<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Jenderal Andika Berkomitmen Pegang Teguh pada Perundang-undangan   </title><description>Setiap anggota TNI untuk bertindak dan berperilaku sesuai peraturan yang berlaku dan tidak bisa seenaknya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/06/337/2497670/jenderal-andika-berkomitmen-pegang-teguh-pada-perundang-undangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/11/06/337/2497670/jenderal-andika-berkomitmen-pegang-teguh-pada-perundang-undangan"/><item><title> Jenderal Andika Berkomitmen Pegang Teguh pada Perundang-undangan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/06/337/2497670/jenderal-andika-berkomitmen-pegang-teguh-pada-perundang-undangan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/11/06/337/2497670/jenderal-andika-berkomitmen-pegang-teguh-pada-perundang-undangan</guid><pubDate>Sabtu 06 November 2021 14:17 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/06/337/2497670/jenderal-andika-berkomitmen-pegang-teguh-pada-perundang-undangan-GAWdJYfiS9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jenderal Andika Perkasa (foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/06/337/2497670/jenderal-andika-berkomitmen-pegang-teguh-pada-perundang-undangan-GAWdJYfiS9.jpg</image><title>Jenderal Andika Perkasa (foto: dok Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memberikan pernyataannya kepada awak media usai diberikan persetujuan menjadi Panglima TNI oleh Komisi I DPR RI pada Sabtu (6/11/2021).

&quot;Bagaimana kita lebih memegang perundang-undangan. Kami pelaku di bawah yang melaksanakan tugas-tugas khusus yang dilakukan pemerintah atau tugas yang kami rasa perlu dilakukan,&quot; ujar Andika Perkasa di ruang rapat Komisi I DPR RI Senayan Jakarta usai pelaksanaan fit and proper test.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Disetujui Jadi Panglima TNI, Ini Prioritas Jenderal Andika dalam Waktu Dekat
Ia menyebutkan, pentingnya setiap anggota TNI untuk bertindak dan berperilaku sesuai peraturan yang berlaku dan tidak bisa seenaknya.

&quot;Peraturan perundang-undangan itu menurut saya sangat penting, kita gak bisa lagi seenaknya atau bertindak seolah-olah punya kewenangan. Dan kita akan lakukan sesuatu peraturan perundang-undangan,&quot; kata Andika.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;DPR RI Setujui Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI
Ia menyebutkan, tidak boleh lagi setiap prajurit TNI terpisah-pisah dalam menjalankan tugas dan amanat negara dalam menjalankan fungsinya.

&quot;Gak boleh, kita dalam sistem kenegaraan kita terdiri dari banyak lembaga. Kalau masing-masing departemen atau lembaga disiplin pada tupoksinya maka terjadi team work, menjadi satu kekuatan,  Sehingga itulah yang menjadi komitmen saya, kita harus disiplin, TNI berpegang pada peraturan perundang-undangan,&quot; tegasnya.

Terkait isu LGBT di kalangan para prajurit TNI, Andika Perkasa menekankan setiap prajurit untuk mematuhi peraturan yang ada.

&quot;Isu LGBT, sesuai aturan saja, pokoknya gak boleh lagi mengambil keputusan yang di luar aturan. LGBT juga ada aturannya, kita masih berpegang pada itu,&quot; kata Andika.

Ia menyebutkan, apabila ada tugas tambahan kepada TNI terkait hal-hal tidak menyangkut tugas utama maka hal tersebut sifatnya bantuan.

&quot;Kalaupun ada tugas-tugas yang sifatnya membantu, kita pasti akan kedepankan lembaga atau departemen yang memang punya tupoksi itu. Sinergitas dengan Polri harus lebih bagus. Yang Papua nanti dulu. Dari sini mau pulang,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>
JAKARTA - Calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memberikan pernyataannya kepada awak media usai diberikan persetujuan menjadi Panglima TNI oleh Komisi I DPR RI pada Sabtu (6/11/2021).

&quot;Bagaimana kita lebih memegang perundang-undangan. Kami pelaku di bawah yang melaksanakan tugas-tugas khusus yang dilakukan pemerintah atau tugas yang kami rasa perlu dilakukan,&quot; ujar Andika Perkasa di ruang rapat Komisi I DPR RI Senayan Jakarta usai pelaksanaan fit and proper test.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Disetujui Jadi Panglima TNI, Ini Prioritas Jenderal Andika dalam Waktu Dekat
Ia menyebutkan, pentingnya setiap anggota TNI untuk bertindak dan berperilaku sesuai peraturan yang berlaku dan tidak bisa seenaknya.

&quot;Peraturan perundang-undangan itu menurut saya sangat penting, kita gak bisa lagi seenaknya atau bertindak seolah-olah punya kewenangan. Dan kita akan lakukan sesuatu peraturan perundang-undangan,&quot; kata Andika.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;DPR RI Setujui Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI
Ia menyebutkan, tidak boleh lagi setiap prajurit TNI terpisah-pisah dalam menjalankan tugas dan amanat negara dalam menjalankan fungsinya.

&quot;Gak boleh, kita dalam sistem kenegaraan kita terdiri dari banyak lembaga. Kalau masing-masing departemen atau lembaga disiplin pada tupoksinya maka terjadi team work, menjadi satu kekuatan,  Sehingga itulah yang menjadi komitmen saya, kita harus disiplin, TNI berpegang pada peraturan perundang-undangan,&quot; tegasnya.

Terkait isu LGBT di kalangan para prajurit TNI, Andika Perkasa menekankan setiap prajurit untuk mematuhi peraturan yang ada.

&quot;Isu LGBT, sesuai aturan saja, pokoknya gak boleh lagi mengambil keputusan yang di luar aturan. LGBT juga ada aturannya, kita masih berpegang pada itu,&quot; kata Andika.

Ia menyebutkan, apabila ada tugas tambahan kepada TNI terkait hal-hal tidak menyangkut tugas utama maka hal tersebut sifatnya bantuan.

&quot;Kalaupun ada tugas-tugas yang sifatnya membantu, kita pasti akan kedepankan lembaga atau departemen yang memang punya tupoksi itu. Sinergitas dengan Polri harus lebih bagus. Yang Papua nanti dulu. Dari sini mau pulang,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
