<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Indonesia Terima 819.600 Vaksin Moderna dari Belanda   </title><description>Indonesia menerima dukungan vaksin Covid-19 dari Belanda. Dalam kedatangan vaksin tahap ke-108 pada Sabtu (30/10/2021).</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/30/337/2494185/indonesia-terima-819-600-vaksin-moderna-dari-belanda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/10/30/337/2494185/indonesia-terima-819-600-vaksin-moderna-dari-belanda"/><item><title> Indonesia Terima 819.600 Vaksin Moderna dari Belanda   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/30/337/2494185/indonesia-terima-819-600-vaksin-moderna-dari-belanda</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/10/30/337/2494185/indonesia-terima-819-600-vaksin-moderna-dari-belanda</guid><pubDate>Sabtu 30 Oktober 2021 15:08 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/30/337/2494185/indonesia-terima-819-600-vaksin-moderna-dari-belanda-Epz9Q4Gcat.png" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/30/337/2494185/indonesia-terima-819-600-vaksin-moderna-dari-belanda-Epz9Q4Gcat.png</image><title>Illustrasi (foto: dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Indonesia menerima dukungan vaksin Covid-19 dari Belanda. Dalam kedatangan vaksin tahap ke-108 pada Sabtu (30/10/2021), Indonesia menerima sebanyak 819.600 dosis moderna.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Usman Kansong mengatakan, ratusan ribu vaksin tersebut diterima dalam bentuk jadi.

&quot;Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tinggi kepada negara sahabat yang telah ikut membantu dukungan vaksin. Kali ini bantuan datang dari pemerintah Belanda berupa Vaksin Moderna sebanyak 819.600 dosis,&quot; ujarnya, Sabtu (30/10/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;Agensi Kesehatan Amerika Kategorikan Covid-19 Indonesia di Level Rendah, Airlangga Terus Dorong Vaksinasi
Usman juga mengatakan, dengan kedatangan tahap ke-108 ini maka total jumlah vaksin yang tiba di tanah air mencapai 313.155.360. Jumlah ini merupakan vaksin dari berbagai merk baik dalam bentuk jadi maupun bahan baku atau bulk. Vaksin tersebut diperoleh dari pembelian langsung dan juga bantuan dari negara sahabat.

&quot;Lancarnya kedatangan vaksin, membuat upaya percepatan dan perluasan program vaksinasi jadi lebih optimal,&quot; katanya.
Baca juga:&amp;nbsp;Tambah 6,5 Juta Dosis, Pemerintah Percepat Vaksinasi Covid-19
Usman menambahkan, selain jaminan ketersediaan stok vaksin, upaya percepatan juga dilakukan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait berita-berita tidak benar alias hoaks yang banyak beredar. Menurutnya, di beberapa daerah, hoaks berperan memperlambat vaksinasi.

&quot;Masyarakat dibuat takut dan khawatir terhadap efek vaksinasi, yang dilebih-lebihkan dan dibesar-besarkan,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMC8yOS8xLzE0MTAzNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia pun kembali menegaskan, bahwa seluruh vaksin Covid-19 yang digunakan ini aman dan berkhasiat, sudah mendapatkan izin Badan POM. Untuk itu, Usman berharap, bagi masyarakat yang belum divaksin untuk segera ikut vaksinasi. Dan bagi yang sudah vaksin bisa mengajak orang tua, keluarga, sanak saudara, dan lingkungan sekitar yang belum divaksin agar mau divaksin.

&quot;Pemerintah berharap masyarakat segera lakukan vaksinasi hal ini seiring langkah pemerintah meningkatkan capaian vaksinasi di daerah-daerah sekaligus sebagai antisipasi gelombang ke-3 Covid-19,&quot; ujarnya.

Langkah lainnya untuk mengantisipasi gelombang ke-3 Covid-19, lanjut Usman, pemerintah juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan.

&quot;Pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk tidak lengah dan tetap waspadai kenaikan kasus Covid-19 sekecil apapun di wilayahnya agar tidak terjadi gelombang baru Covid-19,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Indonesia menerima dukungan vaksin Covid-19 dari Belanda. Dalam kedatangan vaksin tahap ke-108 pada Sabtu (30/10/2021), Indonesia menerima sebanyak 819.600 dosis moderna.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Usman Kansong mengatakan, ratusan ribu vaksin tersebut diterima dalam bentuk jadi.

&quot;Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tinggi kepada negara sahabat yang telah ikut membantu dukungan vaksin. Kali ini bantuan datang dari pemerintah Belanda berupa Vaksin Moderna sebanyak 819.600 dosis,&quot; ujarnya, Sabtu (30/10/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;Agensi Kesehatan Amerika Kategorikan Covid-19 Indonesia di Level Rendah, Airlangga Terus Dorong Vaksinasi
Usman juga mengatakan, dengan kedatangan tahap ke-108 ini maka total jumlah vaksin yang tiba di tanah air mencapai 313.155.360. Jumlah ini merupakan vaksin dari berbagai merk baik dalam bentuk jadi maupun bahan baku atau bulk. Vaksin tersebut diperoleh dari pembelian langsung dan juga bantuan dari negara sahabat.

&quot;Lancarnya kedatangan vaksin, membuat upaya percepatan dan perluasan program vaksinasi jadi lebih optimal,&quot; katanya.
Baca juga:&amp;nbsp;Tambah 6,5 Juta Dosis, Pemerintah Percepat Vaksinasi Covid-19
Usman menambahkan, selain jaminan ketersediaan stok vaksin, upaya percepatan juga dilakukan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait berita-berita tidak benar alias hoaks yang banyak beredar. Menurutnya, di beberapa daerah, hoaks berperan memperlambat vaksinasi.

&quot;Masyarakat dibuat takut dan khawatir terhadap efek vaksinasi, yang dilebih-lebihkan dan dibesar-besarkan,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMC8yOS8xLzE0MTAzNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia pun kembali menegaskan, bahwa seluruh vaksin Covid-19 yang digunakan ini aman dan berkhasiat, sudah mendapatkan izin Badan POM. Untuk itu, Usman berharap, bagi masyarakat yang belum divaksin untuk segera ikut vaksinasi. Dan bagi yang sudah vaksin bisa mengajak orang tua, keluarga, sanak saudara, dan lingkungan sekitar yang belum divaksin agar mau divaksin.

&quot;Pemerintah berharap masyarakat segera lakukan vaksinasi hal ini seiring langkah pemerintah meningkatkan capaian vaksinasi di daerah-daerah sekaligus sebagai antisipasi gelombang ke-3 Covid-19,&quot; ujarnya.

Langkah lainnya untuk mengantisipasi gelombang ke-3 Covid-19, lanjut Usman, pemerintah juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan.

&quot;Pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk tidak lengah dan tetap waspadai kenaikan kasus Covid-19 sekecil apapun di wilayahnya agar tidak terjadi gelombang baru Covid-19,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
