<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polri dan Polisi Selandia Baru Tandatangani Kerjasama Pencegahan dan Pemberantasan Kejahatan Transnasional</title><description>Penandatanganan kerjasama institusi penegak hukum dua negara tersebut di gelar di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/06/337/2512750/polri-dan-polisi-selandia-baru-tandatangani-kerjasama-pencegahan-dan-pemberantasan-kejahatan-transnasional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/06/337/2512750/polri-dan-polisi-selandia-baru-tandatangani-kerjasama-pencegahan-dan-pemberantasan-kejahatan-transnasional"/><item><title>Polri dan Polisi Selandia Baru Tandatangani Kerjasama Pencegahan dan Pemberantasan Kejahatan Transnasional</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/06/337/2512750/polri-dan-polisi-selandia-baru-tandatangani-kerjasama-pencegahan-dan-pemberantasan-kejahatan-transnasional</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/06/337/2512750/polri-dan-polisi-selandia-baru-tandatangani-kerjasama-pencegahan-dan-pemberantasan-kejahatan-transnasional</guid><pubDate>Senin 06 Desember 2021 16:06 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/06/337/2512750/polri-dan-polisi-selandia-baru-tandatangani-kerjasama-pencegahan-dan-pemberantasan-kejahatan-transnasional-pVQ3LaVnom.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polri dan Polisi Selandia Baru jajaki kerjasama (Foto: Polri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/06/337/2512750/polri-dan-polisi-selandia-baru-tandatangani-kerjasama-pencegahan-dan-pemberantasan-kejahatan-transnasional-pVQ3LaVnom.jpg</image><title>Polri dan Polisi Selandia Baru jajaki kerjasama (Foto: Polri)</title></images><description>JAKARTA - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan kepolisian Negara Selandia Baru menandatangani perjanjian kerjasama dalam pencegahan dan pemberantasan kejahatan transnasional serta peningkatan kapasitas.

Penandatanganan kerjasama institusi penegak hukum dua negara tersebut di gelar di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (6/12/2021), yang dilaksanakan secara Offline maupun Online.

&quot;Hari ini kita hadir dalam pertemuan penandatanganan kerja sama dalam pencegahan dan pemberantasan kejahatan transnasional serta peningkatan kapasitas,&quot; kata Sigit mengawali sambutannya.

Kerjasama ini, kata Sigit, bergerak dari perkembangan lingkungan strategis (lingstra) yang terus berubah dengan cepat dan tidak menentu. Sehingga, berdampak terhadap stabilitas keamanan. Bahkan, modus kejahatan terus berkembang dan kejahatan berdimensi baru muncul seiring dengan perkembangan teknologi.

Dengan begitu, menurut mantan Kapolda Banten ini, kejahatan tersebut tidak lagi mengenal batas antar-negara. Karenanya, Sigit berpandangan, kerjasama antar-kedua negara dalam pencegahan dan pemberantasan kejahatan sangat diperlukan.

&quot;Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kepolisian dikedua negara, utamanya dalam menangani terorisme, perdagangan narkoba, penyelundupan ilegal, kejahatan ekonomi dan pencucian uang, kejahatan siber, dan kejahatan transnasional lainnya,&quot; ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Dengan penandatanganan kerjasama ini, Sigit berharap, Polri dan  kepolisian Selandia Baru akan semakin optimal dalam rangka menanggulangi  segala bentuk kejahatan. Mengingat, hal ini bisa berpengaruh terhadap  peningkatan perekonomian.

&quot;Tentunya kita semua berharap, hubungan antara Polri dan Kepolisian  Selandia Baru semakin erat. Kolaborasi yang efektif akan meningkatkan  stabilitas keamanan kedua negara sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi  dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat,&quot; ucap Sigit.

Kerjasama di bidang keamanan antara Polri dan kepolisian Selandia  Baru telah lama terjalin. Sekiranya sejak tahun 2011. Diantaranya  adalah, 8 kelompok kerja bilateral atau Bilateral Working Group, 24  program peningkatan kapasitas dalam bentuk studi banding, beasiswa S2,  dan kursus singkat.

Lalu, 19 kegiatan pertukaran informasi kriminal dan lima kerjasama  penegakan hukum seperti operasi militer kewilayahan, deportasi dan  penyidikan bersama.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Selandia Baru, Komisioner Mr. Andrew  Coster secara virtual menyatakan apresiasinya terhadap Polri, terkait  dengan fokus untuk menanggulangi kejahatan transnasional tersebut.

&quot;Saya sangat senang bahwa penandatanganan ini dapat dilaksanakan.  Selama 1 dekade terakhir kita telah melaksanakan kerja sama yang baik  sekali. Dengan adanya MoU yang kita perbarui ini tentu kita dapat  memfokuskan kerja sama kepada hal-hal dan kejahatan yang sudah lazim  terjadi pada akhir-akhir ini,&quot; kata Andrew.

