-cabuli-7-siswi-saat-beri-tugas-dan-tontonkan-video-porno</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/10/26/608/2491964/astaga-guru-sd-di-gunungsitoli-cabuli-7-siswi-saat-beri-tugas-dan-tontonkan-video-porno</guid><pubDate>Selasa 26 Oktober 2021 14:57 WIB</pubDate><dc:creator>Iman Jaya Lase </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/26/608/2491964/astaga-guru-sd-di-gunungsitoli-cabuli-7-siswi-saat-beri-tugas-dan-tontonkan-video-porno-nl8xQXOh6t.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Para korban didampingi orang tua melapor ke kantor polisi. (Foto: Iman Jaya)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/26/608/2491964/astaga-guru-sd-di-gunungsitoli-cabuli-7-siswi-saat-beri-tugas-dan-tontonkan-video-porno-nl8xQXOh6t.jpg</image><title>Para korban didampingi orang tua melapor ke kantor polisi. (Foto: Iman Jaya)</title></images><description>NIAS - Sebanyak tujuh orang siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 071023 Bouse, Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, melaporkan seorang guru yang juga sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial AZ. Pelaku berbuat asusila kepada 7 orang anak sejak setahun lalu.&amp;nbsp;
Sejumlah anak di bawah umur yang menjadi korban kasus paedofilia, dengan didampingi orang tuanya melaporkan kasus tersebut ke Polres Nias, Sumatera Utara.
Menurut keterangan dari salah seorang orang tua, anaknya diancam serta diiming-iming uang hingga Rp5 juta agar tetap bungkam.
Insiden pencabulan ini diduga telah berlangsung sejak setahun lalu dan terungkap setelah seorang sisiwi menyampaikan bahwa dirinya mendapatkan ancaman dari gurunya.
Baca juga:&amp;nbsp;Cabuli Bocah hingga Hamil 2 Bulan, Pria di Kembangan Ditangkap
Modusnya, pelaku memberi tugas kelas sembari menggerayangi tubuh anak-anak dan kerap menampilkan tontonan video asusila.
Kasat Reskrim Polres Nias AKP Junisar Rudianto Silalahi mengatakan,  pihaknya sedang mengumpulkan keterangan dari sejumlah anak yang menjadi korban.&amp;ldquo;Kami telah menerima adanya laporan dari orang tua korba. Saat ini tengah dilakukan pengumpulan informasi dan keterangan dari korban,&amp;rdquo; ujar Junisar, Selasa (26/10/2021).&amp;nbsp;
Jumlah korban kasus paedofilia tujuh orang sementara ini dan menjadi atensi untuk segera dituntaskan. Pelaku yang dilaporkan berinisial AZ segera ditindaklanjuti.</description><content:encoded>NIAS - Sebanyak tujuh orang siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 071023 Bouse, Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, melaporkan seorang guru yang juga sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial AZ. Pelaku berbuat asusila kepada 7 orang anak sejak setahun lalu.&amp;nbsp;
Sejumlah anak di bawah umur yang menjadi korban kasus paedofilia, dengan didampingi orang tuanya melaporkan kasus tersebut ke Polres Nias, Sumatera Utara.
Menurut keterangan dari salah seorang orang tua, anaknya diancam serta diiming-iming uang hingga Rp5 juta agar tetap bungkam.
Insiden pencabulan ini diduga telah berlangsung sejak setahun lalu dan terungkap setelah seorang sisiwi menyampaikan bahwa dirinya mendapatkan ancaman dari gurunya.
Baca juga:&amp;nbsp;Cabuli Bocah hingga Hamil 2 Bulan, Pria di Kembangan Ditangkap
Modusnya, pelaku memberi tugas kelas sembari menggerayangi tubuh anak-anak dan kerap menampilkan tontonan video asusila.
Kasat Reskrim Polres Nias AKP Junisar Rudianto Silalahi mengatakan,  pihaknya sedang mengumpulkan keterangan dari sejumlah anak yang menjadi korban.&amp;ldquo;Kami telah menerima adanya laporan dari orang tua korba. Saat ini tengah dilakukan pengumpulan informasi dan keterangan dari korban,&amp;rdquo; ujar Junisar, Selasa (26/10/2021).&amp;nbsp;
Jumlah korban kasus paedofilia tujuh orang sementara ini dan menjadi atensi untuk segera dituntaskan. Pelaku yang dilaporkan berinisial AZ segera ditindaklanjuti.</content:encoded></item></channel></rss>
