<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ngeri, Ribuan Ulat Bulu Teror Warga Kota Bogor</title><description>Ulat bulu tersebut berasal dari pohon mangga.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/15/338/2502254/ngeri-ribuan-ulat-bulu-teror-warga-kota-bogor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/11/15/338/2502254/ngeri-ribuan-ulat-bulu-teror-warga-kota-bogor"/><item><title>Ngeri, Ribuan Ulat Bulu Teror Warga Kota Bogor</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/15/338/2502254/ngeri-ribuan-ulat-bulu-teror-warga-kota-bogor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/11/15/338/2502254/ngeri-ribuan-ulat-bulu-teror-warga-kota-bogor</guid><pubDate>Senin 15 November 2021 23:02 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/15/338/2502254/ngeri-ribuan-ulat-bulu-teror-warga-kota-bogor-X4HL0AjLNk.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Petugas tengah membersihkan ulat bulu di Kota Bogor (Foto: BPBD Kota Bogor)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/15/338/2502254/ngeri-ribuan-ulat-bulu-teror-warga-kota-bogor-X4HL0AjLNk.JPG</image><title>Petugas tengah membersihkan ulat bulu di Kota Bogor (Foto: BPBD Kota Bogor)</title></images><description>BOGOR - Sebanyak empat rumah warga di Kampung Cimanggu Wates, Kelurahan Kedung Jaya, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor diteror ratusan ulat bulu. Ulat bulu tersebut berasal dari pohon mangga.

Menurut salah satu warga Dian, teror ulat bulu sudah berlangsung sejak sepekan terakhir. Teror ulat bulu ini pun baru pertama kali terjadi di wilayahnya.

&quot;Jadi sekitar satu mingguan (ulat) mulai masuk ke rumah. Banyak aja ulet masuk ke rumah, pada turun. Tapi sethau saya jarang terjadi baru pertama kali pohon mangga ini ada ulat sebanyak ini,&quot; kata Dian kepada wartawan, Senin (15/11/2021).

Ia tidak mengetahui pasti asal usul atau penyebab banyaknya ulat bulu di pohon mangga tersebut. Khawatir semakin banyak, warga sekitar memutuskan untuk meminta bantuan BPBD memangkas pohon.

&quot;Mungkin peralihan musim ya. Karena di sini banyak anak kecil, pemukiman padat jadi kita khawatir akan mengganggu kita putuskan tebang pohon ini karena juga mulai tidak produktif juga pohon ini,&quot; ungkapnya.


Sementara itu, Komandan Regu 1 BPBD Kota Bogor Bambang Sarawidyanto  mengatakan bahwa ulat-ulat itu memang berasal dari pohon mangga. Ulat  juga sudah merayap ke dinding empat rumah warga.

&quot;Cukup banyak, jadi ada sekitar empat rumah masuk ke dinding dan langit-langit rumah,&quot; ucap Bambang.

Adapun upaya yang dilakukan yakni menyemprotkan cairan isektisida  agar sebaran ulat tidak meluas. Selanjutnya, pohon mangga pun ditebang.

&quot;Kami melakukan penyemprotan memakai insektisida agar tidak meluas  dan dari warga minta untuk memapas pohon mangga itu. Mungkin habitatnya  juga bisa ya, jadi mungkin ada pengembangbiakan ulat di pohon mangga  itu,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>BOGOR - Sebanyak empat rumah warga di Kampung Cimanggu Wates, Kelurahan Kedung Jaya, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor diteror ratusan ulat bulu. Ulat bulu tersebut berasal dari pohon mangga.

Menurut salah satu warga Dian, teror ulat bulu sudah berlangsung sejak sepekan terakhir. Teror ulat bulu ini pun baru pertama kali terjadi di wilayahnya.

&quot;Jadi sekitar satu mingguan (ulat) mulai masuk ke rumah. Banyak aja ulet masuk ke rumah, pada turun. Tapi sethau saya jarang terjadi baru pertama kali pohon mangga ini ada ulat sebanyak ini,&quot; kata Dian kepada wartawan, Senin (15/11/2021).

Ia tidak mengetahui pasti asal usul atau penyebab banyaknya ulat bulu di pohon mangga tersebut. Khawatir semakin banyak, warga sekitar memutuskan untuk meminta bantuan BPBD memangkas pohon.

&quot;Mungkin peralihan musim ya. Karena di sini banyak anak kecil, pemukiman padat jadi kita khawatir akan mengganggu kita putuskan tebang pohon ini karena juga mulai tidak produktif juga pohon ini,&quot; ungkapnya.


Sementara itu, Komandan Regu 1 BPBD Kota Bogor Bambang Sarawidyanto  mengatakan bahwa ulat-ulat itu memang berasal dari pohon mangga. Ulat  juga sudah merayap ke dinding empat rumah warga.

&quot;Cukup banyak, jadi ada sekitar empat rumah masuk ke dinding dan langit-langit rumah,&quot; ucap Bambang.

Adapun upaya yang dilakukan yakni menyemprotkan cairan isektisida  agar sebaran ulat tidak meluas. Selanjutnya, pohon mangga pun ditebang.

&quot;Kami melakukan penyemprotan memakai insektisida agar tidak meluas  dan dari warga minta untuk memapas pohon mangga itu. Mungkin habitatnya  juga bisa ya, jadi mungkin ada pengembangbiakan ulat di pohon mangga  itu,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