Andrew mengatakan, salah satu kejahatan transnasional yang menjadi  atensi salah satunya adalah peredaran narkotika serta tindak pidana  pencucian uang (TPPU), ekstrimisme kekerasan dan penyelundupan atau  perdagangan manusia.

&quot;Walaupun Pandemi Covid-19 telah melanda Indonesia tapi kita tetap  positif bisa terus melaksanakan kerja sama.Dan saya berterima kasih atas  kerjasama yang telah dilaksanakan dan saya menantikan waktu dapat bisa  bertemu langsung dengan Bapak Kapolri. Sekali lagi terima kasih atas  kerja samanya,&quot; tutup Andrew.

</description><content:encoded>JAKARTA - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan kepolisian Negara Selandia Baru menandatangani perjanjian kerjasama dalam pencegahan dan pemberantasan kejahatan transnasional serta peningkatan kapasitas.

Penandatanganan kerjasama institusi penegak hukum dua negara tersebut di gelar di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (6/12/2021), yang dilaksanakan secara Offline maupun Online.

&quot;Hari ini kita hadir dalam pertemuan penandatanganan kerja sama dalam pencegahan dan pemberantasan kejahatan transnasional serta peningkatan kapasitas,&quot; kata Sigit mengawali sambutannya.

Kerjasama ini, kata Sigit, bergerak dari perkembangan lingkungan strategis (lingstra) yang terus berubah dengan cepat dan tidak menentu. Sehingga, berdampak terhadap stabilitas keamanan. Bahkan, modus kejahatan terus berkembang dan kejahatan berdimensi baru muncul seiring dengan perkembangan teknologi.

Dengan begitu, menurut mantan Kapolda Banten ini, kejahatan tersebut tidak lagi mengenal batas antar-negara. Karenanya, Sigit berpandangan, kerjasama antar-kedua negara dalam pencegahan dan pemberantasan kejahatan sangat diperlukan.

&quot;Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kepolisian dikedua negara, utamanya dalam menangani terorisme, perdagangan narkoba, penyelundupan ilegal, kejahatan ekonomi dan pencucian uang, kejahatan siber, dan kejahatan transnasional lainnya,&quot; ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Dengan penandatanganan kerjasama ini, Sigit berharap, Polri dan  kepolisian Selandia Baru akan semakin optimal dalam rangka menanggulangi  segala bentuk kejahatan. Mengingat, hal ini bisa berpengaruh terhadap  peningkatan perekonomian.

&quot;Tentunya kita semua berharap, hubungan antara Polri dan Kepolisian  Selandia Baru semakin erat. Kolaborasi yang efektif akan meningkatkan  stabilitas keamanan kedua negara sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi  dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat,&quot; ucap Sigit.

Kerjasama di bidang keamanan antara Polri dan kepolisian Selandia  Baru telah lama terjalin. Sekiranya sejak tahun 2011. Diantaranya  adalah, 8 kelompok kerja bilateral atau Bilateral Working Group, 24  program peningkatan kapasitas dalam bentuk studi banding, beasiswa S2,  dan kursus singkat.

Lalu, 19 kegiatan pertukaran informasi kriminal dan lima kerjasama  penegakan hukum seperti operasi militer kewilayahan, deportasi dan  penyidikan bersama.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Selandia Baru, Komisioner Mr. Andrew  Coster secara virtual menyatakan apresiasinya terhadap Polri, terkait  dengan fokus untuk menanggulangi kejahatan transnasional tersebut.

&quot;Saya sangat senang bahwa penandatanganan ini dapat dilaksanakan.  Selama 1 dekade terakhir kita telah melaksanakan kerja sama yang baik  sekali. Dengan adanya MoU yang kita perbarui ini tentu kita dapat  memfokuskan kerja sama kepada hal-hal dan kejahatan yang sudah lazim  terjadi pada akhir-akhir ini,&quot; kata Andrew.

Andrew mengatakan, salah satu kejahatan transnasional yang menjadi  atensi salah satunya adalah peredaran narkotika serta tindak pidana  pencucian uang (TPPU), ekstrimisme kekerasan dan penyelundupan atau  perdagangan manusia.

&quot;Walaupun Pandemi Covid-19 telah melanda Indonesia tapi kita tetap  positif bisa terus melaksanakan kerja sama.Dan saya berterima kasih atas  kerjasama yang telah dilaksanakan dan saya menantikan waktu dapat bisa  bertemu langsung dengan Bapak Kapolri. Sekali lagi terima kasih atas  kerja samanya,&quot; tutup Andrew.

</content:encoded></item></channel></rss>
