<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir di Cepu dan Kradenan Blora Surut, Warga Bersih-Bersih Rumah</title><description>Banjir sebelumnya terjadi di wilayah Kecamatan Cepu dan Kecamatan Kradenan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/28/340/2508665/banjir-di-cepu-dan-kradenan-blora-surut-warga-bersih-bersih-rumah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/11/28/340/2508665/banjir-di-cepu-dan-kradenan-blora-surut-warga-bersih-bersih-rumah"/><item><title>Banjir di Cepu dan Kradenan Blora Surut, Warga Bersih-Bersih Rumah</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/28/340/2508665/banjir-di-cepu-dan-kradenan-blora-surut-warga-bersih-bersih-rumah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/11/28/340/2508665/banjir-di-cepu-dan-kradenan-blora-surut-warga-bersih-bersih-rumah</guid><pubDate>Minggu 28 November 2021 16:42 WIB</pubDate><dc:creator>Rio Erfandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/28/340/2508665/banjir-di-cepu-dan-kradenan-blora-surut-warga-bersih-bersih-rumah-f6yTQkBbwb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/28/340/2508665/banjir-di-cepu-dan-kradenan-blora-surut-warga-bersih-bersih-rumah-f6yTQkBbwb.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Banjir di dua kecamatan di Kabupaten Blora telah surut. Banjir sebelumnya menerjang wilayah Kecamatan Cepu dan Kecamatan Kradenan.
Rinciannya, wilayah Cepu yang terdampak banjir adalah Desa Balun, Cepu, Ngelo dan Karangboyo. Banjir di sluruh wilayah ini sudah surut. Sedangkan, banjir di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan juga sudah surut.
Dilansir dari laman resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Minggu (28/11/2021), BPBD Kabupaten Blora memgutarakan bahwa banjir telah surut pada Sabtu (27/11) dan melakukan pendataan serta pembersihan material pasca-banjir yang menggenangi rumah warga.
Baca juga:&amp;nbsp;Banjir Rendam 4 Kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalsel
&amp;ldquo;Pembersihan dilakukan bersama tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, organisasi masyarakat serta perangkat kelurahan setempat,&amp;rdquo; ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.
Banjir dengan tinggi muka air 20 sampai 40 sentimeter tersebut merendam 346 unit rumah dan satu unit fasilitas pendidikan. Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini.Sementara itu, Muhari juga mengimbau kepada masyarakat serta perangkat daerah untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
&quot;Kesiapsiagaan dapat dilakukan dengan melakukan pembersihan dan pemeriksaan saluran maupun daerah resapan air secara berkala, penanaman pohon serta pembersihan area sungai,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Banjir di dua kecamatan di Kabupaten Blora telah surut. Banjir sebelumnya menerjang wilayah Kecamatan Cepu dan Kecamatan Kradenan.
Rinciannya, wilayah Cepu yang terdampak banjir adalah Desa Balun, Cepu, Ngelo dan Karangboyo. Banjir di sluruh wilayah ini sudah surut. Sedangkan, banjir di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan juga sudah surut.
Dilansir dari laman resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Minggu (28/11/2021), BPBD Kabupaten Blora memgutarakan bahwa banjir telah surut pada Sabtu (27/11) dan melakukan pendataan serta pembersihan material pasca-banjir yang menggenangi rumah warga.
Baca juga:&amp;nbsp;Banjir Rendam 4 Kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalsel
&amp;ldquo;Pembersihan dilakukan bersama tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, organisasi masyarakat serta perangkat kelurahan setempat,&amp;rdquo; ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.
Banjir dengan tinggi muka air 20 sampai 40 sentimeter tersebut merendam 346 unit rumah dan satu unit fasilitas pendidikan. Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini.Sementara itu, Muhari juga mengimbau kepada masyarakat serta perangkat daerah untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
&quot;Kesiapsiagaan dapat dilakukan dengan melakukan pembersihan dan pemeriksaan saluran maupun daerah resapan air secara berkala, penanaman pohon serta pembersihan area sungai,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
