<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berbeda dari Pola Rekrutmen Parpol Lain, Konvensi Rakyat Perindo Pastikan Keikutsertaan Publik</title><description>Transparansi menjadi sebuah hal penting di dalam proses rekrutmen dan seleksi anggota legislatif.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/03/337/2511476/berbeda-dari-pola-rekrutmen-parpol-lain-konvensi-rakyat-perindo-pastikan-keikutsertaan-publik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/03/337/2511476/berbeda-dari-pola-rekrutmen-parpol-lain-konvensi-rakyat-perindo-pastikan-keikutsertaan-publik"/><item><title>Berbeda dari Pola Rekrutmen Parpol Lain, Konvensi Rakyat Perindo Pastikan Keikutsertaan Publik</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/03/337/2511476/berbeda-dari-pola-rekrutmen-parpol-lain-konvensi-rakyat-perindo-pastikan-keikutsertaan-publik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/03/337/2511476/berbeda-dari-pola-rekrutmen-parpol-lain-konvensi-rakyat-perindo-pastikan-keikutsertaan-publik</guid><pubDate>Jum'at 03 Desember 2021 15:50 WIB</pubDate><dc:creator>Riezky Maulana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/03/337/2511476/berbeda-dari-pola-rekrutmen-parpol-lain-konvensi-rakyat-perindo-pastikan-keikutsertaan-publik-lm1LMKYq04.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/03/337/2511476/berbeda-dari-pola-rekrutmen-parpol-lain-konvensi-rakyat-perindo-pastikan-keikutsertaan-publik-lm1LMKYq04.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Komite Eksekutif Konvensi Rakyat Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah melihat ada sebuah masalah dalam mekanisme rekrutmen partai politik di Indonesia. Salah satunya adalah ketertutupan informasi kepada publik.

&quot;Jadi partai tak memberikan informasi memadai kepada publik perihal metode rekrutmen dan proses seleksi calon legislatif,&quot; ujar Ferry melalui webinar bertajuk Konvensi Rakyat: Jalan Baru Menuju Demokrasi yang Lebih Sehat, Jumat (3/12/2021).

Proses itulah yang dianggapnya tidak transparan. Menurut dia, nama-nama yang dicalonkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) jika dianalogikan seperti turun dari langit.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8yNy8xLzE0MjIxOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Nama nama calon legislatif seakan turut dari langit dan tiba-tiba terpampang saja di daftar calon yang itu ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU),&quot; tuturnya.

Padahal, tidak terbukanya hal tersebut bertentangan dengan amanat dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Dimana, kata dia, di UU tersebut tercantum bahwa proses rekrutmen politik harus dilakukan secara demokratis dan terbuka sesuai Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga partai politik itu sendiri.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8yNy8xLzE0MjIxOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Kita coba lihat bagaimana publik betul-betul mengetahui seperti apa partai politik menjalankan fungsi rekrutmennya dan bagaimana proses kaderisasi yang memang ada,&quot; jelasnya.

Dia menjelaskan, transparansi menjadi sebuah hal penting di dalam  proses rekrutmen dan seleksi anggota legislatif. Menurut dia, proses  seleksi harus betul-betul bisa dirasakan oleh publik.

&quot;Sehingga publik itu juga berpartisipasi dan itu bisa betul-betul dilakukan secara optimal,&quot; ungkapnya.

Gagasan Konvensi Rakyat yang dicanangkan oleh Partai Perindo sendiri,  kata Ferry menganut prinsip-prinsip inklusivitas, partisipatif, prinsip  akuntabel, transparan. Ketiga hal itu, turut dibarengi dengan  pemanfaatan teknologi informasi.

&quot;Proses kandidasi yang dilakukan itu betul-betul secara terbuka, maka  kita membuat kanal akses yang begitu luas bisa dijangkau oleh publik  yaitu konvensirakyat.com. Dan ini merupakan upaya maksimal yg  dilakukan,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Komite Eksekutif Konvensi Rakyat Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah melihat ada sebuah masalah dalam mekanisme rekrutmen partai politik di Indonesia. Salah satunya adalah ketertutupan informasi kepada publik.

&quot;Jadi partai tak memberikan informasi memadai kepada publik perihal metode rekrutmen dan proses seleksi calon legislatif,&quot; ujar Ferry melalui webinar bertajuk Konvensi Rakyat: Jalan Baru Menuju Demokrasi yang Lebih Sehat, Jumat (3/12/2021).

Proses itulah yang dianggapnya tidak transparan. Menurut dia, nama-nama yang dicalonkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) jika dianalogikan seperti turun dari langit.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8yNy8xLzE0MjIxOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Nama nama calon legislatif seakan turut dari langit dan tiba-tiba terpampang saja di daftar calon yang itu ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU),&quot; tuturnya.

Padahal, tidak terbukanya hal tersebut bertentangan dengan amanat dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Dimana, kata dia, di UU tersebut tercantum bahwa proses rekrutmen politik harus dilakukan secara demokratis dan terbuka sesuai Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga partai politik itu sendiri.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8yNy8xLzE0MjIxOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Kita coba lihat bagaimana publik betul-betul mengetahui seperti apa partai politik menjalankan fungsi rekrutmennya dan bagaimana proses kaderisasi yang memang ada,&quot; jelasnya.

Dia menjelaskan, transparansi menjadi sebuah hal penting di dalam  proses rekrutmen dan seleksi anggota legislatif. Menurut dia, proses  seleksi harus betul-betul bisa dirasakan oleh publik.

&quot;Sehingga publik itu juga berpartisipasi dan itu bisa betul-betul dilakukan secara optimal,&quot; ungkapnya.

Gagasan Konvensi Rakyat yang dicanangkan oleh Partai Perindo sendiri,  kata Ferry menganut prinsip-prinsip inklusivitas, partisipatif, prinsip  akuntabel, transparan. Ketiga hal itu, turut dibarengi dengan  pemanfaatan teknologi informasi.

&quot;Proses kandidasi yang dilakukan itu betul-betul secara terbuka, maka  kita membuat kanal akses yang begitu luas bisa dijangkau oleh publik  yaitu konvensirakyat.com. Dan ini merupakan upaya maksimal yg  dilakukan,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
