<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Partai Perindo Minta Penyelenggara Umrah 2022 Tak Patok Biaya Tinggi bagi Para Calon Jamaah</title><description>Partai Perindo meminta penyelenggara ibadah umrah tidak mematok harga tinggi bagi masyarakat yang akan menunaikan ibadah umrah pada 2022.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/04/337/2496638/partai-perindo-minta-penyelenggara-umrah-2022-tak-patok-biaya-tinggi-bagi-para-calon-jamaah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/11/04/337/2496638/partai-perindo-minta-penyelenggara-umrah-2022-tak-patok-biaya-tinggi-bagi-para-calon-jamaah"/><item><title>Partai Perindo Minta Penyelenggara Umrah 2022 Tak Patok Biaya Tinggi bagi Para Calon Jamaah</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/04/337/2496638/partai-perindo-minta-penyelenggara-umrah-2022-tak-patok-biaya-tinggi-bagi-para-calon-jamaah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/11/04/337/2496638/partai-perindo-minta-penyelenggara-umrah-2022-tak-patok-biaya-tinggi-bagi-para-calon-jamaah</guid><pubDate>Kamis 04 November 2021 14:30 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/04/337/2496638/partai-perindo-minta-penyelenggara-umrah-2022-tak-patok-biaya-tinggi-bagi-para-calon-jamaah-lI3FzEdNMp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua DPP Partai Perindo Bidang Keagamaan Abdul Khaliq Ahmad. (tangkapan layar/MNC Portal)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/04/337/2496638/partai-perindo-minta-penyelenggara-umrah-2022-tak-patok-biaya-tinggi-bagi-para-calon-jamaah-lI3FzEdNMp.jpg</image><title>Ketua DPP Partai Perindo Bidang Keagamaan Abdul Khaliq Ahmad. (tangkapan layar/MNC Portal)</title></images><description>JAKARTA - Partai Perindo meminta penyelenggara ibadah umrah tidak mematok harga tinggi bagi masyarakat yang akan menunaikan ibadah umrah pada 2022. Hal itu menyusul adanya kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang memberikan izin umrah kepada Indonesia.

&quot;Penyelenggara ibadah umrah diminta untuk tidak semena-mena dalam membanderol biaya pelaksanaan ibadah umrah,&quot; kata Ketua DPP Partai Perindo Bidang Keagamaan Abdul Khaliq Ahmad di Jakarta, Kamis (4/11/2021).

Khaliq menganjurkan kepada penyelenggara ibadah umrah untuk menetapkan harga standar dan sewajarnya kepada calon jamaah yang akan melaksanakan umrah pada tahun depan.

Penyelenggara ibadah umrah pun disarankan tidak membebankan biaya lainnya kepada calon jamaah umrah.

&quot;Kenakan biaya yang wajar dan proporsional sesuai dengan kemampuan calon jamaah umrah, serta tidak menambah beban biaya yang tidak perlu,&quot; ujar Khaliq yang juga Ketua Umum DPP Silaturahmi Umrah dan Haji Indonesia (SAHI) tersebut.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wOC8xNS8xLzEzNzkwNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Secara khusus, Khaliq berpesan agar para pembimbing ibadah umrah harus disertifikasi dan memenuhi kualifikasi standar profesi.

Hal ini untuk menjamin kualitas pelaksanaan ibadah umrah, baik dari aspek teknis maupun substansi ibadah.

Baca Juga : Lega! Arab Saudi Buka Ibadah Umrah bagi RI Tahun 2022, Partai Perindo: Umat Islam Indonesia Rindu Baitullah

&quot;Hal ini agar para jamaah mendapatkan kemabruran dan kesempurnaan ibadah umrah,&quot; uCapnya.

Khaliq pun meminta Pemerintah Indonesia memberikan kemudahan dan dukungan yang optimal, baik kepada penyelenggara ibadah umrah maupun bagi calon jamaah umrah serta memantau secara seksama pelaksanaan ibadah umrah.
Kepada para calon jamaah umrah diharapkan menaati seluruh ketentuan yang telah ditetapkan, baik oleh Pemerintah Arab Saudi maupun Pemerintah Indonesia.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wOC8xMi8xLzEzNzc5Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Yang paling penting, jaga akhlak mulia dalam melaksanakan ibadah umrah. Jaga nama baik agama, bangsa dan negara,&quot; pesan Khaliq.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Arab Saudi telah memberikan izin bagi umat Islam di Indonesia untuk menunaikan ibadah umrah pada tahun 2022. Keputusan Pemerintah Arab Saudi membuka kembali umrah bagi Warga Negara Indonesia setelah melihat tingkat penularan virus Covid-19 di Indonesia yang semakin menurun.&amp;nbsp;
</description><content:encoded>JAKARTA - Partai Perindo meminta penyelenggara ibadah umrah tidak mematok harga tinggi bagi masyarakat yang akan menunaikan ibadah umrah pada 2022. Hal itu menyusul adanya kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang memberikan izin umrah kepada Indonesia.

&quot;Penyelenggara ibadah umrah diminta untuk tidak semena-mena dalam membanderol biaya pelaksanaan ibadah umrah,&quot; kata Ketua DPP Partai Perindo Bidang Keagamaan Abdul Khaliq Ahmad di Jakarta, Kamis (4/11/2021).

Khaliq menganjurkan kepada penyelenggara ibadah umrah untuk menetapkan harga standar dan sewajarnya kepada calon jamaah yang akan melaksanakan umrah pada tahun depan.

Penyelenggara ibadah umrah pun disarankan tidak membebankan biaya lainnya kepada calon jamaah umrah.

&quot;Kenakan biaya yang wajar dan proporsional sesuai dengan kemampuan calon jamaah umrah, serta tidak menambah beban biaya yang tidak perlu,&quot; ujar Khaliq yang juga Ketua Umum DPP Silaturahmi Umrah dan Haji Indonesia (SAHI) tersebut.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wOC8xNS8xLzEzNzkwNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Secara khusus, Khaliq berpesan agar para pembimbing ibadah umrah harus disertifikasi dan memenuhi kualifikasi standar profesi.

Hal ini untuk menjamin kualitas pelaksanaan ibadah umrah, baik dari aspek teknis maupun substansi ibadah.

Baca Juga : Lega! Arab Saudi Buka Ibadah Umrah bagi RI Tahun 2022, Partai Perindo: Umat Islam Indonesia Rindu Baitullah

&quot;Hal ini agar para jamaah mendapatkan kemabruran dan kesempurnaan ibadah umrah,&quot; uCapnya.

Khaliq pun meminta Pemerintah Indonesia memberikan kemudahan dan dukungan yang optimal, baik kepada penyelenggara ibadah umrah maupun bagi calon jamaah umrah serta memantau secara seksama pelaksanaan ibadah umrah.
Kepada para calon jamaah umrah diharapkan menaati seluruh ketentuan yang telah ditetapkan, baik oleh Pemerintah Arab Saudi maupun Pemerintah Indonesia.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wOC8xMi8xLzEzNzc5Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Yang paling penting, jaga akhlak mulia dalam melaksanakan ibadah umrah. Jaga nama baik agama, bangsa dan negara,&quot; pesan Khaliq.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Arab Saudi telah memberikan izin bagi umat Islam di Indonesia untuk menunaikan ibadah umrah pada tahun 2022. Keputusan Pemerintah Arab Saudi membuka kembali umrah bagi Warga Negara Indonesia setelah melihat tingkat penularan virus Covid-19 di Indonesia yang semakin menurun.&amp;nbsp;
</content:encoded></item></channel></rss>
