<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPOM: Vaksin Sinovac Aman untuk Anak 6-11 Tahun, Imunogenisitasnya 96%</title><description>Kepala Badan POM Penny K Lukito mengatakan, dari uji klinik bahwa vaksin Siovac mempunyai imunogenisitasnya sebesar 96%.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/01/337/2494968/bpom-vaksin-sinovac-aman-untuk-anak-6-11-tahun-imunogenisitasnya-96</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/11/01/337/2494968/bpom-vaksin-sinovac-aman-untuk-anak-6-11-tahun-imunogenisitasnya-96"/><item><title>BPOM: Vaksin Sinovac Aman untuk Anak 6-11 Tahun, Imunogenisitasnya 96%</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/01/337/2494968/bpom-vaksin-sinovac-aman-untuk-anak-6-11-tahun-imunogenisitasnya-96</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/11/01/337/2494968/bpom-vaksin-sinovac-aman-untuk-anak-6-11-tahun-imunogenisitasnya-96</guid><pubDate>Senin 01 November 2021 15:54 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/01/337/2494968/bpom-vaksin-sinovac-aman-untuk-anak-6-11-tahun-imunogenisitasnya-96-BmuiitM2W5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BPOM Penny Lukito (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/01/337/2494968/bpom-vaksin-sinovac-aman-untuk-anak-6-11-tahun-imunogenisitasnya-96-BmuiitM2W5.jpg</image><title>Kepala BPOM Penny Lukito (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memastikan bahwa vaksin Sinovac aman untuk anak usia 6-11 tahun. Hal tersebut menyusul dikeluarkannya izin vaksinasi pada anak usia 6-11 tahun menggunakan vaksin Sinovac.
Kepala Badan POM Penny K Lukito mengatakan, dari uji klinik bahwa vaksin Siovac mempunyai imunogenisitasnya sebesar 96%.
&amp;ldquo;Jadi, uji klinik untuk anak-anak ini tentunya lebih pada aspek keamanan dan aspek dari imunogenisitasnya. Jadi, imunogenisitasnya cukup tinggi ya sudah 96% itu tadi ya,&amp;rdquo; katanya dalam konferensi pers secara virtual, Senin (1/11/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;BPOM: Sinovac Jadi Vaksin Pertama yang Terdaftar untuk Anak Usia 6-11 Tahun
Sementara itu, dari hasil efikasi mengikuti uji klinis yang sebelumnya. &amp;ldquo;Kalau efikasi mengikuti yang ada sebelumnya ya. Untuk keamanan saya kira menunjukkan bahwa vaksin ini aman untuk anak usia 6 sampai dengan 11 tahun. Tentunya kami juga mengharapkan bahwa program vaksinasi terus berjalan,&amp;rdquo; papar Penny.
Penny berharap bahwa program vaksinasi terus berjalan. &amp;ldquo;Ini adalah vaksin pertama yang terdaftar di Badan POM yang bisa diberikan untuk anak usia 6 sampai dengan 11 tahun,&amp;rdquo; tuturnya.
&amp;ldquo;Mudah-mudahan kami menunggu dalam waktu tertentu yang akan ada lagi beberapa vaksin yang sudah terdaftar di Badan POM untuk bisa digunakan anak usia 6-11 tahun,&amp;rdquo; tambah Penny.&amp;nbsp;
Selain itu, Penny mengatakan vaksinasi untuk anak ini upaya melindungi anak pada saat menghadapi pembelajaran tatap muka di sekolah. &amp;ldquo;Jika semakin banyak segmen anak yang dapat mendapatkan vaksin Covid-19 terutama dalam kita menghadapi pembelajaran tatap muka ke depan diharapkan akan lebih menambah kepercayaan dari para orangtua dan anaknya ke sekolah,&amp;rdquo; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Menko PMK Ungkap Penyebab Rendahnya Vaksinasi Covid-19 di Bangkalan
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8wMS8xLzE0MTEzMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memastikan bahwa vaksin Sinovac aman untuk anak usia 6-11 tahun. Hal tersebut menyusul dikeluarkannya izin vaksinasi pada anak usia 6-11 tahun menggunakan vaksin Sinovac.
Kepala Badan POM Penny K Lukito mengatakan, dari uji klinik bahwa vaksin Siovac mempunyai imunogenisitasnya sebesar 96%.
&amp;ldquo;Jadi, uji klinik untuk anak-anak ini tentunya lebih pada aspek keamanan dan aspek dari imunogenisitasnya. Jadi, imunogenisitasnya cukup tinggi ya sudah 96% itu tadi ya,&amp;rdquo; katanya dalam konferensi pers secara virtual, Senin (1/11/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;BPOM: Sinovac Jadi Vaksin Pertama yang Terdaftar untuk Anak Usia 6-11 Tahun
Sementara itu, dari hasil efikasi mengikuti uji klinis yang sebelumnya. &amp;ldquo;Kalau efikasi mengikuti yang ada sebelumnya ya. Untuk keamanan saya kira menunjukkan bahwa vaksin ini aman untuk anak usia 6 sampai dengan 11 tahun. Tentunya kami juga mengharapkan bahwa program vaksinasi terus berjalan,&amp;rdquo; papar Penny.
Penny berharap bahwa program vaksinasi terus berjalan. &amp;ldquo;Ini adalah vaksin pertama yang terdaftar di Badan POM yang bisa diberikan untuk anak usia 6 sampai dengan 11 tahun,&amp;rdquo; tuturnya.
&amp;ldquo;Mudah-mudahan kami menunggu dalam waktu tertentu yang akan ada lagi beberapa vaksin yang sudah terdaftar di Badan POM untuk bisa digunakan anak usia 6-11 tahun,&amp;rdquo; tambah Penny.&amp;nbsp;
Selain itu, Penny mengatakan vaksinasi untuk anak ini upaya melindungi anak pada saat menghadapi pembelajaran tatap muka di sekolah. &amp;ldquo;Jika semakin banyak segmen anak yang dapat mendapatkan vaksin Covid-19 terutama dalam kita menghadapi pembelajaran tatap muka ke depan diharapkan akan lebih menambah kepercayaan dari para orangtua dan anaknya ke sekolah,&amp;rdquo; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Menko PMK Ungkap Penyebab Rendahnya Vaksinasi Covid-19 di Bangkalan
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8wMS8xLzE0MTEzMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
