<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>India Tutup Sekolah Selama 1 Minggu karena Polusi Udara</title><description>Delhi diketahui sering digolongkan sebagai salah satu ibu kota paling tercemar di dunia</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/15/18/2501952/india-tutup-sekolah-selama-1-minggu-karena-polusi-udara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/11/15/18/2501952/india-tutup-sekolah-selama-1-minggu-karena-polusi-udara"/><item><title>India Tutup Sekolah Selama 1 Minggu karena Polusi Udara</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/15/18/2501952/india-tutup-sekolah-selama-1-minggu-karena-polusi-udara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/11/15/18/2501952/india-tutup-sekolah-selama-1-minggu-karena-polusi-udara</guid><pubDate>Senin 15 November 2021 13:07 WIB</pubDate><dc:creator>Vanessa Nathania</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/15/18/2501952/india-tutup-sekolah-selama-1-minggu-karena-polusi-udara-44UUQUSgWK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">India tutup sekolah selama seminggu karena polusi udara (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/15/18/2501952/india-tutup-sekolah-selama-1-minggu-karena-polusi-udara-44UUQUSgWK.jpg</image><title>India tutup sekolah selama seminggu karena polusi udara (Foto: AFP)</title></images><description>NEW DELHI - Kepala Menteri Ibu Kota Nasional Wilayah New Delhi, India Arvind Kejriwal, pada Sabtu (13/11) mengatakan sekolah-sekolah di ibu kota India, Delhi akan ditutup selama seminggu mulai Senin (15/11), karena polusi udara yang parah menyelimuti kota itu.
Delhi diketahui sering digolongkan sebagai salah satu ibu kota paling tercemar di dunia . &quot;Kelas virtual akan terus berlanjut, sehingga anak-anak tidak perlu keluar dan menghirup udara yang tercemar,&quot; terang  Kejriwal dalam jumpa pers usai menggelar rapat darurat untuk mengatasi krisis polusi.
Kejriwal juga mengatakan bahwa kantor-kantor pemerintah Delhi akan beroperasi di bawah aturan bekerja dari rumah selama seminggu dan kantor-kantor swasta telah disarankan untuk melakukan hal yang sama jika memungkinkan.  Kegiatan konstruksi di kota akan dilarang antara tanggal 14-17 November.
Baca juga:&amp;nbsp;Polusi Udara Super Parah, Harapan Hidup Jutaan Warga India Bisa Berkurang 9 Tahun
&quot;Prakiraan cuaca mengatakan, tidak akan ada tiupan angin dari tanggal 14 hingga 17 November dan asap jerami yang terbakar akan terus menutupi Delhi,&quot; kata Kejriwal kepada wartawan, seraya menambahkan bahwa &quot;situasinya bisa memburuk pada saat itu.&quot;
Menurut Dewan Pengendalian Polusi Pusat India (CPCB), kabut asap tebal telah menyelimuti Delhi selama berhari-hari, dan diperburuk oleh kondisi meteorologi yang merugikan dan membatasi penyebaran polusi, ditambah dengan kontribusi regional termasuk pembakaran jerami oleh para petani.
&amp;nbsp;Baca juga: India Buka Kembali Sekolah Setelah Kasus Covid-19 Menurun
Menurut Indeks Kualitas Udara Nasional (AQI) CPCB, kualitas udara di dan sekitar Delhi dinilai sangat buruk hingga parah pada Minggu (14/11) pagi, Paparan yang terlalu lama dengan tingkat polusi tersebut dapat menyebabkan penyakit pernapasan.
</description><content:encoded>NEW DELHI - Kepala Menteri Ibu Kota Nasional Wilayah New Delhi, India Arvind Kejriwal, pada Sabtu (13/11) mengatakan sekolah-sekolah di ibu kota India, Delhi akan ditutup selama seminggu mulai Senin (15/11), karena polusi udara yang parah menyelimuti kota itu.
Delhi diketahui sering digolongkan sebagai salah satu ibu kota paling tercemar di dunia . &quot;Kelas virtual akan terus berlanjut, sehingga anak-anak tidak perlu keluar dan menghirup udara yang tercemar,&quot; terang  Kejriwal dalam jumpa pers usai menggelar rapat darurat untuk mengatasi krisis polusi.
Kejriwal juga mengatakan bahwa kantor-kantor pemerintah Delhi akan beroperasi di bawah aturan bekerja dari rumah selama seminggu dan kantor-kantor swasta telah disarankan untuk melakukan hal yang sama jika memungkinkan.  Kegiatan konstruksi di kota akan dilarang antara tanggal 14-17 November.
Baca juga:&amp;nbsp;Polusi Udara Super Parah, Harapan Hidup Jutaan Warga India Bisa Berkurang 9 Tahun
&quot;Prakiraan cuaca mengatakan, tidak akan ada tiupan angin dari tanggal 14 hingga 17 November dan asap jerami yang terbakar akan terus menutupi Delhi,&quot; kata Kejriwal kepada wartawan, seraya menambahkan bahwa &quot;situasinya bisa memburuk pada saat itu.&quot;
Menurut Dewan Pengendalian Polusi Pusat India (CPCB), kabut asap tebal telah menyelimuti Delhi selama berhari-hari, dan diperburuk oleh kondisi meteorologi yang merugikan dan membatasi penyebaran polusi, ditambah dengan kontribusi regional termasuk pembakaran jerami oleh para petani.
&amp;nbsp;Baca juga: India Buka Kembali Sekolah Setelah Kasus Covid-19 Menurun
Menurut Indeks Kualitas Udara Nasional (AQI) CPCB, kualitas udara di dan sekitar Delhi dinilai sangat buruk hingga parah pada Minggu (14/11) pagi, Paparan yang terlalu lama dengan tingkat polusi tersebut dapat menyebabkan penyakit pernapasan.
</content:encoded></item></channel></rss>
