<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Simulasi Capres 2024: Prabowo-Puan Diminati, Anies-Erick Thohir Menempel</title><description>Lembaga survei Indikator Politik Indonesia melakukan simulasi terhadap pasangan calon presiden dan calon wakil presiden</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/05/337/2512315/simulasi-capres-2024-prabowo-puan-diminati-anies-erick-thohir-menempel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/05/337/2512315/simulasi-capres-2024-prabowo-puan-diminati-anies-erick-thohir-menempel"/><item><title>Simulasi Capres 2024: Prabowo-Puan Diminati, Anies-Erick Thohir Menempel</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/05/337/2512315/simulasi-capres-2024-prabowo-puan-diminati-anies-erick-thohir-menempel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/05/337/2512315/simulasi-capres-2024-prabowo-puan-diminati-anies-erick-thohir-menempel</guid><pubDate>Minggu 05 Desember 2021 20:16 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/05/337/2512315/simulasi-capres-2024-prabowo-puan-diminati-anies-erick-thohir-menempel-uBFBcvU5rw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/05/337/2512315/simulasi-capres-2024-prabowo-puan-diminati-anies-erick-thohir-menempel-uBFBcvU5rw.jpg</image><title>Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Lembaga survei Indikator Politik Indonesia melakukan simulasi terhadap pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang berpeluang maju di Pilpres 2024 mendatang.

Dari berbagai simulasi yang ada, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi menyampaikan bahwa hasil dari simulasi tersebut belum terlihat ada pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang dominan atau menonjol.

&quot;Ini betul-betul statistically, neck to neck, kita engga tau lagi siapa yang unggul karena perbedaannya sangat tipis tiga pasangan ini,&quot; katar Burhanuddin dalam paparannya secara daring, Minggu (5/12/2021).

Adapun, dalam simulasi yang dilakukan Indikator  terdapat  tiga poros pasangan Capres dan Cawapres. Simulasi pertama memasangkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan Menteri BUMN Erick Thohir, kemudian pasangan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketum Golkar Airlangga Hartarto, serta pasangan Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua DPR Puan Maharani.

Hasilnya, pasangan Prabowo-Puan keluar sebagai pemenang dengan dukungan 29,6 persen. Masih terpaut tipis dengan urutan kedua Ganjar-Airlangga dengan dukungan 28,8 persen, serta Anies-Erick 28,2 persen. Responden tidak menjawab atau tidak tahu sebesar 13,5 persen.

Simulasi kedua, Indikator menduetkan Gubernur DKI Jakarta Anies  Baswedan dengan Menparekraf Sandiaga Uno, menghadapi Gubernur Jawa  Tengah Ganjar Pranowo yang dipasangkan dengan Menteri BUMN, serta  pasangan Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua DPR Puan Maharani.

Hasilnya, Ganjar-Erick mendapatkan dukungan tertinggi dengan angka  31,1 persen. Namun, hanya terpaut tipis dengan Anies-Sandiaga yang  mendapat dukungan 30,8 persen, juga Prabowo-Puan yang didukung 28,1  persen. Sementara yang tidak menjawab atau tidak tahu sebesar 10 persen.

Indikator Politik Indonesia melakukan survei tatap muka pada 2-6  November 2021. Penarikan sampel dilakukan dengan metode multistage  random sampling dengan jumlah responden mencapai 2020 orang. Survei ini  memiliki margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat  kepercayaan 95 persen.</description><content:encoded>JAKARTA - Lembaga survei Indikator Politik Indonesia melakukan simulasi terhadap pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang berpeluang maju di Pilpres 2024 mendatang.

Dari berbagai simulasi yang ada, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi menyampaikan bahwa hasil dari simulasi tersebut belum terlihat ada pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang dominan atau menonjol.

&quot;Ini betul-betul statistically, neck to neck, kita engga tau lagi siapa yang unggul karena perbedaannya sangat tipis tiga pasangan ini,&quot; katar Burhanuddin dalam paparannya secara daring, Minggu (5/12/2021).

Adapun, dalam simulasi yang dilakukan Indikator  terdapat  tiga poros pasangan Capres dan Cawapres. Simulasi pertama memasangkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan Menteri BUMN Erick Thohir, kemudian pasangan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketum Golkar Airlangga Hartarto, serta pasangan Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua DPR Puan Maharani.

Hasilnya, pasangan Prabowo-Puan keluar sebagai pemenang dengan dukungan 29,6 persen. Masih terpaut tipis dengan urutan kedua Ganjar-Airlangga dengan dukungan 28,8 persen, serta Anies-Erick 28,2 persen. Responden tidak menjawab atau tidak tahu sebesar 13,5 persen.

Simulasi kedua, Indikator menduetkan Gubernur DKI Jakarta Anies  Baswedan dengan Menparekraf Sandiaga Uno, menghadapi Gubernur Jawa  Tengah Ganjar Pranowo yang dipasangkan dengan Menteri BUMN, serta  pasangan Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua DPR Puan Maharani.

Hasilnya, Ganjar-Erick mendapatkan dukungan tertinggi dengan angka  31,1 persen. Namun, hanya terpaut tipis dengan Anies-Sandiaga yang  mendapat dukungan 30,8 persen, juga Prabowo-Puan yang didukung 28,1  persen. Sementara yang tidak menjawab atau tidak tahu sebesar 10 persen.

Indikator Politik Indonesia melakukan survei tatap muka pada 2-6  November 2021. Penarikan sampel dilakukan dengan metode multistage  random sampling dengan jumlah responden mencapai 2020 orang. Survei ini  memiliki margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat  kepercayaan 95 persen.</content:encoded></item></channel></rss>
