<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lolos Tamtama TNI AD, Sarpan Ingin Banggakan Ayahnya Penjual Gula Disabilitas</title><description>Alhasil, warga di kampungnya bangga dan mengaraknya saat t tiba di kampung halamannya usai menjalani pendidikan di Bandung.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/13/337/2501184/lolos-tamtama-tni-ad-sarpan-ingin-banggakan-ayahnya-penjual-gula-disabilitas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/11/13/337/2501184/lolos-tamtama-tni-ad-sarpan-ingin-banggakan-ayahnya-penjual-gula-disabilitas"/><item><title>Lolos Tamtama TNI AD, Sarpan Ingin Banggakan Ayahnya Penjual Gula Disabilitas</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/13/337/2501184/lolos-tamtama-tni-ad-sarpan-ingin-banggakan-ayahnya-penjual-gula-disabilitas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/11/13/337/2501184/lolos-tamtama-tni-ad-sarpan-ingin-banggakan-ayahnya-penjual-gula-disabilitas</guid><pubDate>Sabtu 13 November 2021 12:21 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/13/337/2501184/lolos-tamtama-tni-ad-sarpan-ingin-banggakan-ayahnya-penjual-gula-disabilitas-3aziFB4yip.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sarpan dan orangtuanya/ dok pribadi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/13/337/2501184/lolos-tamtama-tni-ad-sarpan-ingin-banggakan-ayahnya-penjual-gula-disabilitas-3aziFB4yip.jpg</image><title>Sarpan dan orangtuanya/ dok pribadi</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menjadi prajurit TNI AD, merupakan impian Sarpan (20) sejak kecil . Pemuda asal Kampung Cikawah, Desa Sobang, Lebak, Banten ini berhasil lulus Tamtama Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD).
(Baca juga: Lulus TNI AD, Anak Penjual Gula Ternyata Miliki Segudang Prestasi)
Alhasil, warga di kampungnya bangga dan mengaraknya saat tiba di kampung halamannya usai menjalani pendidikan Tamtama TNI AD di Bandung, Jawa Barat.
&quot;Iya saat pulang ke rumah Sarpan dijemput warga di pintu masuk Desa Sobang,&quot; kata rekan Sarpan, Faizal kepada Okezone.
Saat dijemput oleh warga, kata Faizal, Sarpan langsung dikalungi bunga dan berjalan kaki bersama-sama dari depan desa hingga ke rumahnya yang mencapai 3 kilometer. &quot;Untuk ke dalam sejauh kurang lebih 3 kilometer,&quot; tuturnya.
(Baca juga: Idjon Djanbi dan Makna Pisau Komando Tegak Lurus ke Atas dalam Lambang Kopassus)
Kerabat Sarpan, Faizal menceritakan dirinya saat bertemu pemuda berprestasi tersebut yang ingin sekolah tinggi dan membantu keluarga. &quot;Awalnya saya bertemu dengan Sarpan pada tahun lalu, dan memberikan bimbingan karena ia gigih. Ia ingin sekali sekolah yang tinggi agar dapat membantu kedua orangtuanya yang sudah tak mampu lagi,&quot; ungkap Faizal.
Sarpan kata dia merupakan anak yang berasal dari keluarga tidak mampu, karena orangtuanya cacat dan menjual gula keliling yang berjarak 12 kilometer jika ingin belanja ke pasar. Sarpan pun bersekolah di SMAN Rangkasbitung bukan dorongan dari orangtua, Sarpan lulus pada 2019.
&quot;Sekolah pun atas kemauan dia sendiri, dan bukan dukungan dari orangtua. Dia ingin sekolah berjenjang yang tinggi. Lalu, dia kuliah tanpa sepengetahuan orangtua dan tinggal di rumah gurunya sambil membantu,&quot; beber Faizal.
Dia pun menceritakan perjuangan Sarpan saat hendak pulang ke Kecamatan Sobang, yang harus  berjalan kaki atau lari kecil sejauh 48 kilometer, dengan kondisi letak geografis naik turun perbukitan.

