<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Deretan Syarat Jadi Prajurit Kopassus: Mulai Tahap Hutan Gunung sampai Laut</title><description>Selain tidak mudah, untuk menjadi anggota Korps Baret Merah itu juga harus melalui seleksi ketat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/17/337/2503350/deretan-syarat-jadi-prajurit-kopassus-mulai-tahap-hutan-gunung-sampai-laut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/11/17/337/2503350/deretan-syarat-jadi-prajurit-kopassus-mulai-tahap-hutan-gunung-sampai-laut"/><item><title>Deretan Syarat Jadi Prajurit Kopassus: Mulai Tahap Hutan Gunung sampai Laut</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/17/337/2503350/deretan-syarat-jadi-prajurit-kopassus-mulai-tahap-hutan-gunung-sampai-laut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/11/17/337/2503350/deretan-syarat-jadi-prajurit-kopassus-mulai-tahap-hutan-gunung-sampai-laut</guid><pubDate>Rabu 17 November 2021 17:13 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Kurniawati Ijabah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/17/337/2503350/deretan-syarat-jadi-prajurit-kopassus-mulai-tahap-hutan-gunung-sampai-laut-7OJ17WgZu2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/17/337/2503350/deretan-syarat-jadi-prajurit-kopassus-mulai-tahap-hutan-gunung-sampai-laut-7OJ17WgZu2.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: istimewa)</title></images><description>JAKARTA - Komando Pasukan Khusus (Kopassus) merupakan pasukan elite dari matra darat TNI. Pasukan dengan moto Berani, Benar, Berhasil itu merupakan salah satu pasukan elite yang masuk jajaran terbaik di dunia.
Anggota Kopassus merupakan prajurit pilihan. Selain tidak mudah, untuk menjadi anggota Korps Baret Merah itu juga harus melalui seleksi ketat.
Berikut syarat menjadi anggota Kopassus yang dihimpun dari berbagai sumber dan buku Kopassus untuk Indonesia:
1. Prajurit TNI yang telah menyelesaikan diksus kepada perwira yang berusia di bawah 35 tahun. Sedangkan untuk bintara dan tamtama berusia di bawah 27 tahun.
Baca juga:&amp;nbsp;Kisah Menegangkan Luhut Pandjaitan Dihujani Peluru Pasukan Elite di Palagan Timor
2. Harus bisa lari 2,4 kilometer dengan waktu 12 menit, 40 kali push up dalam semenit, tidak takut ketinggian dan lainnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Tanpa Senjata, Seorang Kopassus Hadapi 14 Ribu KKB di Rimba Papua
Proses perekrutan Sebelum mendapatkan baret merah dan brevet komando kebanggaan korps, prajurit harus melewati pelatihan khusus.1. Tahap Basis
Tahap pemusatan pelatihan di Pusat Pendidikan Pelatihan Khusus, Batujajar, Bandung, Jawa Barat. Calon prajurit komando dilatih keterampilan dasar, seperti menembak, teknik dan taktik tempur, operasi raid, perebutan cepat, serangan unit komando, navigasi darat dan berbagai keterampilan lain.
2. Tahap Hutan Gunung
Prajurit Baret Merah Bagaikan Hantu Bagi Musuh Negara Tahap ini diadakan di Citatah, Bandung, Jawa Barat. Calon prajurit komando dilatih untuk menjadi pendaki serbu, penjejakan, anti penjejakan, survival (bertahan hidup) di tengah hutan.
Pada pelatihan survival, calon prajurit komando harus bisa hidup di hutan. Selanjutnya melakukan long march dari Situ Lembang-Bandung ke Cilacap membawa amunisi, tambang peluncur, senjata dan perlengkapan perorangan.
Baca juga:&amp;nbsp;6 Perbedaan Kostrad dan Kopassus, Satuan Elite TNI AD
3. Tahap Rawa Laut
Calon prajurit komando berinfiltrasi melalui rawa laut. Pelatihan meliputi navigasi laut, survival laut, pelolosan, renang ponco dan pendaratan menggunakan perahu karet. Calon prajurit komando harus mampu berenang melintasi selat dari Cilacap ke Nusakambangan.
