<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penutupan Presidensi G20 Sesi SCP, Pemerintah Sampaikan Indonesia Siap Bangkit Usai Pandemi</title><description>G20 Presidensi Italia berupa Road Map 2021-2023 dan Deklarasi, serta catatan dari negara-negara anggota G20.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/16/337/2502829/penutupan-presidensi-g20-sesi-scp-pemerintah-sampaikan-indonesia-siap-bangkit-usai-pandemi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/11/16/337/2502829/penutupan-presidensi-g20-sesi-scp-pemerintah-sampaikan-indonesia-siap-bangkit-usai-pandemi"/><item><title>Penutupan Presidensi G20 Sesi SCP, Pemerintah Sampaikan Indonesia Siap Bangkit Usai Pandemi</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/16/337/2502829/penutupan-presidensi-g20-sesi-scp-pemerintah-sampaikan-indonesia-siap-bangkit-usai-pandemi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/11/16/337/2502829/penutupan-presidensi-g20-sesi-scp-pemerintah-sampaikan-indonesia-siap-bangkit-usai-pandemi</guid><pubDate>Selasa 16 November 2021 20:46 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/16/337/2502829/penutupan-presidensi-g20-sesi-scp-pemerintah-sampaikan-indonesia-siap-bangkit-usai-pandemi-z3xWQtvshY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri LHK hadiri penutupan G20 lewat virtual (Foto: KLHK)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/16/337/2502829/penutupan-presidensi-g20-sesi-scp-pemerintah-sampaikan-indonesia-siap-bangkit-usai-pandemi-z3xWQtvshY.jpg</image><title>Menteri LHK hadiri penutupan G20 lewat virtual (Foto: KLHK)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Transisi Ekologi Italia Roberto Cingolani memimpin rapat putaran akhir sesi Resource Efficiency Dialogue kepemimpinan atau G20 Presidensi Italia.

Menteri LHK Siti Nurbaya mendampingi dan memberikan sambutan pembukaan karena Presidensi G20 yang akan berlangsung sepanjang tahun 2022.

Sesi ini sebagai sesi penutup dengan Agenda Wrap Up Substansi SCP (Sustainable Consumtion and Production) G20 Presidensi Italia berupa Road Map 2021-2023 dan Deklarasi, serta catatan dari negara-negara anggota G20.

&amp;ldquo;Indonesia siap menerapkan jalur pembangunan yang lebih ambisius yang mampu mengatasi tantangan lingkungan secara seimbang dan holistik, sambil juga membangun dunia pasca pandemi yang lebih tangguh dan inklusif, berdasarkan keadaan dan prioritas nasional,&amp;rdquo; tegas Menteri LHK, Siti Nurbaya, ketika membuka sesi ketiga dari pertemuan Resource Efficiency Dialogue, atas undangan Pemerintah Italia selaku Presidensi G20 tahun 2021.

Kegiatan ini diselenggarakan secara virtual pada Senin 15 November dan diikuti oleh para pejabat setingkat menteri bidang lingkungan hidup dan kehutanan dari negara-negara tropika G20, para pejabat tinggi perwakilan dari 12 negara anggota G20, serta berbagai pimpinan entitas PBB dan lembaga internasional pemerhati lingkungan.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8wMi8xLzE0MTE2OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Pada kesempatan ini, Menteri Siti juga menjelaskan tentang kerja-kerja nyata Indonesia dalam pengelolaan sumber daya alam secara efisien dan berkelanjutan.

Sebagai contoh, pada berbagai strata pemerintah telah menerapkan Peta Jalan Ekonomi Sirkular Nasional 2020-2024, serta Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah 2017-2025, dimana pada tahun 2025, tingkat produksi sampah dapat berkurang 30%, dan 70% sisanya telah dapat dikelola secara sistematis.

Selain itu, Indonesia juga telah menerapkan praktik ekonomi sirkular, sesuai dengan koridor peraturan perundangan melalui Program Konsumsi dan Produksi Berkelanjutan Nasional 2020-2030.

Dalam bidang ini, berbagai kemajuan nyata juga telah dicapai, seperti  terbangunnya platform online untuk memfasilitasi kerjasama  multi-stakeholder dengan lebih dari 20 lembaga mitra, serta memimpin  pengembangan Kerangka Program Konsumsi dan Produksi Berkelanjutan ASEAN  dengan dukungan UNEP Regional Asia Pasifik. Berbagai capaian tersebut  merupakani hasil kerja yang penting dalam integrasi yang harmoni antara  perlindungan dan pengelolaan sumberdaya produktif bagi kemajuan negara.

Menteri Siti juga menegaskan langkah-langkah kolaboratif  lembaga,  masyarakat dan dunia usaha, nasional dan global  dengan spirit  yang  dipercaya Indonesia sebagaimana penegasan Presiden Jokowi yakni &amp;ldquo;  recover together, recover stronger&amp;rdquo;.

Topang Keberhasilan Agenda Presidensi Indonesia

Partisipasi aktif KLHK dalam kegiatan ini sangat menopang  keberhasilan agenda Presidensi Indonesia pada G20 tahun 2022, yang akan  berlangsung sejak 1 Desember 2021 hingga KTT pada kuartal keempat tahun  2022.