&quot;Setiap ditawari untuk naik ke kendaraan umum tapi tidak mau, dengan alasan ingin berolahraga. Tapi pada dasarnya dia tidak mau ketahuan jika tidak mempunyai uang dan malu dengan keluarganya,&quot; beber Faizal.
Dan tahun ini, kata Faizal, ia lulus setelah mendaftar Tamtama TNI AD Kodam III Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, tanpa biaya sepeser pun.
&quot;Alhamdulillah tahun ini, ia lulus usai mendaftar Tamtama TNI AD Kodam III Siliwangi Bandung, diterima dengan nilai yang memuaskan, lolos tanpa biaya seper pun, ya paling mengeluarkan biaya untuk admin dan ongkos ke Bandung,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menjadi prajurit TNI AD, merupakan impian Sarpan (20) sejak kecil . Pemuda asal Kampung Cikawah, Desa Sobang, Lebak, Banten ini berhasil lulus Tamtama Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD).
(Baca juga: Lulus TNI AD, Anak Penjual Gula Ternyata Miliki Segudang Prestasi)
Alhasil, warga di kampungnya bangga dan mengaraknya saat tiba di kampung halamannya usai menjalani pendidikan Tamtama TNI AD di Bandung, Jawa Barat.
&quot;Iya saat pulang ke rumah Sarpan dijemput warga di pintu masuk Desa Sobang,&quot; kata rekan Sarpan, Faizal kepada Okezone.
Saat dijemput oleh warga, kata Faizal, Sarpan langsung dikalungi bunga dan berjalan kaki bersama-sama dari depan desa hingga ke rumahnya yang mencapai 3 kilometer. &quot;Untuk ke dalam sejauh kurang lebih 3 kilometer,&quot; tuturnya.
(Baca juga: Idjon Djanbi dan Makna Pisau Komando Tegak Lurus ke Atas dalam Lambang Kopassus)
Kerabat Sarpan, Faizal menceritakan dirinya saat bertemu pemuda berprestasi tersebut yang ingin sekolah tinggi dan membantu keluarga. &quot;Awalnya saya bertemu dengan Sarpan pada tahun lalu, dan memberikan bimbingan karena ia gigih. Ia ingin sekali sekolah yang tinggi agar dapat membantu kedua orangtuanya yang sudah tak mampu lagi,&quot; ungkap Faizal.
Sarpan kata dia merupakan anak yang berasal dari keluarga tidak mampu, karena orangtuanya cacat dan menjual gula keliling yang berjarak 12 kilometer jika ingin belanja ke pasar. Sarpan pun bersekolah di SMAN Rangkasbitung bukan dorongan dari orangtua, Sarpan lulus pada 2019.
&quot;Sekolah pun atas kemauan dia sendiri, dan bukan dukungan dari orangtua. Dia ingin sekolah berjenjang yang tinggi. Lalu, dia kuliah tanpa sepengetahuan orangtua dan tinggal di rumah gurunya sambil membantu,&quot; beber Faizal.
Dia pun menceritakan perjuangan Sarpan saat hendak pulang ke Kecamatan Sobang, yang harus  berjalan kaki atau lari kecil sejauh 48 kilometer, dengan kondisi letak geografis naik turun perbukitan.

&quot;Setiap ditawari untuk naik ke kendaraan umum tapi tidak mau, dengan alasan ingin berolahraga. Tapi pada dasarnya dia tidak mau ketahuan jika tidak mempunyai uang dan malu dengan keluarganya,&quot; beber Faizal.
Dan tahun ini, kata Faizal, ia lulus setelah mendaftar Tamtama TNI AD Kodam III Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, tanpa biaya sepeser pun.
&quot;Alhamdulillah tahun ini, ia lulus usai mendaftar Tamtama TNI AD Kodam III Siliwangi Bandung, diterima dengan nilai yang memuaskan, lolos tanpa biaya seper pun, ya paling mengeluarkan biaya untuk admin dan ongkos ke Bandung,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
