<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Pasangan Belum Nikah Terciduk Asyik Mojok di Hotel Melati</title><description>Petugas juga mengamankan 8 orang lainnya yang diduga sebagai pekerja seks komersial di lokasi yang sama.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/26/340/2507612/5-pasangan-belum-nikah-terciduk-asyik-mojok-di-hotel-melati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/11/26/340/2507612/5-pasangan-belum-nikah-terciduk-asyik-mojok-di-hotel-melati"/><item><title>5 Pasangan Belum Nikah Terciduk Asyik Mojok di Hotel Melati</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/26/340/2507612/5-pasangan-belum-nikah-terciduk-asyik-mojok-di-hotel-melati</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/11/26/340/2507612/5-pasangan-belum-nikah-terciduk-asyik-mojok-di-hotel-melati</guid><pubDate>Jum'at 26 November 2021 03:45 WIB</pubDate><dc:creator>Hasan Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/26/340/2507612/5-pasangan-belum-nikah-terciduk-asyik-mojok-di-hotel-melati-cb1mTHCVl5.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Satpol PP Kota Cirebon razia hotel melati (Foto: MPI/Hasan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/26/340/2507612/5-pasangan-belum-nikah-terciduk-asyik-mojok-di-hotel-melati-cb1mTHCVl5.JPG</image><title>Satpol PP Kota Cirebon razia hotel melati (Foto: MPI/Hasan)</title></images><description>CIREBON - Lima pasang bukan suami istri diciduk Satpol-PP dari enam hotel kelas melati di Kota Cirebon, Kamis (25/11/2021) malam, tidak hanya itu, petugas juga mengamankan 8 orang lainnya yang diduga sebagai pekerja seks komersial di lokasi yang sama.

Kepala Bidang Ketertiban dan Ketentraman Masyarakat (Tibumtranmas) Satpol-PP Kota Cirebon, Suweka menjelaskan, razia penyakit masyarakat (pekat) kali ini adalah pelaku-pelaku asusila dan penjual minuman beralkohol.

&quot;Untuk pelaku asusila kami mendapatkan lima pasangan bukan suami istri dan delapan orang individu,&quot; kata Suweka.

Untuk barang bukti minuman beralkohol, dijelaskan Suweka, pihaknya mengamankan 40 botol miras berbagai merek dari empat lokasi. &quot;Mudah-mudahan malam ini yang terakhir ditemukannya miras di Kota Cirebon, karena Kota Cirebon memang sudah ada Perdanya bahwa nol persen minuman beralkohol,&quot; ucapnya.

Proses selanjutnya setelah diamankannya orang orang tersebut, kata Suweka, akan dilakukan pendataan, untuk mengetahui identitas dan memastikan apakah mereka pekerja seks komersial.

&quot;Atau memang ada pasangan yang sudah menikah tapi nikah sirih. Tapi untuk mereka yang benar-benar PSK, kami berkerjasama dengan Dinsos untuk dibina di panti sosial,&quot; ungkapnya.

Suweka mengungkapkan alasan petugas merazia hotel kelas melati. Menurutnya, itu berdasarkan laporan masyarakat yang resah dengan aktifitas orang-orang yang keluar masuk hotel.

&quot;Warga jengah terhadap kelakuan mereka (pelaku asusila) yang hilir mudik keluar masuk hotel melati tersebut,&quot; ucapnya.

Tidak hanya Satpol-PP, dalam kegiatan itu turut juga TNI Polri dan BNN Kota Cirebon.




</description><content:encoded>CIREBON - Lima pasang bukan suami istri diciduk Satpol-PP dari enam hotel kelas melati di Kota Cirebon, Kamis (25/11/2021) malam, tidak hanya itu, petugas juga mengamankan 8 orang lainnya yang diduga sebagai pekerja seks komersial di lokasi yang sama.

Kepala Bidang Ketertiban dan Ketentraman Masyarakat (Tibumtranmas) Satpol-PP Kota Cirebon, Suweka menjelaskan, razia penyakit masyarakat (pekat) kali ini adalah pelaku-pelaku asusila dan penjual minuman beralkohol.

&quot;Untuk pelaku asusila kami mendapatkan lima pasangan bukan suami istri dan delapan orang individu,&quot; kata Suweka.

Untuk barang bukti minuman beralkohol, dijelaskan Suweka, pihaknya mengamankan 40 botol miras berbagai merek dari empat lokasi. &quot;Mudah-mudahan malam ini yang terakhir ditemukannya miras di Kota Cirebon, karena Kota Cirebon memang sudah ada Perdanya bahwa nol persen minuman beralkohol,&quot; ucapnya.

Proses selanjutnya setelah diamankannya orang orang tersebut, kata Suweka, akan dilakukan pendataan, untuk mengetahui identitas dan memastikan apakah mereka pekerja seks komersial.

&quot;Atau memang ada pasangan yang sudah menikah tapi nikah sirih. Tapi untuk mereka yang benar-benar PSK, kami berkerjasama dengan Dinsos untuk dibina di panti sosial,&quot; ungkapnya.

Suweka mengungkapkan alasan petugas merazia hotel kelas melati. Menurutnya, itu berdasarkan laporan masyarakat yang resah dengan aktifitas orang-orang yang keluar masuk hotel.

&quot;Warga jengah terhadap kelakuan mereka (pelaku asusila) yang hilir mudik keluar masuk hotel melati tersebut,&quot; ucapnya.

Tidak hanya Satpol-PP, dalam kegiatan itu turut juga TNI Polri dan BNN Kota Cirebon.




</content:encoded></item></channel></rss>