Delegasi negara-negara G20 menyambut baik Presidensi Indonesia dalam  pengembangan lebih lanjut Roadmap Efisiensi Sumber Daya Global 2021 &amp;ndash;  2023, yang menyangkut aspek-aspek: (1) Melanjutkan berbagi pengalaman  tentang aksi dan praktek-praktek (good practices), (2) Memperkuat dan  mengarusutamakan kebijakan efisiensi sumber daya, (3) Meningkatkan  standar/pengukuran efisiensi sumber daya dan ekonomi sirkuler, (4)  Mendorong inovasi dan menciptakan peluang, (5) Mendorong pelibatan  berbagai pemangku kepentingan, (6) Kerjasama dan kolaborasi dengan  inisiatif-inisiatif di tingkat internasional, (7) Bekerja dengan  kerangka kerja implementasi G20 untuk aksi penanganan sampah laut  (plastik).

Secara khusus Italia, Uni Eropa dan Jepang menegaskan dukungan atas  hal-hal substansial dan teknis pada Pelaksanaan  termasuk puncak  kegiatan G20 Presidensi Indonesia.
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Transisi Ekologi Italia Roberto Cingolani memimpin rapat putaran akhir sesi Resource Efficiency Dialogue kepemimpinan atau G20 Presidensi Italia.

Menteri LHK Siti Nurbaya mendampingi dan memberikan sambutan pembukaan karena Presidensi G20 yang akan berlangsung sepanjang tahun 2022.

Sesi ini sebagai sesi penutup dengan Agenda Wrap Up Substansi SCP (Sustainable Consumtion and Production) G20 Presidensi Italia berupa Road Map 2021-2023 dan Deklarasi, serta catatan dari negara-negara anggota G20.

&amp;ldquo;Indonesia siap menerapkan jalur pembangunan yang lebih ambisius yang mampu mengatasi tantangan lingkungan secara seimbang dan holistik, sambil juga membangun dunia pasca pandemi yang lebih tangguh dan inklusif, berdasarkan keadaan dan prioritas nasional,&amp;rdquo; tegas Menteri LHK, Siti Nurbaya, ketika membuka sesi ketiga dari pertemuan Resource Efficiency Dialogue, atas undangan Pemerintah Italia selaku Presidensi G20 tahun 2021.

Kegiatan ini diselenggarakan secara virtual pada Senin 15 November dan diikuti oleh para pejabat setingkat menteri bidang lingkungan hidup dan kehutanan dari negara-negara tropika G20, para pejabat tinggi perwakilan dari 12 negara anggota G20, serta berbagai pimpinan entitas PBB dan lembaga internasional pemerhati lingkungan.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8wMi8xLzE0MTE2OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Pada kesempatan ini, Menteri Siti juga menjelaskan tentang kerja-kerja nyata Indonesia dalam pengelolaan sumber daya alam secara efisien dan berkelanjutan.

Sebagai contoh, pada berbagai strata pemerintah telah menerapkan Peta Jalan Ekonomi Sirkular Nasional 2020-2024, serta Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah 2017-2025, dimana pada tahun 2025, tingkat produksi sampah dapat berkurang 30%, dan 70% sisanya telah dapat dikelola secara sistematis.

Selain itu, Indonesia juga telah menerapkan praktik ekonomi sirkular, sesuai dengan koridor peraturan perundangan melalui Program Konsumsi dan Produksi Berkelanjutan Nasional 2020-2030.

Dalam bidang ini, berbagai kemajuan nyata juga telah dicapai, seperti  terbangunnya platform online untuk memfasilitasi kerjasama  multi-stakeholder dengan lebih dari 20 lembaga mitra, serta memimpin  pengembangan Kerangka Program Konsumsi dan Produksi Berkelanjutan ASEAN  dengan dukungan UNEP Regional Asia Pasifik. Berbagai capaian tersebut  merupakani hasil kerja yang penting dalam integrasi yang harmoni antara  perlindungan dan pengelolaan sumberdaya produktif bagi kemajuan negara.

Menteri Siti juga menegaskan langkah-langkah kolaboratif  lembaga,  masyarakat dan dunia usaha, nasional dan global  dengan spirit  yang  dipercaya Indonesia sebagaimana penegasan Presiden Jokowi yakni &amp;ldquo;  recover together, recover stronger&amp;rdquo;.

Topang Keberhasilan Agenda Presidensi Indonesia

Partisipasi aktif KLHK dalam kegiatan ini sangat menopang  keberhasilan agenda Presidensi Indonesia pada G20 tahun 2022, yang akan  berlangsung sejak 1 Desember 2021 hingga KTT pada kuartal keempat tahun  2022.

Delegasi negara-negara G20 menyambut baik Presidensi Indonesia dalam  pengembangan lebih lanjut Roadmap Efisiensi Sumber Daya Global 2021 &amp;ndash;  2023, yang menyangkut aspek-aspek: (1) Melanjutkan berbagi pengalaman  tentang aksi dan praktek-praktek (good practices), (2) Memperkuat dan  mengarusutamakan kebijakan efisiensi sumber daya, (3) Meningkatkan  standar/pengukuran efisiensi sumber daya dan ekonomi sirkuler, (4)  Mendorong inovasi dan menciptakan peluang, (5) Mendorong pelibatan  berbagai pemangku kepentingan, (6) Kerjasama dan kolaborasi dengan  inisiatif-inisiatif di tingkat internasional, (7) Bekerja dengan  kerangka kerja implementasi G20 untuk aksi penanganan sampah laut  (plastik).

Secara khusus Italia, Uni Eropa dan Jepang menegaskan dukungan atas  hal-hal substansial dan teknis pada Pelaksanaan  termasuk puncak  kegiatan G20 Presidensi Indonesia.
</content:encoded></item></channel></rss>
