<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir dan Longsor Landa 2 Kecamatan di Pasaman Sumbar, 144 Rumah Rusak</title><description>Sebanyak 144 rumah terdampak longsor dan banjir di Pasaman, Sumbar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/11/340/2500477/banjir-dan-longsor-landa-2-kecamatan-di-pasaman-sumbar-144-rumah-rusak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/11/11/340/2500477/banjir-dan-longsor-landa-2-kecamatan-di-pasaman-sumbar-144-rumah-rusak"/><item><title>Banjir dan Longsor Landa 2 Kecamatan di Pasaman Sumbar, 144 Rumah Rusak</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/11/340/2500477/banjir-dan-longsor-landa-2-kecamatan-di-pasaman-sumbar-144-rumah-rusak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/11/11/340/2500477/banjir-dan-longsor-landa-2-kecamatan-di-pasaman-sumbar-144-rumah-rusak</guid><pubDate>Kamis 11 November 2021 21:54 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/11/340/2500477/banjir-dan-longsor-landa-2-kecamatan-di-pasaman-sumbar-144-rumah-rusak-oy7vybv9Nv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/11/340/2500477/banjir-dan-longsor-landa-2-kecamatan-di-pasaman-sumbar-144-rumah-rusak-oy7vybv9Nv.jpg</image><title>Ilustrasi (Ist)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Pasaman, Sumatera Barat. Banjir dan longsor itu berdampak terhadap Desa Nagari Sinuruik, Nagari Talau di Kecamatan Talamau dan Desa Nagari Sungai Alur di Kecamatan Sungai Alur. Akibatnya, 144 rumah rusak akibat peristiwa tersebut.

&quot;Kejadian ini terjadi setelah hujan lebat yang terjadi pada Kamis (11/11) pukul 09.00 WIB,&quot; kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dalam keterangan tertulis.


Ia menginformasikan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengerahkan alat berat guna melakukan penanganan darurat. Di antaranya dengan membersihkan material longsoran yang menutupi jalan.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8xMC8xLzE0MTUzOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Berdasarkan hasil pendataan BPBD Kabupaten Pasaman di lapangan, sementara terdapat 144 unit rumah warga terdampak,&quot; katanya.

Baca Juga : Banjir Landa Dua Desa di Pacitan, Puluhan Warga Terdampak

Muhari menjelaskan, hasil pemantauan visual menyebutkan sejumlah pohon dan material terbawa saat terjadi banjir. Aktivitas warga sempat tersendat akibat jalan yang biasa dilalui kini tergenang banjir.

&quot;BPBD Kabupaten Pasaman bersama tim gabungan terus berupaya melakukan pendataan dan evakuasi korban terdampak. Koordinasi dengan pemerintah setempat juga terus dijalin dalam mengantisipasi adanya banjir atau longsor susulan,&quot; katanya.

Potensi fenomena La Nina yang telah dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) masih dapat terjadi hingga Februari 2022. &quot;BNPB mengimbau untuk seluruh perangkat daerah setempat dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,&quot; tuturnya.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Pasaman, Sumatera Barat. Banjir dan longsor itu berdampak terhadap Desa Nagari Sinuruik, Nagari Talau di Kecamatan Talamau dan Desa Nagari Sungai Alur di Kecamatan Sungai Alur. Akibatnya, 144 rumah rusak akibat peristiwa tersebut.

&quot;Kejadian ini terjadi setelah hujan lebat yang terjadi pada Kamis (11/11) pukul 09.00 WIB,&quot; kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dalam keterangan tertulis.


Ia menginformasikan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengerahkan alat berat guna melakukan penanganan darurat. Di antaranya dengan membersihkan material longsoran yang menutupi jalan.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8xMC8xLzE0MTUzOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Berdasarkan hasil pendataan BPBD Kabupaten Pasaman di lapangan, sementara terdapat 144 unit rumah warga terdampak,&quot; katanya.

Baca Juga : Banjir Landa Dua Desa di Pacitan, Puluhan Warga Terdampak

Muhari menjelaskan, hasil pemantauan visual menyebutkan sejumlah pohon dan material terbawa saat terjadi banjir. Aktivitas warga sempat tersendat akibat jalan yang biasa dilalui kini tergenang banjir.

&quot;BPBD Kabupaten Pasaman bersama tim gabungan terus berupaya melakukan pendataan dan evakuasi korban terdampak. Koordinasi dengan pemerintah setempat juga terus dijalin dalam mengantisipasi adanya banjir atau longsor susulan,&quot; katanya.

Potensi fenomena La Nina yang telah dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) masih dapat terjadi hingga Februari 2022. &quot;BNPB mengimbau untuk seluruh perangkat daerah setempat dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,&quot; tuturnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
