<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kesal Dicuekin, Sopir Bunuh Sahabatnya saat Lagi Tidur</title><description>Lantaran kesal sering dicuekin, seorang pria paruh baya di kota Medan, Sumatera Utara tega menghabisi nyawa sahabatnya sendiri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/01/340/2510515/kesal-dicuekin-sopir-bunuh-sahabatnya-saat-lagi-tidur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/01/340/2510515/kesal-dicuekin-sopir-bunuh-sahabatnya-saat-lagi-tidur"/><item><title>Kesal Dicuekin, Sopir Bunuh Sahabatnya saat Lagi Tidur</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/01/340/2510515/kesal-dicuekin-sopir-bunuh-sahabatnya-saat-lagi-tidur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/01/340/2510515/kesal-dicuekin-sopir-bunuh-sahabatnya-saat-lagi-tidur</guid><pubDate>Rabu 01 Desember 2021 21:21 WIB</pubDate><dc:creator>Adi Palapa Harahap</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/01/340/2510515/kesal-dicuekin-sopir-bunuh-sahabatnya-saat-lagi-tidur-BquFKmzwAU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/01/340/2510515/kesal-dicuekin-sopir-bunuh-sahabatnya-saat-lagi-tidur-BquFKmzwAU.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>MEDAN - Lantaran kesal sering dicuekin, seorang pria paruh baya di kota Medan, Sumatera Utara tega menghabisi nyawa sahabatnya sendiri. Korban dibunuh ketika sedang tertidur di sebuah pool bus.
Lambas, pria berusia 51 tahun ini berprofesi sebagai sopir ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Patumbak beberapa jam setelah membunuh Warso, warga Jakarta yang tidak lain merupakan sahabatnya. Pelaku ditangkap tak jauh dari lokasi kejadian.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Kriminolog: Pelaku Diduga Orang Dekat, Motifnya Bisa Sakit Hati
Pelaku membunuh korban di sebuah pool bus yang berada di Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan ketika korban sedang tertidur. Untuk menghabisi nyawa korban, pelaku tidak menggunakan satu senjata apapun alias hanya dengan menggunakan tangan kosong.
Korban yang sedang tertidur di kursi ditarik hingga jatuh ke lantai dan kemudian kepalanya terbentur. Akibat benturan itu, korban sempat kejang kemudian meninggal dunia meskipun sempat dibawa beberapa orang yang berada di pool bus ke rumah sakit.
Wakapolrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji menyebut saat membunuh korban pelaku sedang dalam pengaruh minuman keras. Pelaku sudah menaruh dendam cukup lama terhadap korban, hanya karena pelaku kerap dicuekin oleh korban.
Pelaku kesal karena keduanya ternyata sudah bersahabat selama 15 tahun dan sama - sama berprofesi sebagai seorang sopir, namun sikap korban belakangan mulai bersikap sombong kepada pelaku.
Dalam kasus ini, pelaku terancam hukuman penjara selama 7 tahun karena dijerat dengan Pasal 351 Ayat (3) tentang penganiayaan hingga menyebabkan hilangnya nyawa seseorang. Baca Juga:&amp;nbsp;Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Mimin Istri Muda Yosef Ditanya Posisi Parkir dan Jumlah Jam Dinding

</description><content:encoded>MEDAN - Lantaran kesal sering dicuekin, seorang pria paruh baya di kota Medan, Sumatera Utara tega menghabisi nyawa sahabatnya sendiri. Korban dibunuh ketika sedang tertidur di sebuah pool bus.
Lambas, pria berusia 51 tahun ini berprofesi sebagai sopir ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Patumbak beberapa jam setelah membunuh Warso, warga Jakarta yang tidak lain merupakan sahabatnya. Pelaku ditangkap tak jauh dari lokasi kejadian.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Kriminolog: Pelaku Diduga Orang Dekat, Motifnya Bisa Sakit Hati
Pelaku membunuh korban di sebuah pool bus yang berada di Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan ketika korban sedang tertidur. Untuk menghabisi nyawa korban, pelaku tidak menggunakan satu senjata apapun alias hanya dengan menggunakan tangan kosong.
Korban yang sedang tertidur di kursi ditarik hingga jatuh ke lantai dan kemudian kepalanya terbentur. Akibat benturan itu, korban sempat kejang kemudian meninggal dunia meskipun sempat dibawa beberapa orang yang berada di pool bus ke rumah sakit.
Wakapolrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji menyebut saat membunuh korban pelaku sedang dalam pengaruh minuman keras. Pelaku sudah menaruh dendam cukup lama terhadap korban, hanya karena pelaku kerap dicuekin oleh korban.
Pelaku kesal karena keduanya ternyata sudah bersahabat selama 15 tahun dan sama - sama berprofesi sebagai seorang sopir, namun sikap korban belakangan mulai bersikap sombong kepada pelaku.
Dalam kasus ini, pelaku terancam hukuman penjara selama 7 tahun karena dijerat dengan Pasal 351 Ayat (3) tentang penganiayaan hingga menyebabkan hilangnya nyawa seseorang. Baca Juga:&amp;nbsp;Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Mimin Istri Muda Yosef Ditanya Posisi Parkir dan Jumlah Jam Dinding

</content:encoded></item></channel></rss>
