<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Video Napi di Banyuasin Pesta Sabu Dalam Lapas</title><description>Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah napi sedang pesta narkoba jenis sabu viral di media sosial.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/18/340/2503483/viral-video-napi-di-banyuasin-pesta-sabu-dalam-lapas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/11/18/340/2503483/viral-video-napi-di-banyuasin-pesta-sabu-dalam-lapas"/><item><title>Viral Video Napi di Banyuasin Pesta Sabu Dalam Lapas</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/18/340/2503483/viral-video-napi-di-banyuasin-pesta-sabu-dalam-lapas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/11/18/340/2503483/viral-video-napi-di-banyuasin-pesta-sabu-dalam-lapas</guid><pubDate>Kamis 18 November 2021 02:30 WIB</pubDate><dc:creator>Era Neizma Wedya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/17/340/2503483/viral-video-napi-di-banyuasin-pesta-sabu-dalam-lapas-m1AJuljzuR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Viral napi pesta sabu (Foto: Ist/Era Neizma)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/17/340/2503483/viral-video-napi-di-banyuasin-pesta-sabu-dalam-lapas-m1AJuljzuR.jpg</image><title>Viral napi pesta sabu (Foto: Ist/Era Neizma)</title></images><description>BANYUASIN - Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah napi sedang pesta narkoba jenis sabu viral di media sosial. Peristiwa itu diketahui terjadi di Lapas Kelas IIA Banyuasin, Sumsel.
Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Ronaldo Davinci, membenarkan adanya peristiwa dalam video tersebut. Menurutnya, kejadian itu terjadi sekitar Juli 2021, dan para napi yang telibat telah diberikan sanksi.
&quot;Kejadiannya sudah lama sekitar empat bulan lalu. Para pelaku sudah kita tindak sesuai dengan prosedur,&quot; katanya, Rabu (17/11/2021)
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Viral Pemuda Jual Motor Usai Di-PHK, Saat COD Malah Dilarikan Pembeli
Menurutnya, selama menjalani masa hukuman di dalam sel terpisah, maka napi dilarang untuk dikunjungi oleh keluarganya. Hal itu sebagai bentuk disiplin sehingga kejadian tersebut tidak terulang kembali.
Selain itu, petugas Lapas juga telah melakukan razia dan mendapati sebuah handphone yang digunakan sebagai alat merekam serta alat hisap sabu dari dalam sel tahanan tersebut.
&quot;Adapun narkobanya itu sendiri diduga dimasukkan oleh salah seorang keluarga napi saat membesuk,&quot; katanya.
Tidak hanya itu, Ronaldo  mengaku telah melakukan pemeriksaan terhadap seluruh petugas Lapas. Di mana, hasilnya tidak ada indikasi keterlibatan petugas dalam peristiwa itu.
&quot;Petugas Lapas juga dilakukan tes urine, dan hasilnya negatif. Tapi jika nanti ada yang terbukti ikut terlibat maka dipastikan akan mendapatkan sanksi tergas,&quot; katanya.
Atas peristiwa itu, Lapas Kelas IIA Banyuasin juga akan memperketat pemeriksaan dan meningkatkan pengawasan rutin untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Heboh Pengacara Sebar Uang Rp40 Juta Depan Kantor Polisi, Simak 5 Faktanya</description><content:encoded>BANYUASIN - Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah napi sedang pesta narkoba jenis sabu viral di media sosial. Peristiwa itu diketahui terjadi di Lapas Kelas IIA Banyuasin, Sumsel.
Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Ronaldo Davinci, membenarkan adanya peristiwa dalam video tersebut. Menurutnya, kejadian itu terjadi sekitar Juli 2021, dan para napi yang telibat telah diberikan sanksi.
&quot;Kejadiannya sudah lama sekitar empat bulan lalu. Para pelaku sudah kita tindak sesuai dengan prosedur,&quot; katanya, Rabu (17/11/2021)
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Viral Pemuda Jual Motor Usai Di-PHK, Saat COD Malah Dilarikan Pembeli
Menurutnya, selama menjalani masa hukuman di dalam sel terpisah, maka napi dilarang untuk dikunjungi oleh keluarganya. Hal itu sebagai bentuk disiplin sehingga kejadian tersebut tidak terulang kembali.
Selain itu, petugas Lapas juga telah melakukan razia dan mendapati sebuah handphone yang digunakan sebagai alat merekam serta alat hisap sabu dari dalam sel tahanan tersebut.
&quot;Adapun narkobanya itu sendiri diduga dimasukkan oleh salah seorang keluarga napi saat membesuk,&quot; katanya.
Tidak hanya itu, Ronaldo  mengaku telah melakukan pemeriksaan terhadap seluruh petugas Lapas. Di mana, hasilnya tidak ada indikasi keterlibatan petugas dalam peristiwa itu.
&quot;Petugas Lapas juga dilakukan tes urine, dan hasilnya negatif. Tapi jika nanti ada yang terbukti ikut terlibat maka dipastikan akan mendapatkan sanksi tergas,&quot; katanya.
Atas peristiwa itu, Lapas Kelas IIA Banyuasin juga akan memperketat pemeriksaan dan meningkatkan pengawasan rutin untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Heboh Pengacara Sebar Uang Rp40 Juta Depan Kantor Polisi, Simak 5 Faktanya</content:encoded></item></channel></rss>
