<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Kebakaran Kilang Minyak Terbesar di Dunia, Pernah Sebabkan Ribuan Kilometer Laut Tercemar</title><description>Insiden kebakaran terjadi di sebuah kilang minyak milik PT Pertamina (Persero) daerah Cilacap, Jawa Tengah, terjadi pada Sabtu.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/17/337/2502876/5-kebakaran-kilang-minyak-terbesar-di-dunia-pernah-sebabkan-ribuan-kilometer-laut-tercemar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/11/17/337/2502876/5-kebakaran-kilang-minyak-terbesar-di-dunia-pernah-sebabkan-ribuan-kilometer-laut-tercemar"/><item><title>5 Kebakaran Kilang Minyak Terbesar di Dunia, Pernah Sebabkan Ribuan Kilometer Laut Tercemar</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/17/337/2502876/5-kebakaran-kilang-minyak-terbesar-di-dunia-pernah-sebabkan-ribuan-kilometer-laut-tercemar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/11/17/337/2502876/5-kebakaran-kilang-minyak-terbesar-di-dunia-pernah-sebabkan-ribuan-kilometer-laut-tercemar</guid><pubDate>Rabu 17 November 2021 06:32 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Litbang MPI</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/16/337/2502876/5-kebakaran-kilang-minyak-terbesar-di-dunia-pernah-sebabkan-ribuan-kilometer-laut-tercemar-mbGLcyrHbR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kebakaran kilang minyak Pertamina Cilacap (Foto: Media Sosial)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/16/337/2502876/5-kebakaran-kilang-minyak-terbesar-di-dunia-pernah-sebabkan-ribuan-kilometer-laut-tercemar-mbGLcyrHbR.jpg</image><title>Kebakaran kilang minyak Pertamina Cilacap (Foto: Media Sosial)</title></images><description>JAKARTA - Insiden kebakaran terjadi di sebuah kilang minyak milik PT Pertamina (Persero) daerah Cilacap, Jawa Tengah, terjadi pada Sabtu (13/11/2021).

Kebakaran ini terjadi pada pukul 19.15 WIB. Meskipun diguyur hujan, api yang membakar kilang minyak tersebut tetap membumbung tinggi. Selain kejadian ini, ada beberapa kasus kebakaran kilang minyak lain yang disebut-sebut merupakan kebakaran kilang minyak terbesar di dunia. Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa di antaranya;

1. Deepwater Horizon, Teluk Meksiko

Disebut-sebut sebagai kasus kebakaran kilang minyak terbesar di abad ini, insiden Deepwater Horizon terjadi pada 20 April 2010. Lokasi kejadian terletak 66 kilometer lepas pantai Louisiana, Amerika Serikat.

Selain menyebabkan 11 orang pekerja tewas dan 17 orang terluka, kejadian ini mengakibatkan 2.100 kilometer wilayah laut Amerika Serikat tercemar minyak. Sekitar 4,9 juta barel (134 hingga 206 juta galon) minyak tumpah ke perairan Teluk Meksiko, menyebabkan 800.000 burung dan 65.000 penyu mati.

2. Cosmo Oil Co, Tokyo

Pasca tsunami yang mengguncang Jepang pada 2011 lalu, terjadi insiden kebakaran pada instalasi penyulingan minyak yang ada di Chiba, Tokyo Timur, pada Jumat (11/3/2011).

Kilang minyak yang dilaporkan dapat menghasilkan 220.000 barel per harinya terbakar dan masih terus terbakar hingga tiga hari berikutnya. Karena bencana yang bertubi-tubi menimpa Jepang pada saat itu, pemerintah memutuskan untuk menutuppabrik, kilang minyak, dan sebagian pembangkit listrik di kota tersebut untuk meminimalisir adanya kerusakan lebih lanjut.

3. Chevron, Inggris

4 Juni 2011 lalu terjadi ledakan yang diikuti oleh kebakaran besar di  salah satu kilang minyak yang terletak di Wales, Inggris. Api  menyebabkan meledaknya tangki penyimpanan berukuran 730 kubik dan  membuat kebakaran menyebar di tangki lain. Ledakan ini terjadi pada  pukul 6.20 waktu setempat dan menelan 4 orang pekerja.

4. Saudi Aramco, Arab Saudi

Kilang yang terletak 205 mil dari Riyadh, Saudi Arabia, dikabarkan  terbakar pada 14 September 2019. Hal ini terjadi ketika kilang tersebut  diserang oleh sekelompok militanyang mengendalikan pesawat tanpa awak.

Kilang minyak yang dikabarkan mampu memproduksi 7 juta barel per  harinya itu pun terbakar. Apinya memenuhi langit bersama dengan asap  hitam jelaga yang mengikuti.

