<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Unik, Warga Desa Bugbug Main Layang-Layang di Tengah Laut</title><description>Di desa Bugbug, Karangasem, Bali, mereka justru bermain layang-layang di tengah laut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/27/244/2508210/unik-warga-desa-bugbug-main-layang-layang-di-tengah-laut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/11/27/244/2508210/unik-warga-desa-bugbug-main-layang-layang-di-tengah-laut"/><item><title>Unik, Warga Desa Bugbug Main Layang-Layang di Tengah Laut</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/27/244/2508210/unik-warga-desa-bugbug-main-layang-layang-di-tengah-laut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/11/27/244/2508210/unik-warga-desa-bugbug-main-layang-layang-di-tengah-laut</guid><pubDate>Sabtu 27 November 2021 09:08 WIB</pubDate><dc:creator>Yunda Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/27/244/2508210/unik-warga-desa-bugbug-main-layang-layang-di-tengah-laut-tMwxU3vKGX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi bermain layang-layang (Foto: Pegi-pegi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/27/244/2508210/unik-warga-desa-bugbug-main-layang-layang-di-tengah-laut-tMwxU3vKGX.jpg</image><title>Ilustrasi bermain layang-layang (Foto: Pegi-pegi)</title></images><description>BALI &amp;ndash; Jika biasanya bermain layang-layang di tanah lapang yang luas, kali ini berbeda. Di Desa Bugbug, Karangasem, Bali, mereka justru bermain layang-layang di tengah laut. Seperti apa keunikannya?
Menggunakan perahu mini, layang-layang dibentangkan layaknya layar. Berwarna-warni, seperti layang-layang di udara, masyarakat khususnya remaja dan anak-anak di Desa Bugbug, Karangasem, Bali, punya cara yang berbeda dalam bermain layang-layang.
Dengan telanjang dada, seorang pemuda terlihat menjinjing  layang-layang dan mendorong perahu masuk ke tengah pantai. Kemudian di atas deburan ombak,  saat angin mendorong layar layang-layang ke tengah laut, pemuda ini akan mulai memainkan talinya seperti bermain layang-layang di tanah lapang.
Bermain layang-layang di tengah laut dirasa memiliki keunikan tersendiri karena lebih menantang dan harus bertarung dengan ombak.
Baca juga:&amp;nbsp;Pengendara Motor Tewas Terjerat Tali Layangan
Hal ini yang membuat pemuda di Desa Bugbug lebih memilih bermain layang-layang laut ini.
Permainan ini sudah ada sejak ratusan tahun dan biasa di mainkan saat musim angin besar, yang biasanya jatuh selepas musim ikan.
Biasanya ini dilakukan para pemuda yang membantu mencari ikan dengan mengisi waktu luang dengan bermain layang-layang.
Baca juga:&amp;nbsp;Pengamat : Masalah Layangan Sudah Lama Jadi Perhatian Dunia Penerbangan&amp;nbsp;
Permainan ini terbilang masih tradisional karena hanya ada di sejumlah pesisir di Karangasem. Pada waktu tertentu permainan ini dilombakan.
</description><content:encoded>BALI &amp;ndash; Jika biasanya bermain layang-layang di tanah lapang yang luas, kali ini berbeda. Di Desa Bugbug, Karangasem, Bali, mereka justru bermain layang-layang di tengah laut. Seperti apa keunikannya?
Menggunakan perahu mini, layang-layang dibentangkan layaknya layar. Berwarna-warni, seperti layang-layang di udara, masyarakat khususnya remaja dan anak-anak di Desa Bugbug, Karangasem, Bali, punya cara yang berbeda dalam bermain layang-layang.
Dengan telanjang dada, seorang pemuda terlihat menjinjing  layang-layang dan mendorong perahu masuk ke tengah pantai. Kemudian di atas deburan ombak,  saat angin mendorong layar layang-layang ke tengah laut, pemuda ini akan mulai memainkan talinya seperti bermain layang-layang di tanah lapang.
Bermain layang-layang di tengah laut dirasa memiliki keunikan tersendiri karena lebih menantang dan harus bertarung dengan ombak.
Baca juga:&amp;nbsp;Pengendara Motor Tewas Terjerat Tali Layangan
Hal ini yang membuat pemuda di Desa Bugbug lebih memilih bermain layang-layang laut ini.
Permainan ini sudah ada sejak ratusan tahun dan biasa di mainkan saat musim angin besar, yang biasanya jatuh selepas musim ikan.
Biasanya ini dilakukan para pemuda yang membantu mencari ikan dengan mengisi waktu luang dengan bermain layang-layang.
Baca juga:&amp;nbsp;Pengamat : Masalah Layangan Sudah Lama Jadi Perhatian Dunia Penerbangan&amp;nbsp;
Permainan ini terbilang masih tradisional karena hanya ada di sejumlah pesisir di Karangasem. Pada waktu tertentu permainan ini dilombakan.
</content:encoded></item></channel></rss>
