<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Moeldoko: Publik Harus Tahu Alasan Indonesia Jadi Presidensi G20</title><description>Penunjukan Indonesia sebagai pemegang presidensi G20 merupakan bentuk apresiasi dan pengakuan negara-negara besar terhadap Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/15/337/2502180/moeldoko-publik-harus-tahu-alasan-indonesia-jadi-presidensi-g20</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/11/15/337/2502180/moeldoko-publik-harus-tahu-alasan-indonesia-jadi-presidensi-g20"/><item><title>Moeldoko: Publik Harus Tahu Alasan Indonesia Jadi Presidensi G20</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/15/337/2502180/moeldoko-publik-harus-tahu-alasan-indonesia-jadi-presidensi-g20</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/11/15/337/2502180/moeldoko-publik-harus-tahu-alasan-indonesia-jadi-presidensi-g20</guid><pubDate>Senin 15 November 2021 18:25 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/15/337/2502180/moeldoko-publik-harus-tahu-alasan-indonesia-jadi-presidensi-g20-fYemA2F0CY.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/15/337/2502180/moeldoko-publik-harus-tahu-alasan-indonesia-jadi-presidensi-g20-fYemA2F0CY.jfif</image><title>Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (Ist)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Penunjukan Indonesia sebagai pemegang presidensi G20 merupakan bentuk apresiasi dan pengakuan negara-negara besar di dunia terhadap Indonesia. Sayangnya, narasi tersebut masih belum banyak tersampaikan ke publik.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengatakan itu saat rapat koordinasi media dan komunikasi G20 bersama kementerian/lembaga terkait, di Gedung Kemenkominfo di Jakarta, Senin (15/11/2021) .

&amp;ldquo;Substansi ini harus mulai dimunculkan sekarang supaya publik tahu arti penting Indonesia ditunjuk sebagai presidensi G20,&amp;rdquo; kata Moeldoko dalam keterangan tertulis.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMC8wOC8xLzE0MDE2Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Moeldoko menegaskan, KSP akan mendorong pengelolaan komunikasi dan isu-isu yang muncul terkait pelaksanaan G20 di Bali 30-31 Oktober 2022.

Baca Juga : Jokowi: Indonesia Negara Berkembang Pertama yang Jadi Presidensi G20

&amp;ldquo;Yang diperlukan adalah mekanisme kerja/flow dengan tim substance. Flow ini yang menghubungkan KSP dan tim komunikasi dengan apa yang diibicarakan di floor,&amp;rdquo; ujar Moeldoko.
Sebagaimana diketahui, Indonesia meneruskan estafet keketuaan atau presidensi G20 dari Italia, dan untuk pertama kalinya akan memegang presidensi G20 pada tahun 2022, yang akan digelar pada 30-31 Oktober di Bali.

Terpilihnya Indonesia sekaligus menandakan torehan sejarah baru. Itu karena untuk pertama kalinya Indonesia memegang Presidensi G20 sejak forum ini dibentuk pada 1999.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis presidensi G20 Indonesia akan mendorong upaya bersama untuk pemulihan ekonomi dunia dengan tema besar &amp;ldquo;Recover Together, Recover Stronger&amp;rdquo;, pertumbuhan yang inklusif, people-centered, serta ramah lingkungan dan berkelanjutan.

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Penunjukan Indonesia sebagai pemegang presidensi G20 merupakan bentuk apresiasi dan pengakuan negara-negara besar di dunia terhadap Indonesia. Sayangnya, narasi tersebut masih belum banyak tersampaikan ke publik.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengatakan itu saat rapat koordinasi media dan komunikasi G20 bersama kementerian/lembaga terkait, di Gedung Kemenkominfo di Jakarta, Senin (15/11/2021) .

&amp;ldquo;Substansi ini harus mulai dimunculkan sekarang supaya publik tahu arti penting Indonesia ditunjuk sebagai presidensi G20,&amp;rdquo; kata Moeldoko dalam keterangan tertulis.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMC8wOC8xLzE0MDE2Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Moeldoko menegaskan, KSP akan mendorong pengelolaan komunikasi dan isu-isu yang muncul terkait pelaksanaan G20 di Bali 30-31 Oktober 2022.

Baca Juga : Jokowi: Indonesia Negara Berkembang Pertama yang Jadi Presidensi G20

&amp;ldquo;Yang diperlukan adalah mekanisme kerja/flow dengan tim substance. Flow ini yang menghubungkan KSP dan tim komunikasi dengan apa yang diibicarakan di floor,&amp;rdquo; ujar Moeldoko.
Sebagaimana diketahui, Indonesia meneruskan estafet keketuaan atau presidensi G20 dari Italia, dan untuk pertama kalinya akan memegang presidensi G20 pada tahun 2022, yang akan digelar pada 30-31 Oktober di Bali.

Terpilihnya Indonesia sekaligus menandakan torehan sejarah baru. Itu karena untuk pertama kalinya Indonesia memegang Presidensi G20 sejak forum ini dibentuk pada 1999.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis presidensi G20 Indonesia akan mendorong upaya bersama untuk pemulihan ekonomi dunia dengan tema besar &amp;ldquo;Recover Together, Recover Stronger&amp;rdquo;, pertumbuhan yang inklusif, people-centered, serta ramah lingkungan dan berkelanjutan.

</content:encoded></item></channel></rss>
