<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menag: Banyak Negara Iri dengan Indonesia karena Berhasil Jaga Keragaman</title><description>Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan Indonesia ditakdirkan sebagai bangsa yang majemuk dan beragam.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/15/337/2502113/menag-banyak-negara-iri-dengan-indonesia-karena-berhasil-jaga-keragaman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/11/15/337/2502113/menag-banyak-negara-iri-dengan-indonesia-karena-berhasil-jaga-keragaman"/><item><title>Menag: Banyak Negara Iri dengan Indonesia karena Berhasil Jaga Keragaman</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/15/337/2502113/menag-banyak-negara-iri-dengan-indonesia-karena-berhasil-jaga-keragaman</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/11/15/337/2502113/menag-banyak-negara-iri-dengan-indonesia-karena-berhasil-jaga-keragaman</guid><pubDate>Senin 15 November 2021 16:33 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/15/337/2502113/menag-banyak-negara-iri-dengan-indonesia-karena-berhasil-jaga-keragaman-tkLeyX4wb6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/15/337/2502113/menag-banyak-negara-iri-dengan-indonesia-karena-berhasil-jaga-keragaman-tkLeyX4wb6.jpg</image><title>Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan Indonesia ditakdirkan sebagai bangsa yang majemuk dan beragam. Oleh sebab itu keragaman ini harus dijaga dan dilestarikan sehingga timbul kedamaian.

Gus Yaqut-sapaan akrabnya, mengatakan komunitas internasional ingin meniru bagaimana Indonesia mampu mengelola keragaman yang ada di dalamnya, kendati pada saat yang sama sedang dirundung berbagai permasalahan.

&quot;Dua hari lalu saya menerima tamu dari kongres Amerika Serikat, dan secara eksplisit menyatakan bahwa mereka benar-benar ingin meniru bagaimana Indonesia mampu mengelola keragaman di tengah terpaan masalah yang tidak berhenti yang dihadapi tiap bangsa,&quot; ucap Gus Yaqut dalam webinar yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Senin (15/11/2021).

Salah satu faktor penting lestarinya keragaman di Indonesia ialah  peranan kelompok keagamaan moderat seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul  Ulama (NU). Karenanya moderasi beragama harus terus disosialisasikan  agar keharmonisan terus terjaga.

&quot;Salah satu faktor pentingnya adalah peran kelompok sipil moderat  seperti Muhammadiyah dan NU, banyak negara yang iri karena tidak mampu  mengelola keragamannya sebagaimana kita di Indonesia,&quot; pungkas Menag.

</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan Indonesia ditakdirkan sebagai bangsa yang majemuk dan beragam. Oleh sebab itu keragaman ini harus dijaga dan dilestarikan sehingga timbul kedamaian.

Gus Yaqut-sapaan akrabnya, mengatakan komunitas internasional ingin meniru bagaimana Indonesia mampu mengelola keragaman yang ada di dalamnya, kendati pada saat yang sama sedang dirundung berbagai permasalahan.

&quot;Dua hari lalu saya menerima tamu dari kongres Amerika Serikat, dan secara eksplisit menyatakan bahwa mereka benar-benar ingin meniru bagaimana Indonesia mampu mengelola keragaman di tengah terpaan masalah yang tidak berhenti yang dihadapi tiap bangsa,&quot; ucap Gus Yaqut dalam webinar yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Senin (15/11/2021).

Salah satu faktor penting lestarinya keragaman di Indonesia ialah  peranan kelompok keagamaan moderat seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul  Ulama (NU). Karenanya moderasi beragama harus terus disosialisasikan  agar keharmonisan terus terjaga.

&quot;Salah satu faktor pentingnya adalah peran kelompok sipil moderat  seperti Muhammadiyah dan NU, banyak negara yang iri karena tidak mampu  mengelola keragamannya sebagaimana kita di Indonesia,&quot; pungkas Menag.

</content:encoded></item></channel></rss>
