<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Satgas Ungkap 5 Faktor Penyebab Rendahnya Penularan Covid-19 di Tanah Air</title><description>Ada 5 faktor yang menyebabkan perkembangan kasus membaik dan penularan rendah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/02/337/2495693/satgas-ungkap-5-faktor-penyebab-rendahnya-penularan-covid-19-di-tanah-air</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/11/02/337/2495693/satgas-ungkap-5-faktor-penyebab-rendahnya-penularan-covid-19-di-tanah-air"/><item><title>Satgas Ungkap 5 Faktor Penyebab Rendahnya Penularan Covid-19 di Tanah Air</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/02/337/2495693/satgas-ungkap-5-faktor-penyebab-rendahnya-penularan-covid-19-di-tanah-air</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/11/02/337/2495693/satgas-ungkap-5-faktor-penyebab-rendahnya-penularan-covid-19-di-tanah-air</guid><pubDate>Selasa 02 November 2021 18:57 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/02/337/2495693/satgas-ungkap-5-faktor-penyebab-rendahnya-penularan-covid-19-di-tanah-air-pgSB5C3Kwa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wiku Adisasmito. (Foto: BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/02/337/2495693/satgas-ungkap-5-faktor-penyebab-rendahnya-penularan-covid-19-di-tanah-air-pgSB5C3Kwa.jpg</image><title>Wiku Adisasmito. (Foto: BNPB)</title></images><description>JAKARTA - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan saat ini penularan Covid-19 di Tanah Air rendah, setelah lonjakan kasus pada bulan Juli.
Wiku mengungkapkan, ada 5 faktor yang menyebabkan perkembangan kasus membaik dan penularan rendah.
&amp;ldquo;Paska lonjakan kasus kedua Indonesia melakukan upaya berlapis dan menyeluruh untuk menekan kasus. Setidaknya ada 5 hal yang menyebabkan perkembangan Covid-19 di Indonesia membaik dan penularan yang rendah saat ini,&amp;rdquo; katanya dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (2/11/2021).
Pertama, kata Wiku, tingginya kasus positif pada lonjakan kedua menyebabkan meningkatnya jumlah penyintas baru yang kekebalan alami tubuhnya meningkat.
Baca juga:&amp;nbsp;Satgas: Kasus Covid-19 di Jabar, Gorontalo hingga Maluku Utara Alami Peningkatan
Kedua, meningkatnya usaha dan cakupan program vaksinasi yang cukup signifikan dalam waktu cepat. &amp;ldquo;Sehingga berkontribusi membentuk kekebalan tubuh masyarakat yang dibuktikan dengan data zero surveilans,&amp;rdquo; ujarnya.
Ketiga, upaya pembatasan aktivitas masyarakat yang disesuaikan dengan kondisi daerah hingga tingkat kabupaten/kota dan terus dievaluasi setiap 2 minggu efektif untuk menekan penularan.Keempat yakni upaya pembatasan mobilitas yang tidak hanya dilakukan antar wilayah Indonesia, namun juga dari luar negeri semakin meminimalisir potensi penularan kasus importasi.
&amp;ldquo;Dan, kelima adalah pembukaan sektor sosial ekonomi dengan penuh kehati-hatian serta dibarengi dengan upaya disiplin protokol kesehatan 3M yang diawasi pada setiap sektornya,&amp;rdquo; kata Wiku.</description><content:encoded>JAKARTA - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan saat ini penularan Covid-19 di Tanah Air rendah, setelah lonjakan kasus pada bulan Juli.
Wiku mengungkapkan, ada 5 faktor yang menyebabkan perkembangan kasus membaik dan penularan rendah.
&amp;ldquo;Paska lonjakan kasus kedua Indonesia melakukan upaya berlapis dan menyeluruh untuk menekan kasus. Setidaknya ada 5 hal yang menyebabkan perkembangan Covid-19 di Indonesia membaik dan penularan yang rendah saat ini,&amp;rdquo; katanya dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (2/11/2021).
Pertama, kata Wiku, tingginya kasus positif pada lonjakan kedua menyebabkan meningkatnya jumlah penyintas baru yang kekebalan alami tubuhnya meningkat.
Baca juga:&amp;nbsp;Satgas: Kasus Covid-19 di Jabar, Gorontalo hingga Maluku Utara Alami Peningkatan
Kedua, meningkatnya usaha dan cakupan program vaksinasi yang cukup signifikan dalam waktu cepat. &amp;ldquo;Sehingga berkontribusi membentuk kekebalan tubuh masyarakat yang dibuktikan dengan data zero surveilans,&amp;rdquo; ujarnya.
Ketiga, upaya pembatasan aktivitas masyarakat yang disesuaikan dengan kondisi daerah hingga tingkat kabupaten/kota dan terus dievaluasi setiap 2 minggu efektif untuk menekan penularan.Keempat yakni upaya pembatasan mobilitas yang tidak hanya dilakukan antar wilayah Indonesia, namun juga dari luar negeri semakin meminimalisir potensi penularan kasus importasi.
&amp;ldquo;Dan, kelima adalah pembukaan sektor sosial ekonomi dengan penuh kehati-hatian serta dibarengi dengan upaya disiplin protokol kesehatan 3M yang diawasi pada setiap sektornya,&amp;rdquo; kata Wiku.</content:encoded></item></channel></rss>
