<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peristiwa 31 Oktober: Kakbah Terbakar Akibat Perang</title><description>Terbakarnya Kakbah melalui perang saudara antarumat Islam yang menentang naiknya Khalifah Yazid.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/31/337/2494362/peristiwa-31-oktober-kakbah-terbakar-akibat-perang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/10/31/337/2494362/peristiwa-31-oktober-kakbah-terbakar-akibat-perang"/><item><title>Peristiwa 31 Oktober: Kakbah Terbakar Akibat Perang</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/10/31/337/2494362/peristiwa-31-oktober-kakbah-terbakar-akibat-perang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/10/31/337/2494362/peristiwa-31-oktober-kakbah-terbakar-akibat-perang</guid><pubDate>Minggu 31 Oktober 2021 05:22 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/31/337/2494362/peristiwa-31-oktober-kakbah-terbakar-akibat-perang-7bj3yrPHZ3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/31/337/2494362/peristiwa-31-oktober-kakbah-terbakar-akibat-perang-7bj3yrPHZ3.jpg</image><title>Foto: Istimewa</title></images><description>JAKARTA - Peristiwa bersejarah terbakarnya Kakbah tercatat berlangsung pada 31 Oktober 683. Bangunan yang menjadi kiblat umat Islam tersebut terbakar pada saat Dinasti Bani Umayyah yang dipimpin Yazid bin Muawiyah.

Terbakarnya Kakbah melalui perang saudara antarumat Islam yang menentang naiknya Khalifah Yazid. Saat itu, Abdullah bin Az-Zubair menguasai Mekkah sementara Yazid bermarkas di Syam.

Pasukan Yazid lalu ingin menaklukkan Makkah dan Madinah. Pada awalnya, pasukan Umayyah terlebih dahulu berhasil menaklukkan Madinah.

Sedangkan, Mekkah tak kunjung direbut selama sebulan. Dalam pengepungan itu Kakbah sempat terbakar.

Pasukan Bani Umayyah menghentikan serangan kota di Semenanjung Arabiah tersebut setelah mendengah Khalifah Yazid meninggal. Lalu, pasukan Umayyah kembali ke Syam untuk mengumpulkan kekuatan.

Perang saudara ini berakhir pada tahun 692 setelah Bani Umayyah berhasil merebut Mekkah yang saat itu telah dipimpin Ibnu az-Zubair.


Kakbah Sudah Lima Kali Alami Perombakan

Sejarah mencatat Kakbah telah lima kali perombakan setelah dibangun  Nabi Ibrahim. Pertama, renovasi oleh suku Quraisy setelah sempat  terbakar ulah seorang perempuan Quraisy yang membakar kemenyan.

Saat itu, bangunan Kakbah mengalami rapuh sehingga dirobohkan oleh  suku Quraisy. Disebutkan bahwa arsitektur yang merenovasi Kakbah adalah  Baqum yang berkebangsaan Romawi.

Kedua, renovasi oleh Abdullah bin Zubair setelah kerusakan berat  akibat penyerangan oleh bala tentara Bani Umayyah. Kala itu, bangunan  Kakbah ditinggikan dam menambahkan satu pintu di bangunan tersebut.

Ketiga, pemugaran yang dilakukan oleh Al Hajjaj bin Yusuf Atssaqafi.  Renovasi ini dilakukan dengan membangun Kakbah seperti semula saat  dibangun oleh Quraisy.

Keempat, pembangunan Kakbah yang dilakukan kekhalifaan Usmani. Adalah  Sultan Murad Khan pada 1040 H yang membangun Kakbah lantaran banjir  terjadi di daerah Makkah. Kelima, renovasi Kakbah kembali dilakukan di  era Muhammad Ali Pasha Turki Usmani yang juga akibat banjir yang melanda  Kakbah.
</description><content:encoded>JAKARTA - Peristiwa bersejarah terbakarnya Kakbah tercatat berlangsung pada 31 Oktober 683. Bangunan yang menjadi kiblat umat Islam tersebut terbakar pada saat Dinasti Bani Umayyah yang dipimpin Yazid bin Muawiyah.

Terbakarnya Kakbah melalui perang saudara antarumat Islam yang menentang naiknya Khalifah Yazid. Saat itu, Abdullah bin Az-Zubair menguasai Mekkah sementara Yazid bermarkas di Syam.

Pasukan Yazid lalu ingin menaklukkan Makkah dan Madinah. Pada awalnya, pasukan Umayyah terlebih dahulu berhasil menaklukkan Madinah.

Sedangkan, Mekkah tak kunjung direbut selama sebulan. Dalam pengepungan itu Kakbah sempat terbakar.

Pasukan Bani Umayyah menghentikan serangan kota di Semenanjung Arabiah tersebut setelah mendengah Khalifah Yazid meninggal. Lalu, pasukan Umayyah kembali ke Syam untuk mengumpulkan kekuatan.

Perang saudara ini berakhir pada tahun 692 setelah Bani Umayyah berhasil merebut Mekkah yang saat itu telah dipimpin Ibnu az-Zubair.


Kakbah Sudah Lima Kali Alami Perombakan

Sejarah mencatat Kakbah telah lima kali perombakan setelah dibangun  Nabi Ibrahim. Pertama, renovasi oleh suku Quraisy setelah sempat  terbakar ulah seorang perempuan Quraisy yang membakar kemenyan.

Saat itu, bangunan Kakbah mengalami rapuh sehingga dirobohkan oleh  suku Quraisy. Disebutkan bahwa arsitektur yang merenovasi Kakbah adalah  Baqum yang berkebangsaan Romawi.

Kedua, renovasi oleh Abdullah bin Zubair setelah kerusakan berat  akibat penyerangan oleh bala tentara Bani Umayyah. Kala itu, bangunan  Kakbah ditinggikan dam menambahkan satu pintu di bangunan tersebut.

Ketiga, pemugaran yang dilakukan oleh Al Hajjaj bin Yusuf Atssaqafi.  Renovasi ini dilakukan dengan membangun Kakbah seperti semula saat  dibangun oleh Quraisy.

Keempat, pembangunan Kakbah yang dilakukan kekhalifaan Usmani. Adalah  Sultan Murad Khan pada 1040 H yang membangun Kakbah lantaran banjir  terjadi di daerah Makkah. Kelima, renovasi Kakbah kembali dilakukan di  era Muhammad Ali Pasha Turki Usmani yang juga akibat banjir yang melanda  Kakbah.
</content:encoded></item></channel></rss>
