<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jakarta PPKM Level 1, Wagub Ingatkan Potensi Penyebaran Covid-19</title><description>Wagub DKI Jakarta mengingatkan masyarakat untuk tetap mewaspadai potensi penyebaran Covid-19 di tengah penerapan PPKM level 1.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/02/338/2495472/jakarta-ppkm-level-1-wagub-ingatkan-potensi-penyebaran-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/11/02/338/2495472/jakarta-ppkm-level-1-wagub-ingatkan-potensi-penyebaran-covid-19"/><item><title>Jakarta PPKM Level 1, Wagub Ingatkan Potensi Penyebaran Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/02/338/2495472/jakarta-ppkm-level-1-wagub-ingatkan-potensi-penyebaran-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/11/02/338/2495472/jakarta-ppkm-level-1-wagub-ingatkan-potensi-penyebaran-covid-19</guid><pubDate>Selasa 02 November 2021 14:18 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/02/338/2495472/jakarta-ppkm-level-1-wagub-ingatkan-potensi-penyebaran-covid-19-KV3YbXFxMg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (Foto : Refi Sandi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/02/338/2495472/jakarta-ppkm-level-1-wagub-ingatkan-potensi-penyebaran-covid-19-KV3YbXFxMg.jpg</image><title>Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (Foto : Refi Sandi)</title></images><description>JAKARTA - Wilayah DKI Jakarta menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 sesuai dengan Instruksi Mendagri No.57/2021 tentang PPKM Level 3, Level 2, dan Level I Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengingatkan warga terkait potensi penyebaran Covid-19 di tengah pelonggaran sejumlah aktivitas.

&quot;Semakin besar pelonggaran artinya potensi orang yang keluar rumah semakin besar. Artinya intensitas orang semakin tinggi potensi kerumunan semakin besar pada akhirnya potensi penyebaran (Covid-19) semakin besar,&quot; kata Ariza sapaan akrabnya kepada awak media di Balai Agung Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (2/11/2021).

Ariza membeberkan tiga cara pencegahan potensi penularan. &quot;Sekali lagi caranya cuma tiga. Pertama tetap diam di rumah, memakai masker dan protokol kesehatan, dan pastikan sudah mendapatkan vaksin,&quot; ucapnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8wMi8xLzE0MTE4NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Ariza bersyukur atas penurunan kasus Covid-19. Hal ini merujuk pada tingkat kapasitas bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit Covid-19 hingga angka kesembuhan pasien.

&quot;Kita bersyukur di Jakarta terus turun angkanya. Kalau lihat tempat tidur sudah turun sampai 4% BOR-nya ICU turun sampai 12%, angka kesembuhannya meningkat di angka 98,3% angka kematian turun terus,&quot; ujarnya.

Baca Juga : Jakarta hingga Bogor Level 1 PPKM, Makan di Restoran Kini Tak Lagi Dibatasi

Ariza menambahkan, sejumlah tempat dan ruang publik di Ibu Kota kembali dibuka. Kapasitasnya pun ditingkatkan.

&quot;Jadi semuanya sudah ditingkatkan nonesensial ini ditingkatkan 75%, perkantoran untuk keuangan sampai 100%, pelayanan administrasi 70%, Pasar Modal IT 100%, perhotelan sudah 100% untuk staf. Jadi banyak sekali peningkatan pelonggaran belajar mengajar sudah dimaksimalkan hingga menjadi 33% lain-lain. Terkait pusat kebugaran di Jakarta menjadi 75% kemudian sektor kegiatan sehari hari kapasitas pengunjung bisa sampai 100% dan jam operasional sampai pukul 22.00,&quot; tuturnya.

&quot;Apotek toko obat bisa beroperasional bisa 24 jam. Pedagang toko kelontong dan sejenisnya buka sampai jam 22.00. Makan minum ditempat ya sampai jam 22.00 maksimum 75% kapasitas. Mall kapasitasnya bisa dimaksimalkan hingga 100% jam operasional hingga jam 22.00. Anak 12 tahun sudah diperbolehkan masuk mal,&quot; tuturnya.



</description><content:encoded>JAKARTA - Wilayah DKI Jakarta menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 sesuai dengan Instruksi Mendagri No.57/2021 tentang PPKM Level 3, Level 2, dan Level I Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengingatkan warga terkait potensi penyebaran Covid-19 di tengah pelonggaran sejumlah aktivitas.

&quot;Semakin besar pelonggaran artinya potensi orang yang keluar rumah semakin besar. Artinya intensitas orang semakin tinggi potensi kerumunan semakin besar pada akhirnya potensi penyebaran (Covid-19) semakin besar,&quot; kata Ariza sapaan akrabnya kepada awak media di Balai Agung Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (2/11/2021).

Ariza membeberkan tiga cara pencegahan potensi penularan. &quot;Sekali lagi caranya cuma tiga. Pertama tetap diam di rumah, memakai masker dan protokol kesehatan, dan pastikan sudah mendapatkan vaksin,&quot; ucapnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8wMi8xLzE0MTE4NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Ariza bersyukur atas penurunan kasus Covid-19. Hal ini merujuk pada tingkat kapasitas bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit Covid-19 hingga angka kesembuhan pasien.

&quot;Kita bersyukur di Jakarta terus turun angkanya. Kalau lihat tempat tidur sudah turun sampai 4% BOR-nya ICU turun sampai 12%, angka kesembuhannya meningkat di angka 98,3% angka kematian turun terus,&quot; ujarnya.

Baca Juga : Jakarta hingga Bogor Level 1 PPKM, Makan di Restoran Kini Tak Lagi Dibatasi

Ariza menambahkan, sejumlah tempat dan ruang publik di Ibu Kota kembali dibuka. Kapasitasnya pun ditingkatkan.

&quot;Jadi semuanya sudah ditingkatkan nonesensial ini ditingkatkan 75%, perkantoran untuk keuangan sampai 100%, pelayanan administrasi 70%, Pasar Modal IT 100%, perhotelan sudah 100% untuk staf. Jadi banyak sekali peningkatan pelonggaran belajar mengajar sudah dimaksimalkan hingga menjadi 33% lain-lain. Terkait pusat kebugaran di Jakarta menjadi 75% kemudian sektor kegiatan sehari hari kapasitas pengunjung bisa sampai 100% dan jam operasional sampai pukul 22.00,&quot; tuturnya.

&quot;Apotek toko obat bisa beroperasional bisa 24 jam. Pedagang toko kelontong dan sejenisnya buka sampai jam 22.00. Makan minum ditempat ya sampai jam 22.00 maksimum 75% kapasitas. Mall kapasitasnya bisa dimaksimalkan hingga 100% jam operasional hingga jam 22.00. Anak 12 tahun sudah diperbolehkan masuk mal,&quot; tuturnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
