<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Sebanyak 12.865 Orang di Jaksel Terjangkit HIV/AIDS   </title><description>Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan mencatat ada sekitar 12 ribu lebih warga di Jakarta Selatan yang terkena HIV/AIDS.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/25/338/2507257/sebanyak-12-865-orang-di-jaksel-terjangkit-hiv-aids</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/11/25/338/2507257/sebanyak-12-865-orang-di-jaksel-terjangkit-hiv-aids"/><item><title> Sebanyak 12.865 Orang di Jaksel Terjangkit HIV/AIDS   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/25/338/2507257/sebanyak-12-865-orang-di-jaksel-terjangkit-hiv-aids</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/11/25/338/2507257/sebanyak-12-865-orang-di-jaksel-terjangkit-hiv-aids</guid><pubDate>Kamis 25 November 2021 13:42 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/25/338/2507257/sebanyak-12-865-orang-di-jaksel-terjangkit-hiv-aids-cnemB5qLCa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi freepick</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/25/338/2507257/sebanyak-12-865-orang-di-jaksel-terjangkit-hiv-aids-cnemB5qLCa.jpg</image><title>Foto: Illustrasi freepick</title></images><description>
JAKARTA - Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan mencatat ada sekitar 12 ribu lebih warga di Jakarta Selatan yang terkena HIV/AIDS. Data itu tercatat sejak tahun 2015 hingga 2021 sekarang.

&quot;Kaskade fast track merupakan data kumulatif dari awal program HIV hingga saat ini (2015-2021). Berdasarkan data program HIV wilayah Jaksel sampai dengan bulan September 2021, Orang Dengan HIV (ODHIV) sebanyak 12.865 positif,&quot; ujar Kasudin Kesehatan Jaksel, Helmy pada wartawan, Kamis (25/11/2021).
Baca juga:&amp;nbsp; &amp;nbsp;Pasien HIV Boleh Dapat Vaksin Covid-19, Ini Syaratnya
Selama enam tahun itu, dia tak menjelaskan secara detil apakah tiap tahunnya mengalami kenaikan ataukah penurunan. Hanya saja, pihak Sudin Kesahatan Jaksel menyebut sudah 40% ODHIV diperhatikan dengan melakukan terapi obat Antiretroviral (ARV).

&quot;Dari jumlah tersebut, baru 40 persen ODHIV yang mendapat terapi ARV dan baru 22 persen ODHIV yang virusnya tersupresi,&quot; tuturnya.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kasus HIV/AIDS di Kota Cirebon Meningkat Selama Pandemi Covid-19
Dia menambahkan, Sudin Kesehatan Jaksel pun melakukan upaya agar warga di Jakarta Selatan terhindar dari penyakit tersebut meski tak dijelaskan secara detil.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan mencatat ada sekitar 12 ribu lebih warga di Jakarta Selatan yang terkena HIV/AIDS. Data itu tercatat sejak tahun 2015 hingga 2021 sekarang.

&quot;Kaskade fast track merupakan data kumulatif dari awal program HIV hingga saat ini (2015-2021). Berdasarkan data program HIV wilayah Jaksel sampai dengan bulan September 2021, Orang Dengan HIV (ODHIV) sebanyak 12.865 positif,&quot; ujar Kasudin Kesehatan Jaksel, Helmy pada wartawan, Kamis (25/11/2021).
Baca juga:&amp;nbsp; &amp;nbsp;Pasien HIV Boleh Dapat Vaksin Covid-19, Ini Syaratnya
Selama enam tahun itu, dia tak menjelaskan secara detil apakah tiap tahunnya mengalami kenaikan ataukah penurunan. Hanya saja, pihak Sudin Kesahatan Jaksel menyebut sudah 40% ODHIV diperhatikan dengan melakukan terapi obat Antiretroviral (ARV).

&quot;Dari jumlah tersebut, baru 40 persen ODHIV yang mendapat terapi ARV dan baru 22 persen ODHIV yang virusnya tersupresi,&quot; tuturnya.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kasus HIV/AIDS di Kota Cirebon Meningkat Selama Pandemi Covid-19
Dia menambahkan, Sudin Kesehatan Jaksel pun melakukan upaya agar warga di Jakarta Selatan terhindar dari penyakit tersebut meski tak dijelaskan secara detil.
</content:encoded></item></channel></rss>