Persyaratan berat untuk menjadi prajurit Kopassus dapat dilihat dari standar calon untuk bisa mengikuti pelatihan. Nilai standar fisik untuk prajurit nonkomando, yaitu 61 dan harus mengikuti tes prajurit komando dengan nilai minimal 70. Termasuk, kemampuan menembak dan berenang nonstop sejauh 2.000 meter. Seleksi sebagai anggota Kopassus dilakukan selama tujuh bulan.</description><content:encoded>JAKARTA - Komando Pasukan Khusus (Kopassus) merupakan pasukan elite dari matra darat TNI. Pasukan dengan moto Berani, Benar, Berhasil itu merupakan salah satu pasukan elite yang masuk jajaran terbaik di dunia.
Anggota Kopassus merupakan prajurit pilihan. Selain tidak mudah, untuk menjadi anggota Korps Baret Merah itu juga harus melalui seleksi ketat.
Berikut syarat menjadi anggota Kopassus yang dihimpun dari berbagai sumber dan buku Kopassus untuk Indonesia:
1. Prajurit TNI yang telah menyelesaikan diksus kepada perwira yang berusia di bawah 35 tahun. Sedangkan untuk bintara dan tamtama berusia di bawah 27 tahun.
Baca juga:&amp;nbsp;Kisah Menegangkan Luhut Pandjaitan Dihujani Peluru Pasukan Elite di Palagan Timor
2. Harus bisa lari 2,4 kilometer dengan waktu 12 menit, 40 kali push up dalam semenit, tidak takut ketinggian dan lainnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Tanpa Senjata, Seorang Kopassus Hadapi 14 Ribu KKB di Rimba Papua
Proses perekrutan Sebelum mendapatkan baret merah dan brevet komando kebanggaan korps, prajurit harus melewati pelatihan khusus.1. Tahap Basis
Tahap pemusatan pelatihan di Pusat Pendidikan Pelatihan Khusus, Batujajar, Bandung, Jawa Barat. Calon prajurit komando dilatih keterampilan dasar, seperti menembak, teknik dan taktik tempur, operasi raid, perebutan cepat, serangan unit komando, navigasi darat dan berbagai keterampilan lain.
2. Tahap Hutan Gunung
Prajurit Baret Merah Bagaikan Hantu Bagi Musuh Negara Tahap ini diadakan di Citatah, Bandung, Jawa Barat. Calon prajurit komando dilatih untuk menjadi pendaki serbu, penjejakan, anti penjejakan, survival (bertahan hidup) di tengah hutan.
Pada pelatihan survival, calon prajurit komando harus bisa hidup di hutan. Selanjutnya melakukan long march dari Situ Lembang-Bandung ke Cilacap membawa amunisi, tambang peluncur, senjata dan perlengkapan perorangan.
Baca juga:&amp;nbsp;6 Perbedaan Kostrad dan Kopassus, Satuan Elite TNI AD
3. Tahap Rawa Laut
Calon prajurit komando berinfiltrasi melalui rawa laut. Pelatihan meliputi navigasi laut, survival laut, pelolosan, renang ponco dan pendaratan menggunakan perahu karet. Calon prajurit komando harus mampu berenang melintasi selat dari Cilacap ke Nusakambangan.
Persyaratan berat untuk menjadi prajurit Kopassus dapat dilihat dari standar calon untuk bisa mengikuti pelatihan. Nilai standar fisik untuk prajurit nonkomando, yaitu 61 dan harus mengikuti tes prajurit komando dengan nilai minimal 70. Termasuk, kemampuan menembak dan berenang nonstop sejauh 2.000 meter. Seleksi sebagai anggota Kopassus dilakukan selama tujuh bulan.</content:encoded></item></channel></rss>
