<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kasus Covid-19 Melonjak, Negara-negara di Eropa Terapkan Hard atau Parsial Lockdown   </title><description>Negara-negara di Eropa mulai menerapkan hard lockdown ataupun parsial lockdown akibat lonjakan kasus Covid-19 disana.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/02/337/2510956/kasus-covid-19-melonjak-negara-negara-di-eropa-terapkan-hard-atau-parsial-lockdown</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/02/337/2510956/kasus-covid-19-melonjak-negara-negara-di-eropa-terapkan-hard-atau-parsial-lockdown"/><item><title> Kasus Covid-19 Melonjak, Negara-negara di Eropa Terapkan Hard atau Parsial Lockdown   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/02/337/2510956/kasus-covid-19-melonjak-negara-negara-di-eropa-terapkan-hard-atau-parsial-lockdown</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/02/337/2510956/kasus-covid-19-melonjak-negara-negara-di-eropa-terapkan-hard-atau-parsial-lockdown</guid><pubDate>Kamis 02 Desember 2021 16:46 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/02/337/2510956/kasus-covid-19-melonjak-negara-negara-di-eropa-terapkan-hard-atau-parsial-lockdown-zf8pEm9tWu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: freepick)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/02/337/2510956/kasus-covid-19-melonjak-negara-negara-di-eropa-terapkan-hard-atau-parsial-lockdown-zf8pEm9tWu.jpg</image><title>Illustrasi (foto: freepick)</title></images><description>

JAKARTA - Dubes RI untuk Belgia merangkap Luksemburg dan Uni Eropa, Andri Hadi mengatakan, saat ini negara-negara di Eropa mulai menerapkan hard lockdown ataupun parsial lockdown akibat lonjakan kasus Covid-19 disana.

&amp;ldquo;Lockdown, ini ada beberapa bentuk lockdown, hard lockdown, parsial lockdown seperti di Austria toko yang non esensial tutup lebih awal jam 7 sudah tutup. Dan diwajibkan vaksin mulai Februari 2022,&amp;rdquo; ungkap Andri dalam dialog secara virtual dari KPC PEN, Kamis (2/12/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Cegah Varian Omicron, Luhut: Pejabat Negara Dilarang Bepergian ke Luar Negeri
Bahkan, Andri mengatakan, saat ini Austria negara pertama di Eropa yang mewajibkan vaksin. &amp;ldquo;Dan juga penerapan sistem sertifikat vaksin. Jadi kemana-mana harus menggunakan sertifikat vaksin. Bahkan ada beberapa tempat yang harus menggunakan juga di samping juga sertifikat vaksin juga tes cepat antigen,&amp;rdquo; katanya.

Sementara itu, kata Andri, Belanda juga melakukan pembatasan operasional kegiatan esensial maupun non esensial seperti toko-toko tutup pada pukul 5 sore.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Jakarta 98,4% dan Positivity Rate 0,4%
&amp;ldquo;Belanda bahkan tutup toko-toko itu tutup jam 5 sore dan menyetop kegiatan olahraga amatir, wajib work from home, wajib masker, dan pembatasan jumlah tamu di kediaman itu maksimal 4 orang,&amp;rdquo; tuturnya.

Kemudian di Belgia, kata Andri juga menutup semua klub malam dan mewajibkan work from home.

&amp;ldquo;Jadi seperti sekarang di Belgia, klub malam, diskotik semuanya tutup total. Dan wajib work from home itu 4 hari dalam seminggu. Sebelumnya itu sifatnya bukan kewajiban, mau kerja di rumah ataupun bekerja di kantor. Tapi sekarang wajib kerja di rumah dan wajib masker juga,&amp;rdquo; pungkasnya.
</description><content:encoded>

JAKARTA - Dubes RI untuk Belgia merangkap Luksemburg dan Uni Eropa, Andri Hadi mengatakan, saat ini negara-negara di Eropa mulai menerapkan hard lockdown ataupun parsial lockdown akibat lonjakan kasus Covid-19 disana.

&amp;ldquo;Lockdown, ini ada beberapa bentuk lockdown, hard lockdown, parsial lockdown seperti di Austria toko yang non esensial tutup lebih awal jam 7 sudah tutup. Dan diwajibkan vaksin mulai Februari 2022,&amp;rdquo; ungkap Andri dalam dialog secara virtual dari KPC PEN, Kamis (2/12/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Cegah Varian Omicron, Luhut: Pejabat Negara Dilarang Bepergian ke Luar Negeri
Bahkan, Andri mengatakan, saat ini Austria negara pertama di Eropa yang mewajibkan vaksin. &amp;ldquo;Dan juga penerapan sistem sertifikat vaksin. Jadi kemana-mana harus menggunakan sertifikat vaksin. Bahkan ada beberapa tempat yang harus menggunakan juga di samping juga sertifikat vaksin juga tes cepat antigen,&amp;rdquo; katanya.

Sementara itu, kata Andri, Belanda juga melakukan pembatasan operasional kegiatan esensial maupun non esensial seperti toko-toko tutup pada pukul 5 sore.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Jakarta 98,4% dan Positivity Rate 0,4%
&amp;ldquo;Belanda bahkan tutup toko-toko itu tutup jam 5 sore dan menyetop kegiatan olahraga amatir, wajib work from home, wajib masker, dan pembatasan jumlah tamu di kediaman itu maksimal 4 orang,&amp;rdquo; tuturnya.

Kemudian di Belgia, kata Andri juga menutup semua klub malam dan mewajibkan work from home.

&amp;ldquo;Jadi seperti sekarang di Belgia, klub malam, diskotik semuanya tutup total. Dan wajib work from home itu 4 hari dalam seminggu. Sebelumnya itu sifatnya bukan kewajiban, mau kerja di rumah ataupun bekerja di kantor. Tapi sekarang wajib kerja di rumah dan wajib masker juga,&amp;rdquo; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
