<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 Nataru, PPKM Akan Dipertahankan hingga Akhir Tahun</title><description>Kebijakan PPKM akan dipertahankan sampai akhir tahun ini sebagai langkah untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/03/337/2496093/cegah-lonjakan-kasus-covid-19-nataru-ppkm-akan-dipertahankan-hingga-akhir-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/11/03/337/2496093/cegah-lonjakan-kasus-covid-19-nataru-ppkm-akan-dipertahankan-hingga-akhir-tahun"/><item><title>Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 Nataru, PPKM Akan Dipertahankan hingga Akhir Tahun</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/03/337/2496093/cegah-lonjakan-kasus-covid-19-nataru-ppkm-akan-dipertahankan-hingga-akhir-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/11/03/337/2496093/cegah-lonjakan-kasus-covid-19-nataru-ppkm-akan-dipertahankan-hingga-akhir-tahun</guid><pubDate>Rabu 03 November 2021 14:43 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/03/337/2496093/cegah-lonjakan-kasus-covid-19-nataru-ppkm-akan-dipertahankan-hingga-akhir-tahun-xkHpHWcfTT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/03/337/2496093/cegah-lonjakan-kasus-covid-19-nataru-ppkm-akan-dipertahankan-hingga-akhir-tahun-xkHpHWcfTT.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Alexander K Ginting mengatakan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) akan dipertahankan sampai akhir tahun ini sebagai langkah untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19 pasca libur Natal dan Tahun Baru.

Apalagi, kata Alex, saat ini Indonesia telah berhasil menekan penularan bahkan positivity rate Covid-19 saat ini bisa dikendalikan sejak puncak kasus pada bulan ke-7 sampai 10 merupakan bukti dari pelaksanaan PPKM.

&amp;ldquo;Jadi dari prestasi yang kita lihat dari bulan ke-7 hingga kita bulan ke-10, di mana positivity rate bisa kita kendalikan itu adalah bukti bagaimana PPKM ini sebagai instrumen bisa mengendalikan dan menanggulangi Covid. Dan ini yang akan kita pertahankan sampai di akhir tahun. Sehingga nanti di 2022, di awal tahun kita tidak memasuki lonjakan kasus,&amp;rdquo; ungkap Alex dalam dialog secara virtual, Rabu (3/11/2021).

&amp;ldquo;Tentu ini memerlukan kerjasama kita, semangat kita bersama untuk bisa menanggulanginya secara bersama-sama. Jadi ini harapan kita,&amp;rdquo; tambahnya.

Baca Juga :&amp;nbsp;Kapolri Minta Forkopimda Sumut Lakukan Antisipasi Cegah Lonjakan Covid-19 saat Nataru

Alex mengatakan bahwa level transmisi di komunitas itu masih ada walaupun rendah walaupun rendah dan kecil.

&amp;ldquo;Sehingga kalau ini masih ada maka harus ada atensi kita secara keseluruhan untuk menjaga supaya pandemi terkendali dan terkontrol,&amp;rdquo; ujarnya.Salah satu yang harus disampaikan ke masyarakat sebagai komunikasi risiko, kata Alex adalah bahwa variant of concern tentang Delta dan sub variannya itu masih ada. &amp;ldquo;Dan ini bertransmisi baik di negara tetangga maupun juga di Eropa maupun di Rusia, dia lebih menular dan meningkatkan perawatan Rumah Sakit, meningkat kematian,&amp;rdquo; katanya.

Alex juga meminta agar masyarakat tidak euforia dengan penurunan kasus Covid-19, namun kepatuhan protokol kesehatan harus terus dijaga. &amp;ldquo;Jangan euforia menaklukkan kepatuhan kita. Jangan euforia menaklukkan kewaspadaan kita. Harus kepatuhan lebih tinggi dan mengalahkan euforia tersebut,&amp;rdquo; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Alexander K Ginting mengatakan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) akan dipertahankan sampai akhir tahun ini sebagai langkah untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19 pasca libur Natal dan Tahun Baru.

Apalagi, kata Alex, saat ini Indonesia telah berhasil menekan penularan bahkan positivity rate Covid-19 saat ini bisa dikendalikan sejak puncak kasus pada bulan ke-7 sampai 10 merupakan bukti dari pelaksanaan PPKM.

&amp;ldquo;Jadi dari prestasi yang kita lihat dari bulan ke-7 hingga kita bulan ke-10, di mana positivity rate bisa kita kendalikan itu adalah bukti bagaimana PPKM ini sebagai instrumen bisa mengendalikan dan menanggulangi Covid. Dan ini yang akan kita pertahankan sampai di akhir tahun. Sehingga nanti di 2022, di awal tahun kita tidak memasuki lonjakan kasus,&amp;rdquo; ungkap Alex dalam dialog secara virtual, Rabu (3/11/2021).

&amp;ldquo;Tentu ini memerlukan kerjasama kita, semangat kita bersama untuk bisa menanggulanginya secara bersama-sama. Jadi ini harapan kita,&amp;rdquo; tambahnya.

Baca Juga :&amp;nbsp;Kapolri Minta Forkopimda Sumut Lakukan Antisipasi Cegah Lonjakan Covid-19 saat Nataru

Alex mengatakan bahwa level transmisi di komunitas itu masih ada walaupun rendah walaupun rendah dan kecil.

&amp;ldquo;Sehingga kalau ini masih ada maka harus ada atensi kita secara keseluruhan untuk menjaga supaya pandemi terkendali dan terkontrol,&amp;rdquo; ujarnya.Salah satu yang harus disampaikan ke masyarakat sebagai komunikasi risiko, kata Alex adalah bahwa variant of concern tentang Delta dan sub variannya itu masih ada. &amp;ldquo;Dan ini bertransmisi baik di negara tetangga maupun juga di Eropa maupun di Rusia, dia lebih menular dan meningkatkan perawatan Rumah Sakit, meningkat kematian,&amp;rdquo; katanya.

Alex juga meminta agar masyarakat tidak euforia dengan penurunan kasus Covid-19, namun kepatuhan protokol kesehatan harus terus dijaga. &amp;ldquo;Jangan euforia menaklukkan kepatuhan kita. Jangan euforia menaklukkan kewaspadaan kita. Harus kepatuhan lebih tinggi dan mengalahkan euforia tersebut,&amp;rdquo; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
