<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Humor Gus Dur: Panggilan Gus dan Presiden</title><description>Candaan-candaan itu pun masih hidup hingga sekarang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/04/337/2511689/humor-gus-dur-panggilan-gus-dan-presiden</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/04/337/2511689/humor-gus-dur-panggilan-gus-dan-presiden"/><item><title>Humor Gus Dur: Panggilan Gus dan Presiden</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/04/337/2511689/humor-gus-dur-panggilan-gus-dan-presiden</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/04/337/2511689/humor-gus-dur-panggilan-gus-dan-presiden</guid><pubDate>Sabtu 04 Desember 2021 05:22 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/04/337/2511689/humor-gus-dur-panggilan-gus-dan-presiden-dpjgeaeD4S.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gus Dur. (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/04/337/2511689/humor-gus-dur-panggilan-gus-dan-presiden-dpjgeaeD4S.jpg</image><title>Gus Dur. (Foto: Istimewa)</title></images><description>GUS DUR kerap melontarkan berbagai humor cerdas semasa hidupnya. Candaan-candaan itu pun masih hidup hingga sekarang.
Salah satunya seperti dikutip dari Nu.or.id. Suatu sore Gus Dur didatangi seorang tamu, pemuda nonmuslim. Setelah mengaji kebangsaan kepada Gus Dur, pemuda tersebut bertanya tentang sebutan yang melekat pada diri Gus Dur. &amp;nbsp; Pemuda itu merasa, panggilan &amp;lsquo;Gus&amp;rsquo; begitu istimewa.
&quot;Gus, kuliah di mana agar saya dapat gelar &amp;lsquo;Gus&amp;rsquo; seperti Gus Dur?&quot; tanya si pemuda.
&quot;Enggak ada kuliah dan wisudanya,&quot; jawab Gus Dur.
&quot;Kalau gelar kiai dan ulama?&quot; tanya si pemuda lagi.
Baca juga:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Alasan Jarang Muncul di Pengajian
&quot;Sama juga. Hehehe. Kenapa kamu bertanya begitu?&quot; ucap Gus Dur.
&quot;Saya ingin dapat gelar &amp;lsquo;Gus&amp;rsquo; supaya jadi Presiden kayak sampean, Gus,&amp;rdquo; ungkap si pemuda.</description><content:encoded>GUS DUR kerap melontarkan berbagai humor cerdas semasa hidupnya. Candaan-candaan itu pun masih hidup hingga sekarang.
Salah satunya seperti dikutip dari Nu.or.id. Suatu sore Gus Dur didatangi seorang tamu, pemuda nonmuslim. Setelah mengaji kebangsaan kepada Gus Dur, pemuda tersebut bertanya tentang sebutan yang melekat pada diri Gus Dur. &amp;nbsp; Pemuda itu merasa, panggilan &amp;lsquo;Gus&amp;rsquo; begitu istimewa.
&quot;Gus, kuliah di mana agar saya dapat gelar &amp;lsquo;Gus&amp;rsquo; seperti Gus Dur?&quot; tanya si pemuda.
&quot;Enggak ada kuliah dan wisudanya,&quot; jawab Gus Dur.
&quot;Kalau gelar kiai dan ulama?&quot; tanya si pemuda lagi.
Baca juga:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Alasan Jarang Muncul di Pengajian
&quot;Sama juga. Hehehe. Kenapa kamu bertanya begitu?&quot; ucap Gus Dur.
&quot;Saya ingin dapat gelar &amp;lsquo;Gus&amp;rsquo; supaya jadi Presiden kayak sampean, Gus,&amp;rdquo; ungkap si pemuda.</content:encoded></item></channel></rss>
