<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Muktamar Ke-34 NU Bahas Bonus Demografi hingga Teknologi Digital</title><description>Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) bakal membahas sejumlah hal untuk menghadapi tantangan zaman ke depannya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/12/337/2500537/muktamar-ke-34-nu-bahas-bonus-demografi-hingga-teknologi-digital</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/11/12/337/2500537/muktamar-ke-34-nu-bahas-bonus-demografi-hingga-teknologi-digital"/><item><title>Muktamar Ke-34 NU Bahas Bonus Demografi hingga Teknologi Digital</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/12/337/2500537/muktamar-ke-34-nu-bahas-bonus-demografi-hingga-teknologi-digital</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/11/12/337/2500537/muktamar-ke-34-nu-bahas-bonus-demografi-hingga-teknologi-digital</guid><pubDate>Jum'at 12 November 2021 06:14 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/12/337/2500537/muktamar-ke-34-nu-bahas-bonus-demografi-hingga-teknologi-digital-HW3UMD8AAS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/12/337/2500537/muktamar-ke-34-nu-bahas-bonus-demografi-hingga-teknologi-digital-HW3UMD8AAS.jpg</image><title>Ilustrasi (Ist)</title></images><description>JAKARTA - Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) bakal membahas sejumlah hal untuk menghadapi tantangan zaman ke depannya. Setidaknya, ada lima isu yang bakal menjadi perbincangan.

Ketua SC Muktamar ke 34 NU, HM Nuh mengungkapkan, pembahasan tersebut untuk mempersiapkan 100 tahun NU yang terus memberikan gagasan terbaik untuk Indonesia.

&quot;Apa yang akan kita capai NU dalam 100 tahun mendatang oleh karena itu ada beberapa aspek yang harus kita pertimbangkan untuk rancang gagasan Besar NU,&quot; kata M Nuh, Jumat (12/11/2021).

Nuh menjelaskan, pembahasan pertama soal bonus demografi yang akan dihadapi Indonesia pada 2035.

&quot;Indonesia akan miliki bonus demografi luar bisa yang puncaknya nanti 2035 hampir 70 persen populasi usia produktif tentu itu semua sebagian besar anak generasi Nahdliyin yang Indonesianya yang tak perlu dipertanyakan tentang kecintaan terhadap bangsa dan negara ini,&quot; ujar Nuh.

Menurut Nuh, NU tak ingin Indonesia lalai dalam mengelola bonus demografi tersebut. &quot;Kita tak ingin lalai dalam kelola usia produktif yang jumlahnya besar. Karena kalau lalai bukan bonus demografi tapi bencana demografi,&quot; ucap Nuh.

Baca Juga : Humor Gus Dur Jika Namanya Dijadikan Nama Sekolah

Kedua, kata Nuh, NU akan membahas teknologi digital yang saat ini perkembangannya sangat pesat. Ia menyebut, NU akan melakukan transformasi digital dalam pengelolaan organisasi.


Kemudian, soal munculnya ragam keagamaan yang sifatnya transnasional yang kerap mengganggu serta tidak sejalan dengan prinsip ke-Indonesiaan.

Yang tak kalah penting isu selanjutnya, adalah kata Nuh, adalah soal generasi NU yang sedang mengalami mobilitas vertikal di tatanan sosial maupun kesejahteraan.

&quot;Karena itu design besar NU kedepan harus membuat rumah yang bisa menampung ragam profesi dengan jumlah luar biasa. Itu catatan penting,&quot; ucap Nuh.

Terakhir yang akan dibahas dalam Muktamar itu adalah Climate Change.
</description><content:encoded>JAKARTA - Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) bakal membahas sejumlah hal untuk menghadapi tantangan zaman ke depannya. Setidaknya, ada lima isu yang bakal menjadi perbincangan.

Ketua SC Muktamar ke 34 NU, HM Nuh mengungkapkan, pembahasan tersebut untuk mempersiapkan 100 tahun NU yang terus memberikan gagasan terbaik untuk Indonesia.

&quot;Apa yang akan kita capai NU dalam 100 tahun mendatang oleh karena itu ada beberapa aspek yang harus kita pertimbangkan untuk rancang gagasan Besar NU,&quot; kata M Nuh, Jumat (12/11/2021).

Nuh menjelaskan, pembahasan pertama soal bonus demografi yang akan dihadapi Indonesia pada 2035.

&quot;Indonesia akan miliki bonus demografi luar bisa yang puncaknya nanti 2035 hampir 70 persen populasi usia produktif tentu itu semua sebagian besar anak generasi Nahdliyin yang Indonesianya yang tak perlu dipertanyakan tentang kecintaan terhadap bangsa dan negara ini,&quot; ujar Nuh.

Menurut Nuh, NU tak ingin Indonesia lalai dalam mengelola bonus demografi tersebut. &quot;Kita tak ingin lalai dalam kelola usia produktif yang jumlahnya besar. Karena kalau lalai bukan bonus demografi tapi bencana demografi,&quot; ucap Nuh.

Baca Juga : Humor Gus Dur Jika Namanya Dijadikan Nama Sekolah

Kedua, kata Nuh, NU akan membahas teknologi digital yang saat ini perkembangannya sangat pesat. Ia menyebut, NU akan melakukan transformasi digital dalam pengelolaan organisasi.


Kemudian, soal munculnya ragam keagamaan yang sifatnya transnasional yang kerap mengganggu serta tidak sejalan dengan prinsip ke-Indonesiaan.

Yang tak kalah penting isu selanjutnya, adalah kata Nuh, adalah soal generasi NU yang sedang mengalami mobilitas vertikal di tatanan sosial maupun kesejahteraan.

&quot;Karena itu design besar NU kedepan harus membuat rumah yang bisa menampung ragam profesi dengan jumlah luar biasa. Itu catatan penting,&quot; ucap Nuh.

Terakhir yang akan dibahas dalam Muktamar itu adalah Climate Change.
</content:encoded></item></channel></rss>
