<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ditemukan 24 Kasus Covid-19, PTM di SDN Sukadamai 2 Kota Bogor Dihentikan</title><description>Satgas Covid-19 Kota Bogor kata Bima Arya, sejak awal PTM Terbatas melakukan screening secara rutin sebulan sekali.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/20/338/2504904/ditemukan-24-kasus-covid-19-ptm-di-sdn-sukadamai-2-kota-bogor-dihentikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/11/20/338/2504904/ditemukan-24-kasus-covid-19-ptm-di-sdn-sukadamai-2-kota-bogor-dihentikan"/><item><title>Ditemukan 24 Kasus Covid-19, PTM di SDN Sukadamai 2 Kota Bogor Dihentikan</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/20/338/2504904/ditemukan-24-kasus-covid-19-ptm-di-sdn-sukadamai-2-kota-bogor-dihentikan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/11/20/338/2504904/ditemukan-24-kasus-covid-19-ptm-di-sdn-sukadamai-2-kota-bogor-dihentikan</guid><pubDate>Sabtu 20 November 2021 20:18 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/20/338/2504904/ditemukan-24-kasus-covid-19-ptm-di-sdn-sukadamai-2-kota-bogor-dihentikan-wVWykcBtST.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wali Kota Bogor, Bima Arya (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/20/338/2504904/ditemukan-24-kasus-covid-19-ptm-di-sdn-sukadamai-2-kota-bogor-dihentikan-wVWykcBtST.jpg</image><title>Wali Kota Bogor, Bima Arya (Foto: Okezone)</title></images><description>BOGOR - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di SDN Sukadamai 2 yang berlokasi di Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor dihentikan selama 10 hari. Hal ini menyusul temuan 24 kasus positif Covid-19 pada pelajar dan guru di sekolah tersebut.

&quot;Kami sesuai dengan aturan meminta agar PTM dihentikan selama 10 hari dan sudah dilakukan tracing kontak erat semua, saat ini berproses untuk kemudian dilakukan swab PCR,&quot; kata Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor Bima Arya di GOR Pajajaran, Sabtu (20/11/2021).

Satgas Covid-19 Kota Bogor kata Bima Arya, sejak awal PTM Terbatas melakukan screening secara rutin sebulan sekali. Di bulan pertama ditemukan 5 kasus positif Covid-19, kemudian pada Rabu 17 November 2021 lalu dilakukan screening 50 sampel swab PCR terdiri daro 29 siswa dan 21 pendidik di SDN Sukadamai 2 oleh Puskesmas Mekarwangi dan diperiksa PCR di Labkesda.

&quot;Hasilnya, ditemukan ada 24 orang terkonfirmasi positif Covid-19. 14 siswa dan 10 guru, semuanya tanpa gejala dan diisolasi mandiri. Saya kira ini indikasi herd immunity sudah terbentuk, karena ini berbeda, mudah-mudahan bukan indikasi gelombang ketiga, mudah-mudahan ini indikasi herd immunity, jadi virusnya semakin melemah tapi tidak ada gejala,&quot;  jelasnya.

Namun, Bima tetap meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk melakukan  observasi selama 10 hari ke depan, termasuk tracing kontak erat. Dirinya  juga menginstruksikan Dinas Pendidikan (Disdik) berkoordinasi dengan  pihak sekolah memantau jika ada yang bergejala.

Atas penemuan kasus tersebut, pihaknya tetap siaga dan waspada. Untuk  Rumah Sakit Lapangan siap diaktivasi, kemudian tempat isolasi di  Pusdiklatwas BPKP Ciawi juga siap dioperasikan dan semuanya sudah siaga.

&quot;Minggu depan dari pusat (Kemenkes) akan melakukan screening di atas 1.000 (orang),&quot; tutup Bima.</description><content:encoded>BOGOR - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di SDN Sukadamai 2 yang berlokasi di Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor dihentikan selama 10 hari. Hal ini menyusul temuan 24 kasus positif Covid-19 pada pelajar dan guru di sekolah tersebut.

&quot;Kami sesuai dengan aturan meminta agar PTM dihentikan selama 10 hari dan sudah dilakukan tracing kontak erat semua, saat ini berproses untuk kemudian dilakukan swab PCR,&quot; kata Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor Bima Arya di GOR Pajajaran, Sabtu (20/11/2021).

Satgas Covid-19 Kota Bogor kata Bima Arya, sejak awal PTM Terbatas melakukan screening secara rutin sebulan sekali. Di bulan pertama ditemukan 5 kasus positif Covid-19, kemudian pada Rabu 17 November 2021 lalu dilakukan screening 50 sampel swab PCR terdiri daro 29 siswa dan 21 pendidik di SDN Sukadamai 2 oleh Puskesmas Mekarwangi dan diperiksa PCR di Labkesda.

&quot;Hasilnya, ditemukan ada 24 orang terkonfirmasi positif Covid-19. 14 siswa dan 10 guru, semuanya tanpa gejala dan diisolasi mandiri. Saya kira ini indikasi herd immunity sudah terbentuk, karena ini berbeda, mudah-mudahan bukan indikasi gelombang ketiga, mudah-mudahan ini indikasi herd immunity, jadi virusnya semakin melemah tapi tidak ada gejala,&quot;  jelasnya.

Namun, Bima tetap meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk melakukan  observasi selama 10 hari ke depan, termasuk tracing kontak erat. Dirinya  juga menginstruksikan Dinas Pendidikan (Disdik) berkoordinasi dengan  pihak sekolah memantau jika ada yang bergejala.

Atas penemuan kasus tersebut, pihaknya tetap siaga dan waspada. Untuk  Rumah Sakit Lapangan siap diaktivasi, kemudian tempat isolasi di  Pusdiklatwas BPKP Ciawi juga siap dioperasikan dan semuanya sudah siaga.

&quot;Minggu depan dari pusat (Kemenkes) akan melakukan screening di atas 1.000 (orang),&quot; tutup Bima.</content:encoded></item></channel></rss>
