<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tutup Ijtima Ulama, Menag Pesan soal Pentingnya Merawat Harmonisasi Kebangsaan</title><description>Dia mengatakan, Itjima ulama adalah tradisi keberislaman yang positif bagi negara yang dikenal regilius seperti Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/11/337/2500214/tutup-ijtima-ulama-menag-pesan-soal-pentingnya-merawat-harmonisasi-kebangsaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/11/11/337/2500214/tutup-ijtima-ulama-menag-pesan-soal-pentingnya-merawat-harmonisasi-kebangsaan"/><item><title>Tutup Ijtima Ulama, Menag Pesan soal Pentingnya Merawat Harmonisasi Kebangsaan</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/11/337/2500214/tutup-ijtima-ulama-menag-pesan-soal-pentingnya-merawat-harmonisasi-kebangsaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/11/11/337/2500214/tutup-ijtima-ulama-menag-pesan-soal-pentingnya-merawat-harmonisasi-kebangsaan</guid><pubDate>Kamis 11 November 2021 14:11 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/11/337/2500214/tutup-ijtima-ulama-menag-pesan-soal-pentingnya-merawat-harmonisasi-kebangsaan-OXLatb7nks.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menag Yaqut Cholil Qoumas saat menutup Ijtima Ulama (Foto: Tangkapan layar/Widya Michella)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/11/337/2500214/tutup-ijtima-ulama-menag-pesan-soal-pentingnya-merawat-harmonisasi-kebangsaan-OXLatb7nks.jpg</image><title>Menag Yaqut Cholil Qoumas saat menutup Ijtima Ulama (Foto: Tangkapan layar/Widya Michella)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Agama (Menag) RI menyampaikan Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia ke-VII yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada 09-11 November 2021 di Jakarta dapat merawat harmonisasi kebangsaan.

&quot;Merawat harmoni bukan hanya pemerintah tetapi MUI memiliki tanggung jawab yang sama apalagi diisi oleh Mufti dari berbagai ormas,&quot; kata Menag saat menutup Ijtima Ulama ketujuh secara daring, Kamis (11/11/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Anies: Ijtima Ulama Perkuat Persatuan dan Kesatuan Bangsa
Dia mengatakan, Itjima ulama adalah tradisi keberislaman yang positif bagi negara yang dikenal regilius seperti Indonesia. Walaupun Indonesia bukanlah negara beragama tapi Indonesia selalu diwarnai dengan nilai-nilai keagamaan.

&quot;Ini tidak ada lain tujuannya untuk merawat pengembangan keilmuan, penyelesaian keumatan dan kajian kebangsaan. Keputusan yang dihasilkan pasti bermanfaat dan bermaslahat bukan hanya diri sendiri, individu, tapi untuk umat beragama, bangsa dan negara,&quot; ucapnya.

Dia menyampaikan, saat ini masalah keumatan terus berkembang sehingga membutuhkan solusi kegamaan yang lebih progresif dan perspektif di masa depan.

&quot;MUI tentu memiliki kapasitas untuk melakukan ini. Ulama dan cendekiawan mampu hadir memberikan solusi agar keberagaman dan keagamaan tidak mengalami stagnansi yang mengancam umat,&quot; ucapnya.

Walaupun, lanjut Menag, adakalanya berbeda pendapat dan menjadi suatu hal biasa serta bukanlah pertentangan. Tetapi yang terpenting ialah dapat mencari titik damai agar perbedaan dipergunakan untuk merawat harmoni kebangsaan.

&quot;Indonesia bagi siapapun melihat tentu bagaimana damainya negeri yang selalu diliputi toleransi. Dengan berbagai macam agama, perbedaan suku bangsa tetapi kita bisa merawat harmoni tentu atas kehadiran ulama, kiai dan MUI. Keharmonisan bangsa akan sangat luar biasa,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Mahfud MD Bicara Tentang Penerapan Syariah dalam Konteks NKRI
Terakhir, Menag Yaqut menutup  Itjima Ulama ke VII yang telah diselenggarakan selama tiga hari pada 09-11 November 2021 ini. &quot;Dengan mengucap Alhamdulillah mari kita menutup itjima ulama MUI secara resmi. Semoga bermanfaat untuk agama yang kita cintai,&quot; ujar dia.
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Agama (Menag) RI menyampaikan Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia ke-VII yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada 09-11 November 2021 di Jakarta dapat merawat harmonisasi kebangsaan.

&quot;Merawat harmoni bukan hanya pemerintah tetapi MUI memiliki tanggung jawab yang sama apalagi diisi oleh Mufti dari berbagai ormas,&quot; kata Menag saat menutup Ijtima Ulama ketujuh secara daring, Kamis (11/11/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Anies: Ijtima Ulama Perkuat Persatuan dan Kesatuan Bangsa
Dia mengatakan, Itjima ulama adalah tradisi keberislaman yang positif bagi negara yang dikenal regilius seperti Indonesia. Walaupun Indonesia bukanlah negara beragama tapi Indonesia selalu diwarnai dengan nilai-nilai keagamaan.

&quot;Ini tidak ada lain tujuannya untuk merawat pengembangan keilmuan, penyelesaian keumatan dan kajian kebangsaan. Keputusan yang dihasilkan pasti bermanfaat dan bermaslahat bukan hanya diri sendiri, individu, tapi untuk umat beragama, bangsa dan negara,&quot; ucapnya.

Dia menyampaikan, saat ini masalah keumatan terus berkembang sehingga membutuhkan solusi kegamaan yang lebih progresif dan perspektif di masa depan.

&quot;MUI tentu memiliki kapasitas untuk melakukan ini. Ulama dan cendekiawan mampu hadir memberikan solusi agar keberagaman dan keagamaan tidak mengalami stagnansi yang mengancam umat,&quot; ucapnya.

Walaupun, lanjut Menag, adakalanya berbeda pendapat dan menjadi suatu hal biasa serta bukanlah pertentangan. Tetapi yang terpenting ialah dapat mencari titik damai agar perbedaan dipergunakan untuk merawat harmoni kebangsaan.

&quot;Indonesia bagi siapapun melihat tentu bagaimana damainya negeri yang selalu diliputi toleransi. Dengan berbagai macam agama, perbedaan suku bangsa tetapi kita bisa merawat harmoni tentu atas kehadiran ulama, kiai dan MUI. Keharmonisan bangsa akan sangat luar biasa,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Mahfud MD Bicara Tentang Penerapan Syariah dalam Konteks NKRI
Terakhir, Menag Yaqut menutup  Itjima Ulama ke VII yang telah diselenggarakan selama tiga hari pada 09-11 November 2021 ini. &quot;Dengan mengucap Alhamdulillah mari kita menutup itjima ulama MUI secara resmi. Semoga bermanfaat untuk agama yang kita cintai,&quot; ujar dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