5. Pertamina, Indonesia

Di tahun 2021, Pertamina telah mengalami kerugian lantaran  terbakarnya beberapa kilang minyak milik perusahaan ini. Kejadian  pertama terjadi pada Senin (19/3/2021) di kilang minyak yang terletak di  kawasan Indramayu, Jawa Barat.

72 tangki dengan total kapasitas 1,35 juta kiloliterterbakar dan baru  dapat dipadamkan dua hari kemudian. Insiden kedua terjadi di kilang  pertamina Cilacap, yang terbakar pada Jumat (11/6/2021) lalu. Beruntung,  api dapat dengan cepat dipadamkan.

Yang ketiga adalah insiden yang baru terjadi pada Sabtu (13/11/2021).  Kejadian ini terjadi lagi di kilang minyak di  Cilacap, Jawa Tengah.  Api dari kebakaran tersebut padam pada pukul 23.05 WIB, tetapi kembali  berkobar dan baru dapat dipadamkan keesokan harinya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Insiden kebakaran terjadi di sebuah kilang minyak milik PT Pertamina (Persero) daerah Cilacap, Jawa Tengah, terjadi pada Sabtu (13/11/2021).

Kebakaran ini terjadi pada pukul 19.15 WIB. Meskipun diguyur hujan, api yang membakar kilang minyak tersebut tetap membumbung tinggi. Selain kejadian ini, ada beberapa kasus kebakaran kilang minyak lain yang disebut-sebut merupakan kebakaran kilang minyak terbesar di dunia. Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa di antaranya;

1. Deepwater Horizon, Teluk Meksiko

Disebut-sebut sebagai kasus kebakaran kilang minyak terbesar di abad ini, insiden Deepwater Horizon terjadi pada 20 April 2010. Lokasi kejadian terletak 66 kilometer lepas pantai Louisiana, Amerika Serikat.

Selain menyebabkan 11 orang pekerja tewas dan 17 orang terluka, kejadian ini mengakibatkan 2.100 kilometer wilayah laut Amerika Serikat tercemar minyak. Sekitar 4,9 juta barel (134 hingga 206 juta galon) minyak tumpah ke perairan Teluk Meksiko, menyebabkan 800.000 burung dan 65.000 penyu mati.

2. Cosmo Oil Co, Tokyo

Pasca tsunami yang mengguncang Jepang pada 2011 lalu, terjadi insiden kebakaran pada instalasi penyulingan minyak yang ada di Chiba, Tokyo Timur, pada Jumat (11/3/2011).

Kilang minyak yang dilaporkan dapat menghasilkan 220.000 barel per harinya terbakar dan masih terus terbakar hingga tiga hari berikutnya. Karena bencana yang bertubi-tubi menimpa Jepang pada saat itu, pemerintah memutuskan untuk menutuppabrik, kilang minyak, dan sebagian pembangkit listrik di kota tersebut untuk meminimalisir adanya kerusakan lebih lanjut.

3. Chevron, Inggris

4 Juni 2011 lalu terjadi ledakan yang diikuti oleh kebakaran besar di  salah satu kilang minyak yang terletak di Wales, Inggris. Api  menyebabkan meledaknya tangki penyimpanan berukuran 730 kubik dan  membuat kebakaran menyebar di tangki lain. Ledakan ini terjadi pada  pukul 6.20 waktu setempat dan menelan 4 orang pekerja.

4. Saudi Aramco, Arab Saudi

Kilang yang terletak 205 mil dari Riyadh, Saudi Arabia, dikabarkan  terbakar pada 14 September 2019. Hal ini terjadi ketika kilang tersebut  diserang oleh sekelompok militanyang mengendalikan pesawat tanpa awak.

Kilang minyak yang dikabarkan mampu memproduksi 7 juta barel per  harinya itu pun terbakar. Apinya memenuhi langit bersama dengan asap  hitam jelaga yang mengikuti.

5. Pertamina, Indonesia

Di tahun 2021, Pertamina telah mengalami kerugian lantaran  terbakarnya beberapa kilang minyak milik perusahaan ini. Kejadian  pertama terjadi pada Senin (19/3/2021) di kilang minyak yang terletak di  kawasan Indramayu, Jawa Barat.

72 tangki dengan total kapasitas 1,35 juta kiloliterterbakar dan baru  dapat dipadamkan dua hari kemudian. Insiden kedua terjadi di kilang  pertamina Cilacap, yang terbakar pada Jumat (11/6/2021) lalu. Beruntung,  api dapat dengan cepat dipadamkan.

Yang ketiga adalah insiden yang baru terjadi pada Sabtu (13/11/2021).  Kejadian ini terjadi lagi di kilang minyak di  Cilacap, Jawa Tengah.  Api dari kebakaran tersebut padam pada pukul 23.05 WIB, tetapi kembali  berkobar dan baru dapat dipadamkan keesokan harinya.

</content:encoded></item></channel></rss>
