<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Apes! Pemuda Ini Dibegal Suami PSK yang Dikencaninya, Motor dan HP Raib</title><description>Setelah bekencan ternyata CHA meminta bayaran tambahan sebesar Rp 700 ribu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/17/340/2503301/apes-pemuda-ini-dibegal-suami-psk-yang-dikencaninya-motor-dan-hp-raib</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/11/17/340/2503301/apes-pemuda-ini-dibegal-suami-psk-yang-dikencaninya-motor-dan-hp-raib"/><item><title>Apes! Pemuda Ini Dibegal Suami PSK yang Dikencaninya, Motor dan HP Raib</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/17/340/2503301/apes-pemuda-ini-dibegal-suami-psk-yang-dikencaninya-motor-dan-hp-raib</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/11/17/340/2503301/apes-pemuda-ini-dibegal-suami-psk-yang-dikencaninya-motor-dan-hp-raib</guid><pubDate>Rabu 17 November 2021 16:14 WIB</pubDate><dc:creator>Era Neizma Wedya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/17/340/2503301/apes-pemuda-ini-dibegal-suami-psk-yang-dikencaninya-motor-dan-hp-raib-JnF3YLuWCq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/17/340/2503301/apes-pemuda-ini-dibegal-suami-psk-yang-dikencaninya-motor-dan-hp-raib-JnF3YLuWCq.jpg</image><title>Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</title></images><description>PALEMBANG - Seorang pemuda MIR (25), di Palembang melapor ke polisi setelah menjadi korban begal oleh pekerja seks komersial (PSK) bernisial CHA (21) yang dikencaninya.

Kasat Reskirm Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi, mengatakan peristiwa pencurian disertai kekerasan dengan modus prostitusi itu terjadi, Kamis (4/11/2021) sekitar pukul 01.30 WIB.

&quot;Kejadian berawal saat korban bersama rekannya berinsial MOA memesan jasa prostitusi kepada CHA dengan kesepakatan harga Rp 250 ribu untuk sekali kencan,&quot; katanya, Selasa (16/11/2021).

Setelah bekencan ternyata CHA meminta bayaran tambahan sebesar Rp 700 ribu. Saat itu, MIR mengaku tidak memiliki uang, sehingga CHA mengambil ponsel korban sebagai jaminan.

&quot;Korban bersama rekannya kemudian mengambil uang ke ATM, dan kembali kelokasi untuk menebus ponselnya dari CHA,&quot; katanya.

Namun, saat itu di lokasi sudah ada pelaku berinisial HAP yang merupakan suami dari CHA. Kemudian mereka terlibat cekcok hingga HAP mengeluarkan pisau untuk melukai korban.

&quot;Melihat hal itu korban bersama rekannya melarikan diri dan meninggalkan sepeda motor miliknya,&quot; katanya.

Berdasarkan hasil penyelidikan petugas, modus pencurian ini sudah  sering dilakukan pasangan suami istri itu. Diketahui motor MIR pun  dijual oleh HAP seharga Rp 3 juta di Baturaja, OKU.

&quot;Pasutri itu kita amankan secara terpisah. Bahkan CHA diketahui  tengah hamil enam bulan ditangkap saat sedang melayani seorang pria di  sebuah kamar kos,&quot; katanya.

Selain itu, petugas juga mengamankan seorang pelaku lain berinisial  MFA (36) sebagai  perantara membantu HAP menjual motor ke Baturaja.

Dihadapan petugas, HAP mengaku sudah menjalani aksi tersebut bersama  istrinya sejak mereka menikah 7 bulan lalu. Uang yang diperoleh  dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

&amp;ldquo;Kalau ambil motor sudah dua kali. Tapi kalau ponsel sudah sering  karena korban tidak mampu bayar. Uangnya untuk kebutuhan dua anak kami,&quot;  katanya.

</description><content:encoded>PALEMBANG - Seorang pemuda MIR (25), di Palembang melapor ke polisi setelah menjadi korban begal oleh pekerja seks komersial (PSK) bernisial CHA (21) yang dikencaninya.

Kasat Reskirm Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi, mengatakan peristiwa pencurian disertai kekerasan dengan modus prostitusi itu terjadi, Kamis (4/11/2021) sekitar pukul 01.30 WIB.

&quot;Kejadian berawal saat korban bersama rekannya berinsial MOA memesan jasa prostitusi kepada CHA dengan kesepakatan harga Rp 250 ribu untuk sekali kencan,&quot; katanya, Selasa (16/11/2021).

Setelah bekencan ternyata CHA meminta bayaran tambahan sebesar Rp 700 ribu. Saat itu, MIR mengaku tidak memiliki uang, sehingga CHA mengambil ponsel korban sebagai jaminan.

&quot;Korban bersama rekannya kemudian mengambil uang ke ATM, dan kembali kelokasi untuk menebus ponselnya dari CHA,&quot; katanya.

Namun, saat itu di lokasi sudah ada pelaku berinisial HAP yang merupakan suami dari CHA. Kemudian mereka terlibat cekcok hingga HAP mengeluarkan pisau untuk melukai korban.

&quot;Melihat hal itu korban bersama rekannya melarikan diri dan meninggalkan sepeda motor miliknya,&quot; katanya.

Berdasarkan hasil penyelidikan petugas, modus pencurian ini sudah  sering dilakukan pasangan suami istri itu. Diketahui motor MIR pun  dijual oleh HAP seharga Rp 3 juta di Baturaja, OKU.

&quot;Pasutri itu kita amankan secara terpisah. Bahkan CHA diketahui  tengah hamil enam bulan ditangkap saat sedang melayani seorang pria di  sebuah kamar kos,&quot; katanya.

Selain itu, petugas juga mengamankan seorang pelaku lain berinisial  MFA (36) sebagai  perantara membantu HAP menjual motor ke Baturaja.

Dihadapan petugas, HAP mengaku sudah menjalani aksi tersebut bersama  istrinya sejak mereka menikah 7 bulan lalu. Uang yang diperoleh  dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

&amp;ldquo;Kalau ambil motor sudah dua kali. Tapi kalau ponsel sudah sering  karena korban tidak mampu bayar. Uangnya untuk kebutuhan dua anak kami,&quot;  katanya.

</content:encoded></item></channel></rss>
