<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ahok: Kilang Pertamina RU IV Cilacap Terbakar Saat Hujan Disertai Petir</title><description>Kebakaran terjadi saat ujan mengguyur Cilacap. Salah satu tangki yang terbakar adalah 36T102.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/13/337/2501356/ahok-kilang-pertamina-ru-iv-cilacap-terbakar-saat-hujan-disertai-petir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/11/13/337/2501356/ahok-kilang-pertamina-ru-iv-cilacap-terbakar-saat-hujan-disertai-petir"/><item><title>Ahok: Kilang Pertamina RU IV Cilacap Terbakar Saat Hujan Disertai Petir</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/13/337/2501356/ahok-kilang-pertamina-ru-iv-cilacap-terbakar-saat-hujan-disertai-petir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/11/13/337/2501356/ahok-kilang-pertamina-ru-iv-cilacap-terbakar-saat-hujan-disertai-petir</guid><pubDate>Sabtu 13 November 2021 20:42 WIB</pubDate><dc:creator>MNC Portal</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/13/337/2501356/ahok-kilang-pertamina-ru-iv-cilacap-terbakar-saat-hujan-disertai-petir-P8NdjLOOlb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Basuki Tjahaja Purnama (Foto : Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/13/337/2501356/ahok-kilang-pertamina-ru-iv-cilacap-terbakar-saat-hujan-disertai-petir-P8NdjLOOlb.jpg</image><title>Basuki Tjahaja Purnama (Foto : Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyebut Tangki Kilang Pertamina RU IV Cilacap terbakar pada 19.15 WIB.
Kebakaran terjadi saat ujan mengguyur Cilacap. Salah satu tangki yang terbakar adalah 36T102.
Meski begitu, belum diketahui sebab kebakaran tersebut. &quot;Penyebab kebakaran sementara belum dapat dipastikan penyebabnya. Pada saat kejadian hujan lebat diikuti denag petir yang keras,&quot; ujar Ahok saat dikonfirmasi, Sabtu (13/11/2021).
Saat ini sedang dilakukan tindakan seperti, penyekatan api di seputar tangki 36T102 dan defensive  fire fighting dng fire truck dan hydrant.
Baca juga:&amp;nbsp;Kilang Pertamina RU IV Cilacap Terbakar, Pertamina: Penyebabnya Belum Diketahui
Penyiapan offensive fire fighting, kemudian, pendinginan terhadap tangki sekitarnya dengan menyalakan water sprinkle.
Baca juga:&amp;nbsp;Pertamina Cek Kebakaran Kilang Pertamina RU IV Cilacap
Dari laporan Tim di lapangan, lanjut Ahok, pada saat kejadian Tangki 36T102 berisi pertalite dengan level tangki 15.9 meter versus max level 20 meter atau sekitar volume 31.000 KL versus Max 39.000 KL.</description><content:encoded>JAKARTA - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyebut Tangki Kilang Pertamina RU IV Cilacap terbakar pada 19.15 WIB.
Kebakaran terjadi saat ujan mengguyur Cilacap. Salah satu tangki yang terbakar adalah 36T102.
Meski begitu, belum diketahui sebab kebakaran tersebut. &quot;Penyebab kebakaran sementara belum dapat dipastikan penyebabnya. Pada saat kejadian hujan lebat diikuti denag petir yang keras,&quot; ujar Ahok saat dikonfirmasi, Sabtu (13/11/2021).
Saat ini sedang dilakukan tindakan seperti, penyekatan api di seputar tangki 36T102 dan defensive  fire fighting dng fire truck dan hydrant.
Baca juga:&amp;nbsp;Kilang Pertamina RU IV Cilacap Terbakar, Pertamina: Penyebabnya Belum Diketahui
Penyiapan offensive fire fighting, kemudian, pendinginan terhadap tangki sekitarnya dengan menyalakan water sprinkle.
Baca juga:&amp;nbsp;Pertamina Cek Kebakaran Kilang Pertamina RU IV Cilacap
Dari laporan Tim di lapangan, lanjut Ahok, pada saat kejadian Tangki 36T102 berisi pertalite dengan level tangki 15.9 meter versus max level 20 meter atau sekitar volume 31.000 KL versus Max 39.000 KL.</content:encoded></item></channel></rss>
