<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kawanan Begal Karyawati Basarnas Sebelum Beraksi Nyabu</title><description>Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Setyo Koes Heriyatno mengatakan, para pelaku begal karyawati Basarnas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/16/338/2502525/kawanan-begal-karyawati-basarnas-sebelum-beraksi-nyabu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/11/16/338/2502525/kawanan-begal-karyawati-basarnas-sebelum-beraksi-nyabu"/><item><title>Kawanan Begal Karyawati Basarnas Sebelum Beraksi Nyabu</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/16/338/2502525/kawanan-begal-karyawati-basarnas-sebelum-beraksi-nyabu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/11/16/338/2502525/kawanan-begal-karyawati-basarnas-sebelum-beraksi-nyabu</guid><pubDate>Selasa 16 November 2021 13:02 WIB</pubDate><dc:creator>Komaruddin Bagja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/16/338/2502525/kawanan-begal-karyawati-basarnas-sebelum-beraksi-pakai-sabu-vbBIZD55Na.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jumpa pers begal karyawati Basarnas di Polres Jakpus (foto: MNC Portal/Bagja)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/16/338/2502525/kawanan-begal-karyawati-basarnas-sebelum-beraksi-pakai-sabu-vbBIZD55Na.jpg</image><title>Jumpa pers begal karyawati Basarnas di Polres Jakpus (foto: MNC Portal/Bagja)</title></images><description>JAKARTA - Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Setyo Koes Heriyatno mengatakan, para pelaku begal karyawati Basarnas menggunakan narkoba sebelum beraksi. Hal itu yang membuat mereka berani berbuat nekat hingga menghilangkan nyawa korban. Salah satunya, Taufik yang berperan sebagai eksekutor atau pembacok Mita karyawati Basarnas itu.
&quot;Jadi, bukan menjadi rahasia lagi ya, dari sekian kasus kita rilis ini fakta kenapa saudara Taufik berani melakukan tindakan keji ini, memang didasari penggunaan narkoba. Jadi sebelum melakukan aksinya, saudara Taufik melakukan istilahnya pesta narkoba dulu di Pulogadung satu sut,&quot; kata Setyo di Polres Metro Jakarta Pusat, Selasa (16/11/2021).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Begal dan Tewaskan Karyawati Cantik, Begini Nasib Eksekutornya di Tangan Polisi
Usai mengisap sabu,  kemudian mereka berangkat untuk mencari mangsa. Setyo menjelaskan,  selain kejadian yang ada di Basarnas pada malam itu juga para pelaku melakukan kejahatan di wilayah lain.
&quot;Mereka melakukan tindak pidana kejahatan di dua TKP lainnya yaitu di Jakarta Timur begal juga. Kemudian curanmor juga di Jakarta Timur yamg kemudian oleh kawannya saudara NQ yang sudah diamankan di Polda dijualah begal motor itu dengan motor Beat di daerah kemayoran dan hasil dari penjualan itu, baik penjualan hp yang begal maupun sepeda motor hasil curanmor kembali lagi digunakan untuk membeli sabu,&quot; urainya.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Polisi Tangkap Begal yang Bacok Karyawati Basarnas
Menurut Setyo, kejadian tersebut sungguh ironis. Jadi, berawal dari narkotika berakhir pun digunakan untuk memberi narkotika.
&quot;Dari pengakuan tersangka mereka kerap menggunakan narkoba, jadi kenapa mereka kerap menggunakan narkoba ya salah satunya menyandang nyali katanya, jadi dia atas pengaruh narkoba tersebut dia tidak tahu bahwa korban tersebut berakibat fatal meninggal dunia. Jadi dia asal sabet pakai celurit nah akhirnya mengenai korban yang akhirnya mengakibatkan korban meninggal dunia,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Setyo Koes Heriyatno mengatakan, para pelaku begal karyawati Basarnas menggunakan narkoba sebelum beraksi. Hal itu yang membuat mereka berani berbuat nekat hingga menghilangkan nyawa korban. Salah satunya, Taufik yang berperan sebagai eksekutor atau pembacok Mita karyawati Basarnas itu.
&quot;Jadi, bukan menjadi rahasia lagi ya, dari sekian kasus kita rilis ini fakta kenapa saudara Taufik berani melakukan tindakan keji ini, memang didasari penggunaan narkoba. Jadi sebelum melakukan aksinya, saudara Taufik melakukan istilahnya pesta narkoba dulu di Pulogadung satu sut,&quot; kata Setyo di Polres Metro Jakarta Pusat, Selasa (16/11/2021).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Begal dan Tewaskan Karyawati Cantik, Begini Nasib Eksekutornya di Tangan Polisi
Usai mengisap sabu,  kemudian mereka berangkat untuk mencari mangsa. Setyo menjelaskan,  selain kejadian yang ada di Basarnas pada malam itu juga para pelaku melakukan kejahatan di wilayah lain.
&quot;Mereka melakukan tindak pidana kejahatan di dua TKP lainnya yaitu di Jakarta Timur begal juga. Kemudian curanmor juga di Jakarta Timur yamg kemudian oleh kawannya saudara NQ yang sudah diamankan di Polda dijualah begal motor itu dengan motor Beat di daerah kemayoran dan hasil dari penjualan itu, baik penjualan hp yang begal maupun sepeda motor hasil curanmor kembali lagi digunakan untuk membeli sabu,&quot; urainya.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Polisi Tangkap Begal yang Bacok Karyawati Basarnas
Menurut Setyo, kejadian tersebut sungguh ironis. Jadi, berawal dari narkotika berakhir pun digunakan untuk memberi narkotika.
&quot;Dari pengakuan tersangka mereka kerap menggunakan narkoba, jadi kenapa mereka kerap menggunakan narkoba ya salah satunya menyandang nyali katanya, jadi dia atas pengaruh narkoba tersebut dia tidak tahu bahwa korban tersebut berakibat fatal meninggal dunia. Jadi dia asal sabet pakai celurit nah akhirnya mengenai korban yang akhirnya mengakibatkan korban meninggal dunia,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
