<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cegah Omicron, Epidemiolog Sarankan Orang dari Luar Negeri Dikarantina 14 Hari</title><description>Virus mutasi SARS COV 2 itu masih dalam tahap penelitian oleh ahli virologi.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/01/337/2509997/cegah-omicron-epidemiolog-sarankan-orang-dari-luar-negeri-dikarantina-14-hari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/01/337/2509997/cegah-omicron-epidemiolog-sarankan-orang-dari-luar-negeri-dikarantina-14-hari"/><item><title>Cegah Omicron, Epidemiolog Sarankan Orang dari Luar Negeri Dikarantina 14 Hari</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/01/337/2509997/cegah-omicron-epidemiolog-sarankan-orang-dari-luar-negeri-dikarantina-14-hari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/01/337/2509997/cegah-omicron-epidemiolog-sarankan-orang-dari-luar-negeri-dikarantina-14-hari</guid><pubDate>Rabu 01 Desember 2021 07:25 WIB</pubDate><dc:creator>Komaruddin Bagja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/01/337/2509997/cegah-omicron-epidemiolog-sarankan-orang-dari-luar-negeri-dikarantina-14-hari-GJwShZxevG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Covid-19 (Foto: Foto Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/01/337/2509997/cegah-omicron-epidemiolog-sarankan-orang-dari-luar-negeri-dikarantina-14-hari-GJwShZxevG.jpg</image><title>Ilustrasi Covid-19 (Foto: Foto Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Epidemiolog dari Universitas Kristen Indonesia (UKI) Gilbert Simanjuntak mengatakan, masyarakat perlu berhati-hati menyusul adanya Covid-19 varian Omicron. Virus mutasi SARS COV 2 itu masih dalam tahap penelitian oleh ahli virologi.
&quot;Tingkat keganasan/virulensi belum diketahui dengan jelas, tetapi perlu kehati-hatian,&quot; kata Gilbert saat dihubungi MPI, Selasa (30/11/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pasien Dirawat di RSDC Wisma Atlet Bertambah Jadi 178 Orang
Gilbert menuturkan, jenis penularannya sama dengan varian-varian sebelumnya. &quot;Semua penularannya sama, sehingga prokes 3M kembali harus diingatkan. Persiapan RS untuk antisipasi, karena tetap bisa menulari yang sudah divaksin,&quot; tuturnya.
Ia juga menyarankan agar warga yang datang dari luar negeri dikarantina sampai beberapa hari ke depan. Hal itu bertujuan untuk melihat apakah ada gejala yang dialami oleh penderita.
&quot;Tetapi fatalitas dan beratnya penyakit belum diketahui. Sebaiknya penumpang yang masuk dari luar negeri, khususnya dari daerah terinfeksi dikarantina sedikitnya 14 hari,&quot; pungkasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kabar Baik, Vaksinasi Dosis 1 dan 2 di DKI Jakarta Sudah Lampaui Target
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8zMC8xLzE0MjMxOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Epidemiolog dari Universitas Kristen Indonesia (UKI) Gilbert Simanjuntak mengatakan, masyarakat perlu berhati-hati menyusul adanya Covid-19 varian Omicron. Virus mutasi SARS COV 2 itu masih dalam tahap penelitian oleh ahli virologi.
&quot;Tingkat keganasan/virulensi belum diketahui dengan jelas, tetapi perlu kehati-hatian,&quot; kata Gilbert saat dihubungi MPI, Selasa (30/11/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pasien Dirawat di RSDC Wisma Atlet Bertambah Jadi 178 Orang
Gilbert menuturkan, jenis penularannya sama dengan varian-varian sebelumnya. &quot;Semua penularannya sama, sehingga prokes 3M kembali harus diingatkan. Persiapan RS untuk antisipasi, karena tetap bisa menulari yang sudah divaksin,&quot; tuturnya.
Ia juga menyarankan agar warga yang datang dari luar negeri dikarantina sampai beberapa hari ke depan. Hal itu bertujuan untuk melihat apakah ada gejala yang dialami oleh penderita.
&quot;Tetapi fatalitas dan beratnya penyakit belum diketahui. Sebaiknya penumpang yang masuk dari luar negeri, khususnya dari daerah terinfeksi dikarantina sedikitnya 14 hari,&quot; pungkasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kabar Baik, Vaksinasi Dosis 1 dan 2 di DKI Jakarta Sudah Lampaui Target
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8zMC8xLzE0MjMxOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
