<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cegah Banjir, Wagub DKI: Pengerukan Lumpur Salah Satu Upaya Perluas Daya Tampung Air</title><description>Ariza pun membeberkan beberapa upaya telah dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam memperluas daya tampung air.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/03/338/2495862/cegah-banjir-wagub-dki-pengerukan-lumpur-salah-satu-upaya-perluas-daya-tampung-air</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/11/03/338/2495862/cegah-banjir-wagub-dki-pengerukan-lumpur-salah-satu-upaya-perluas-daya-tampung-air"/><item><title>Cegah Banjir, Wagub DKI: Pengerukan Lumpur Salah Satu Upaya Perluas Daya Tampung Air</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/03/338/2495862/cegah-banjir-wagub-dki-pengerukan-lumpur-salah-satu-upaya-perluas-daya-tampung-air</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/11/03/338/2495862/cegah-banjir-wagub-dki-pengerukan-lumpur-salah-satu-upaya-perluas-daya-tampung-air</guid><pubDate>Rabu 03 November 2021 07:44 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/03/338/2495862/cegah-banjir-wagub-dki-pengerukan-lumpur-salah-satu-upaya-perluas-daya-tampung-air-Tu300ZhL3A.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/03/338/2495862/cegah-banjir-wagub-dki-pengerukan-lumpur-salah-satu-upaya-perluas-daya-tampung-air-Tu300ZhL3A.jpg</image><title>Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan tidak hanya menunggu 6 jam surut, melainkan pengerukan lumpur menjadi salah satu upaya memperluas daya tampung air. Selain itu, memperluas daya tampung air berkaitan dengan perluasan drainase di Ibu Kota.

&quot;Memang yang 6 jam surut disampaikan Pak Anies dan meminta seluruh jajaran agar memastikan tidak lebih dari 6 jam harus sudah surut. Namun diantaranya juga yang tidak kalah penting kita harus meningkatkan volume daya tampung air jadi volume kapasitas tampungan air itu yang harus kita tingkatkan,&quot; ucap Ariza sapaan akrabnya di Balai Kota Jakarta, Selasa (2/11/2021) malam.

Ariza pun membeberkan beberapa upaya telah dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam memperluas daya tampung air. Meskipun Ariza menyebut Pemprov memiliki keterbatasan personil tetapi tetap menjadi salah satu upaya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMC8yOC8xLzE0MDk3Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Berbagai cara kita upayakan pertama dengan cara melakukan pengerukan sedimen yang menumpuk dan sebagainya harus dikeruk ada 13 sungai lebih dari 30 waduk dan sebagainya situ embung semuanya itu harus dikeruk dan kami punya keterbatasan sekalipun kami memiliki kurang dari 257 alat berat eskavator yang setiap hari bekerja pagi sore bahkan malam dan bahkan ada dua shift tapi kan besar sekali yang harus dikeruk. Itu upaya yang dilakukan dalam rangka meningkatkan daya tampung,&quot; terangnya.

Lebih lanjut, Ariza memaparkan upaya lain sebagai antisipasi banjir  di Ibu Kota. Mulai dari normalisasi, mengatur polder pompa, hingga  pembangunan sumur resapan yang dinilai berdampak positif.

&quot;Kemudian juga upaya lain apa ya tadi upaya normalisasi, diantaranya  adalah untuk memperluas volume kemudian volume daya tampung air.  Kemudian mengatur polder pompa air juga program yang terus kita lakukan.  Disamping sekarang ini kita sedang menggenjot pembangunan sumur resapan  yang terus kita lakukan dan alhamdulillah keliatan dampak (positif)  dari gerebek lumpur atau pengerukan keliatan dampaknya sumur resapan  juga keliatan dampaknya,&quot; pungkasnya.



</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan tidak hanya menunggu 6 jam surut, melainkan pengerukan lumpur menjadi salah satu upaya memperluas daya tampung air. Selain itu, memperluas daya tampung air berkaitan dengan perluasan drainase di Ibu Kota.

&quot;Memang yang 6 jam surut disampaikan Pak Anies dan meminta seluruh jajaran agar memastikan tidak lebih dari 6 jam harus sudah surut. Namun diantaranya juga yang tidak kalah penting kita harus meningkatkan volume daya tampung air jadi volume kapasitas tampungan air itu yang harus kita tingkatkan,&quot; ucap Ariza sapaan akrabnya di Balai Kota Jakarta, Selasa (2/11/2021) malam.

Ariza pun membeberkan beberapa upaya telah dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam memperluas daya tampung air. Meskipun Ariza menyebut Pemprov memiliki keterbatasan personil tetapi tetap menjadi salah satu upaya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMC8yOC8xLzE0MDk3Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Berbagai cara kita upayakan pertama dengan cara melakukan pengerukan sedimen yang menumpuk dan sebagainya harus dikeruk ada 13 sungai lebih dari 30 waduk dan sebagainya situ embung semuanya itu harus dikeruk dan kami punya keterbatasan sekalipun kami memiliki kurang dari 257 alat berat eskavator yang setiap hari bekerja pagi sore bahkan malam dan bahkan ada dua shift tapi kan besar sekali yang harus dikeruk. Itu upaya yang dilakukan dalam rangka meningkatkan daya tampung,&quot; terangnya.

Lebih lanjut, Ariza memaparkan upaya lain sebagai antisipasi banjir  di Ibu Kota. Mulai dari normalisasi, mengatur polder pompa, hingga  pembangunan sumur resapan yang dinilai berdampak positif.

&quot;Kemudian juga upaya lain apa ya tadi upaya normalisasi, diantaranya  adalah untuk memperluas volume kemudian volume daya tampung air.  Kemudian mengatur polder pompa air juga program yang terus kita lakukan.  Disamping sekarang ini kita sedang menggenjot pembangunan sumur resapan  yang terus kita lakukan dan alhamdulillah keliatan dampak (positif)  dari gerebek lumpur atau pengerukan keliatan dampaknya sumur resapan  juga keliatan dampaknya,&quot; pungkasnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
