<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jika Pintu Haji Dibuka, Ini Calon Jamaah yang Jadi Prioritas</title><description>Jika ada perjalanan ibadah haji tahun depan, siapa yang jadi calon jamaah prioritas?
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/08/337/2498192/jika-pintu-haji-dibuka-ini-calon-jamaah-yang-jadi-prioritas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/11/08/337/2498192/jika-pintu-haji-dibuka-ini-calon-jamaah-yang-jadi-prioritas"/><item><title>Jika Pintu Haji Dibuka, Ini Calon Jamaah yang Jadi Prioritas</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/08/337/2498192/jika-pintu-haji-dibuka-ini-calon-jamaah-yang-jadi-prioritas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/11/08/337/2498192/jika-pintu-haji-dibuka-ini-calon-jamaah-yang-jadi-prioritas</guid><pubDate>Senin 08 November 2021 09:24 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/08/337/2498192/jika-pintu-haji-dibuka-ini-calon-jamaah-yang-jadi-prioritas-nb3NVtHUBb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/08/337/2498192/jika-pintu-haji-dibuka-ini-calon-jamaah-yang-jadi-prioritas-nb3NVtHUBb.jpg</image><title>Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah Indonesia berharap mendapatkan kuota haji dari Arab Saudi pada tahun depan. Pemerintah akan memanfaatkan perjalanan ibadah umrah menjadi pintu masuk untuk melobi Arab Saudi.
Namun dengan catatan, perjalanan ibadah umrah di masa pandemi Covid-19 berjalan aman, sehat dan tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19.
Lalu jika ada perjalanan ibadah haji tahun depan, siapa yang jadi calon jamaah prioritas?
&quot;Kuotanya belum diumumkan. Kita lihat mungkin ya pembatasan apakah masih ada pembatasan usia misalnya,&quot; kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Hilman Latief dalam Special Dialogue Okezone dengan Tema Menanti Kepastian Haji dan Umrah, Bagaimana Selanjutnya?
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8wOC8xLzE0MTQxOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Hilman menekankan calon jamaah umrah atau haji yang akan diberangkatkan harus memenuhi aspek yang sangat penting yakni kesehatan.
&quot;Yang haji itu misalnya 60 tahun ke bawah apakah bebas, yang penting kesehatannya. Usia berapa pun selama kesehatannya standar diizinkan, nah ini kan belum. Kita berharap yang lebih fleksibel lah,&quot; katanya.
Sebelumnya, Pemerintah akan memanfaatkan perjalanan ibadah umrah sebagai pintu masuk agar Indonesia mendapat kuota haji dari Arab Saudi pada tahun depan.&quot;Justru ini kita harus melihat konektivitas dari umrah ini sebagai  satu modal yang akan kita gunakan untuk mendorong agar Indonesia  mendapatkan kuota yang normal,&quot; kata Hilman.
Hilman menjelaskan, jika perjalanan ibadah umrah di masa pandemi  Covid-19 berjalan lancar, aman dan sehat akan menjadi modal utama  pemerintah untuk berdiskusi lebih lanjut dengan pemerintah Arab Saudi.  Apalagi, Menteri Agama diundang ke Arab Saudi untuk melakukan pertemuan  dengan Kementerian Urusan Islam dan Kementerian Urusan Haji Arab Saudi.
&quot;Artinya kalau kita sukses menjalankan ibadah umrah ini zero incident  tidak banyak kasus, lancar, jamaah patuh, ritme perjalanannya juga oke,  kan kami dari pemerintah Indonesia terus Kementerian Agama itukan enak  juga diskusi dengan pemerintah Saudi.&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah Indonesia berharap mendapatkan kuota haji dari Arab Saudi pada tahun depan. Pemerintah akan memanfaatkan perjalanan ibadah umrah menjadi pintu masuk untuk melobi Arab Saudi.
Namun dengan catatan, perjalanan ibadah umrah di masa pandemi Covid-19 berjalan aman, sehat dan tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19.
Lalu jika ada perjalanan ibadah haji tahun depan, siapa yang jadi calon jamaah prioritas?
&quot;Kuotanya belum diumumkan. Kita lihat mungkin ya pembatasan apakah masih ada pembatasan usia misalnya,&quot; kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Hilman Latief dalam Special Dialogue Okezone dengan Tema Menanti Kepastian Haji dan Umrah, Bagaimana Selanjutnya?
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8wOC8xLzE0MTQxOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Hilman menekankan calon jamaah umrah atau haji yang akan diberangkatkan harus memenuhi aspek yang sangat penting yakni kesehatan.
&quot;Yang haji itu misalnya 60 tahun ke bawah apakah bebas, yang penting kesehatannya. Usia berapa pun selama kesehatannya standar diizinkan, nah ini kan belum. Kita berharap yang lebih fleksibel lah,&quot; katanya.
Sebelumnya, Pemerintah akan memanfaatkan perjalanan ibadah umrah sebagai pintu masuk agar Indonesia mendapat kuota haji dari Arab Saudi pada tahun depan.&quot;Justru ini kita harus melihat konektivitas dari umrah ini sebagai  satu modal yang akan kita gunakan untuk mendorong agar Indonesia  mendapatkan kuota yang normal,&quot; kata Hilman.
Hilman menjelaskan, jika perjalanan ibadah umrah di masa pandemi  Covid-19 berjalan lancar, aman dan sehat akan menjadi modal utama  pemerintah untuk berdiskusi lebih lanjut dengan pemerintah Arab Saudi.  Apalagi, Menteri Agama diundang ke Arab Saudi untuk melakukan pertemuan  dengan Kementerian Urusan Islam dan Kementerian Urusan Haji Arab Saudi.
&quot;Artinya kalau kita sukses menjalankan ibadah umrah ini zero incident  tidak banyak kasus, lancar, jamaah patuh, ritme perjalanannya juga oke,  kan kami dari pemerintah Indonesia terus Kementerian Agama itukan enak  juga diskusi dengan pemerintah Saudi.&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
