<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Jenderal Andika Perkasa dan Sandiaga Uno Kuliah di Amerika, Ada Peran JB Sumarlin</title><description>Lulusan Akademi Militer 1987 itu menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang telah purna tugas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/19/337/2504495/cerita-jenderal-andika-perkasa-dan-sandiaga-uno-kuliah-di-amerika-ada-peran-jb-sumarlin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/11/19/337/2504495/cerita-jenderal-andika-perkasa-dan-sandiaga-uno-kuliah-di-amerika-ada-peran-jb-sumarlin"/><item><title>Cerita Jenderal Andika Perkasa dan Sandiaga Uno Kuliah di Amerika, Ada Peran JB Sumarlin</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/19/337/2504495/cerita-jenderal-andika-perkasa-dan-sandiaga-uno-kuliah-di-amerika-ada-peran-jb-sumarlin</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/11/19/337/2504495/cerita-jenderal-andika-perkasa-dan-sandiaga-uno-kuliah-di-amerika-ada-peran-jb-sumarlin</guid><pubDate>Jum'at 19 November 2021 17:20 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/19/337/2504495/cerita-jenderal-andika-perkasa-dan-sandiaga-uno-kuliah-di-amerika-ada-peran-jb-sumarlin-HPBbNlUCbT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/19/337/2504495/cerita-jenderal-andika-perkasa-dan-sandiaga-uno-kuliah-di-amerika-ada-peran-jb-sumarlin-HPBbNlUCbT.jpg</image><title>Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ucapan selamat datang untuk Jenderal Andika Perkasa. Pria gagah tersebut baru saja dilantik menjadi Panglima TNI oleh Presiden Joko Widodo, Rabu 11 November.

Lulusan Akademi Militer 1987 itu menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang telah purna tugas.

Ucapan selamat untuk Andika datang dari berbagai kalangan. Selain dari militer, juga sahabat, keluarga, dan para menteri Kabinet Indonesia Maju. Salah satunya datang dari Menteri Pariwisata dan Industri Kreatif Sandiaga Uno.

Melalui akun Instagram, Sandi mengunggah foto kenangan bersama Andika di Mabesad belum lama ini. Sandi menyampaikan selamat atas penunjukan sebagai Panglima TNI.

&quot;Selamat kepada Bapak Jendral Andika Perkasa yang hari ini (kemarin) dilantik sebagai Panglima TNI oleh Bapak Presiden Jokowi,&quot; kata Sandi dikutip, Kamis (18/11/2021).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8xNy8xLzE0MTgzOC8zLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Sandi berbagi cerita yang selama ini orang tak banyak tahu. Dia dan Andika ternyata satu almamater di Amerika Serikat. Keduanya pernah berkuliah di George Washington University.

Sandi mengingat saat ingin berkuliah di universitas tersebut, dirinya meminta rekomendasi kepada mendiang mantan Menteri Keuangan Profesor JB Sumarlin.

&quot;Dan selama hidupnya, hanya 2 orang yang pernah diberikan rekomendasi, pertama adalah saya, dan kedua adalah Jenderal Andika,&quot; tutur Sandi.

Dia pun mendoakan Andika sukses dalam menjalankan tugas sebagai Panglima TNI. Sandi sekaligus mengajak agar TNI di bawah kepemimpinan Andika dapat terus berkolaborasi dengan Kemenparekraf untuk Indonesia bangkit dan memperluas lapangan kerja.

Sosok JB Sumarlin

Nama lengkapnya Johannes Baptista Sumarlin. Pria kelahiran Blitar, 7  Desember 1932 ini dikenal sebagai salah satu ekonom dan teknokrat  Indonesia.

Kariernya bermula dari Universitas Indonesia. Setelah lulus, dia  menjadi asisten dosen di Fakultas Ekonomi UI pada 1957. Kariernya terus  naik, menjadi dosen hingga mencapai gelar akademik tertinggi yakni Guru  Besar FE UI.

JB Sumarlin merupakan salah satu arsitek ekonomi Indonesia di era  Presiden Soeharto. Dia turut dibesarkan oleh begawan ekonomi Widjojo  Nitisastro.

Selain akademisi, dia juga tercatat pernah mengemban tugas sebagai  Deputi Bidang Fiskal dan Moneter Bappenas. Selanjutnya selama 10 tahun  (1973-1983), menjadi Menteri Negara Penertiban Aparatur Negara (Menpan),  merangkap Wakil Ketua Bappenas dan Ketua Opstib.

