<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi: Kerjasama Kunci Keluar dari Pandemi Covid-19</title><description>Indonesia saat ini adalah ketua KTT BIMP-EAGA dan Presiden Joko Widodo sebagai Ketua pertemuan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/28/337/2493131/presiden-jokowi-kerjasama-kunci-keluar-dari-pandemi-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/10/28/337/2493131/presiden-jokowi-kerjasama-kunci-keluar-dari-pandemi-covid-19"/><item><title>Presiden Jokowi: Kerjasama Kunci Keluar dari Pandemi Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/28/337/2493131/presiden-jokowi-kerjasama-kunci-keluar-dari-pandemi-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/10/28/337/2493131/presiden-jokowi-kerjasama-kunci-keluar-dari-pandemi-covid-19</guid><pubDate>Kamis 28 Oktober 2021 13:27 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/28/337/2493131/presiden-jokowi-kerjasama-kunci-keluar-dari-pandemi-covid-19-ynDGioVOv2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/28/337/2493131/presiden-jokowi-kerjasama-kunci-keluar-dari-pandemi-covid-19-ynDGioVOv2.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa upaya untuk memperkuat kerja sama antara Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) menjadi kunci pemulihan ekonomi.

Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-14 BIMP-EAGA secara virtual di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (28/10/2021).

Indonesia saat ini adalah ketua KTT BIMP-EAGA dan Presiden Joko Widodo sebagai Ketua pertemuan. &quot;Upaya memperkuat kerja sama menjadi kunci agar kita dapat keluar dari pandemi ini dan mulai memulihkan ekonomi,&amp;rdquo; tuturnya dilansir dari siaran pers Sekretariat Presiden.

Kepala Negara menyebutkan, BIMP-EAGA telah menghasilkan kerja sama konkret antar wilayah di bagian timur Asia sejak pembentukannya pada tahun 1994. BIMP-EAGA juga telah berkontribusi dalam membangun perekonomian subkawasan melalui peningkatan daya saing konektivitas serta perdagangan pariwisata dan investasi.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMC8xOS8xLzE0MDU5My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Namun, upaya kita tersebut selama pandemi menghadapi tantangan yang tidak kecil. Kita kehilangan waktu hampir dua tahun untuk mencapai berbagai target yang tercermin dalam visi BIMP-EAGA 2025, yaitu menciptakan wilayah yang tangguh, inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing dengan prioritas di bidang industri hijau, pertanian, dan pariwisata,&quot; ungkapnya.

Meski demikian, Presiden mengatakan bahwa saat ini tanda-tanda pemulihan ekonomi negara berkembang di Asia dan Asia Tenggara mulai terlihat. Kepala Negara pun berharap proyeksi tersebut dapat tercapai.

&amp;ldquo;ADB memperkirakan perekonomian negara berkembang di Asia tumbuh 7,1  persen pada 2021 dan Asia Tenggara tumbuh 3,1 persen pada 2021. Kita  perlu pastikan bahwa proyeksi pertumbuhan tersebut akan tercapai,&amp;rdquo; jelas  Presiden.

Presiden juga berharap melalui pertemuan ini, para pemimpin negara  dapat bertukar pandangan untuk mencapai visi BIMP-EAGA 2025. Presiden  meyakini bahwa penguatan kerja sama yang konkret dapat membantu  pemulihan ekonomi yang selama dua tahun terakhir tertinggal.

&quot;Saya berharap pagi ini kita dapat bertukar pandangan untuk mencapai  visi BIMP-EAGA 2025 tersebut melalui inovasi, kerja sama yang lebih  efektif, efisien, dan produktif, serta saling menguntungkan,&quot; tandas  Presiden.

Turut mendampingi Presiden pada konferensi tersebut Menteri  Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris  Negara Pratikno, dan Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar.
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa upaya untuk memperkuat kerja sama antara Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) menjadi kunci pemulihan ekonomi.

Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-14 BIMP-EAGA secara virtual di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (28/10/2021).

Indonesia saat ini adalah ketua KTT BIMP-EAGA dan Presiden Joko Widodo sebagai Ketua pertemuan. &quot;Upaya memperkuat kerja sama menjadi kunci agar kita dapat keluar dari pandemi ini dan mulai memulihkan ekonomi,&amp;rdquo; tuturnya dilansir dari siaran pers Sekretariat Presiden.

Kepala Negara menyebutkan, BIMP-EAGA telah menghasilkan kerja sama konkret antar wilayah di bagian timur Asia sejak pembentukannya pada tahun 1994. BIMP-EAGA juga telah berkontribusi dalam membangun perekonomian subkawasan melalui peningkatan daya saing konektivitas serta perdagangan pariwisata dan investasi.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMC8xOS8xLzE0MDU5My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Namun, upaya kita tersebut selama pandemi menghadapi tantangan yang tidak kecil. Kita kehilangan waktu hampir dua tahun untuk mencapai berbagai target yang tercermin dalam visi BIMP-EAGA 2025, yaitu menciptakan wilayah yang tangguh, inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing dengan prioritas di bidang industri hijau, pertanian, dan pariwisata,&quot; ungkapnya.

Meski demikian, Presiden mengatakan bahwa saat ini tanda-tanda pemulihan ekonomi negara berkembang di Asia dan Asia Tenggara mulai terlihat. Kepala Negara pun berharap proyeksi tersebut dapat tercapai.

&amp;ldquo;ADB memperkirakan perekonomian negara berkembang di Asia tumbuh 7,1  persen pada 2021 dan Asia Tenggara tumbuh 3,1 persen pada 2021. Kita  perlu pastikan bahwa proyeksi pertumbuhan tersebut akan tercapai,&amp;rdquo; jelas  Presiden.

Presiden juga berharap melalui pertemuan ini, para pemimpin negara  dapat bertukar pandangan untuk mencapai visi BIMP-EAGA 2025. Presiden  meyakini bahwa penguatan kerja sama yang konkret dapat membantu  pemulihan ekonomi yang selama dua tahun terakhir tertinggal.

&quot;Saya berharap pagi ini kita dapat bertukar pandangan untuk mencapai  visi BIMP-EAGA 2025 tersebut melalui inovasi, kerja sama yang lebih  efektif, efisien, dan produktif, serta saling menguntungkan,&quot; tandas  Presiden.

Turut mendampingi Presiden pada konferensi tersebut Menteri  Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris  Negara Pratikno, dan Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar.
</content:encoded></item></channel></rss>
