<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Bertambah, 23 Kabupaten/Kota Masuk PPKM Level 2 dan 8 Lainnya Level 1   </title><description>Berdasarkan hasil asesmen per 27 November 2021, terdapat penambahan 23 kabupaten/kota yang masuk ke dalam PPKM level 2.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/29/337/2509296/bertambah-23-kabupaten-kota-masuk-ppkm-level-2-dan-8-lainnya-level-1</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/11/29/337/2509296/bertambah-23-kabupaten-kota-masuk-ppkm-level-2-dan-8-lainnya-level-1"/><item><title> Bertambah, 23 Kabupaten/Kota Masuk PPKM Level 2 dan 8 Lainnya Level 1   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/11/29/337/2509296/bertambah-23-kabupaten-kota-masuk-ppkm-level-2-dan-8-lainnya-level-1</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/11/29/337/2509296/bertambah-23-kabupaten-kota-masuk-ppkm-level-2-dan-8-lainnya-level-1</guid><pubDate>Senin 29 November 2021 21:03 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/29/337/2509296/bertambah-23-kabupaten-kota-masuk-ppkm-level-2-dan-8-lainnya-level-1-KSNm0Wi08C.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Marives, Luhut Binsar Pandjaitan (foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/29/337/2509296/bertambah-23-kabupaten-kota-masuk-ppkm-level-2-dan-8-lainnya-level-1-KSNm0Wi08C.jpg</image><title>Menko Marives, Luhut Binsar Pandjaitan (foto: dok Okezone)</title></images><description>

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, berdasarkan hasil asesmen per 27 November 2021, terdapat penambahan 23 kabupaten/kota yang masuk ke dalam PPKM level 2 dan sebanyak 8 Kabupaten Kota yang masuk ke dalam level 1.

&quot;Berdasarkan asesmen dari World Health Organization (WHO), 10 kabupaten/kota yang kembali ke level 2 di antaranya berada di wilayah Jabodetabek yang terjadi akibat turunnya angka tracing (penapisan) anggota aglomerasi di wilayah Jabodetabek,&quot; ujarnya dikutip melalui keterangan tertulis, Senin (29/11/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Cek Lagi, Ini Aturan dan Syarat Perjalanan PPKM Level 3 Selama Libur Nataru
Luhut menuturkan, penerapan PPKM yang masih terus dilakukan di wilayah Jawa-Bali menunjukkan tren yang cukup stabil.

Hal ini dibuktikan dengan jumlah kasus Covid yang terus terjaga pada tingkat yang cukup rendah. Kasus konfirmasi terus ditekan dan penurunannya ada di angka 99% sejak puncak kasus bulan Juli 2021 lalu.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;PPKM Level 3 saat Libur Nataru, Menko Luhut: Demi Melindungi Rakyat
Walaupun tren Covid-19 di Jawa-Bali cenderung stabil, Luhut menjelaskan bahwa saat ini terjadi peningkatan nilai Rt (penambahan kasus aktif nasional). Spesifik di Jawa-Bali, peningkatannya terjadi 4 hingga 5 hari berturut-turut pada periode awal munculnya varian delta.
</description><content:encoded>

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, berdasarkan hasil asesmen per 27 November 2021, terdapat penambahan 23 kabupaten/kota yang masuk ke dalam PPKM level 2 dan sebanyak 8 Kabupaten Kota yang masuk ke dalam level 1.

&quot;Berdasarkan asesmen dari World Health Organization (WHO), 10 kabupaten/kota yang kembali ke level 2 di antaranya berada di wilayah Jabodetabek yang terjadi akibat turunnya angka tracing (penapisan) anggota aglomerasi di wilayah Jabodetabek,&quot; ujarnya dikutip melalui keterangan tertulis, Senin (29/11/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Cek Lagi, Ini Aturan dan Syarat Perjalanan PPKM Level 3 Selama Libur Nataru
Luhut menuturkan, penerapan PPKM yang masih terus dilakukan di wilayah Jawa-Bali menunjukkan tren yang cukup stabil.

Hal ini dibuktikan dengan jumlah kasus Covid yang terus terjaga pada tingkat yang cukup rendah. Kasus konfirmasi terus ditekan dan penurunannya ada di angka 99% sejak puncak kasus bulan Juli 2021 lalu.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;PPKM Level 3 saat Libur Nataru, Menko Luhut: Demi Melindungi Rakyat
Walaupun tren Covid-19 di Jawa-Bali cenderung stabil, Luhut menjelaskan bahwa saat ini terjadi peningkatan nilai Rt (penambahan kasus aktif nasional). Spesifik di Jawa-Bali, peningkatannya terjadi 4 hingga 5 hari berturut-turut pada periode awal munculnya varian delta.
</content:encoded></item></channel></rss>