Setelahnya menjabat sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan  Nasional (Menneg PPN) merangkap Ketua Bappenas pada 1983-1988. Di  rentang waktu itu dia juga ditunjuk Soeharto menjadi Menteri Keuangan ad  interim dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ad interim, menggantikan  Prof Dr Nugroho Notosusanto yang tutup usia pada 3 Juni 1985.

Pada Kabinet Pembangunan V periode 21 Maret 1988-17 Maret 1993,  Sumarlin dipercaya menjabat Menteri Keuangan. Sebelum Orde Baru  berakhir, dia ditunjuk menjadi Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

JB Sumarlin meninggal dunia pada 6 Februari 2020. Dia dimakamkan di San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat.
</description><content:encoded>JAKARTA - Ucapan selamat datang untuk Jenderal Andika Perkasa. Pria gagah tersebut baru saja dilantik menjadi Panglima TNI oleh Presiden Joko Widodo, Rabu 11 November.

Lulusan Akademi Militer 1987 itu menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang telah purna tugas.

Ucapan selamat untuk Andika datang dari berbagai kalangan. Selain dari militer, juga sahabat, keluarga, dan para menteri Kabinet Indonesia Maju. Salah satunya datang dari Menteri Pariwisata dan Industri Kreatif Sandiaga Uno.

Melalui akun Instagram, Sandi mengunggah foto kenangan bersama Andika di Mabesad belum lama ini. Sandi menyampaikan selamat atas penunjukan sebagai Panglima TNI.

&quot;Selamat kepada Bapak Jendral Andika Perkasa yang hari ini (kemarin) dilantik sebagai Panglima TNI oleh Bapak Presiden Jokowi,&quot; kata Sandi dikutip, Kamis (18/11/2021).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8xNy8xLzE0MTgzOC8zLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Sandi berbagi cerita yang selama ini orang tak banyak tahu. Dia dan Andika ternyata satu almamater di Amerika Serikat. Keduanya pernah berkuliah di George Washington University.

Sandi mengingat saat ingin berkuliah di universitas tersebut, dirinya meminta rekomendasi kepada mendiang mantan Menteri Keuangan Profesor JB Sumarlin.

&quot;Dan selama hidupnya, hanya 2 orang yang pernah diberikan rekomendasi, pertama adalah saya, dan kedua adalah Jenderal Andika,&quot; tutur Sandi.

Dia pun mendoakan Andika sukses dalam menjalankan tugas sebagai Panglima TNI. Sandi sekaligus mengajak agar TNI di bawah kepemimpinan Andika dapat terus berkolaborasi dengan Kemenparekraf untuk Indonesia bangkit dan memperluas lapangan kerja.

Sosok JB Sumarlin

Nama lengkapnya Johannes Baptista Sumarlin. Pria kelahiran Blitar, 7  Desember 1932 ini dikenal sebagai salah satu ekonom dan teknokrat  Indonesia.

Kariernya bermula dari Universitas Indonesia. Setelah lulus, dia  menjadi asisten dosen di Fakultas Ekonomi UI pada 1957. Kariernya terus  naik, menjadi dosen hingga mencapai gelar akademik tertinggi yakni Guru  Besar FE UI.

JB Sumarlin merupakan salah satu arsitek ekonomi Indonesia di era  Presiden Soeharto. Dia turut dibesarkan oleh begawan ekonomi Widjojo  Nitisastro.

Selain akademisi, dia juga tercatat pernah mengemban tugas sebagai  Deputi Bidang Fiskal dan Moneter Bappenas. Selanjutnya selama 10 tahun  (1973-1983), menjadi Menteri Negara Penertiban Aparatur Negara (Menpan),  merangkap Wakil Ketua Bappenas dan Ketua Opstib.

Setelahnya menjabat sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan  Nasional (Menneg PPN) merangkap Ketua Bappenas pada 1983-1988. Di  rentang waktu itu dia juga ditunjuk Soeharto menjadi Menteri Keuangan ad  interim dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ad interim, menggantikan  Prof Dr Nugroho Notosusanto yang tutup usia pada 3 Juni 1985.

Pada Kabinet Pembangunan V periode 21 Maret 1988-17 Maret 1993,  Sumarlin dipercaya menjabat Menteri Keuangan. Sebelum Orde Baru  berakhir, dia ditunjuk menjadi Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

JB Sumarlin meninggal dunia pada 6 Februari 2020. Dia dimakamkan di San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat.
</content:encoded></item></channel></rss>
