<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Novia Widyasari Sudah Janji Bertemu Konselor Komnas Perempuan, Belum Ketemu Sudah Bunuh Diri</title><description>Menurut Siti, kasus Novia sudah diamati sejak 2010, tapi dirinya mengaku bahwa sumber daya dari Komnas Perempuan sangat terbatas.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/06/337/2512762/novia-widyasari-sudah-janji-bertemu-konselor-komnas-perempuan-belum-ketemu-sudah-bunuh-diri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/06/337/2512762/novia-widyasari-sudah-janji-bertemu-konselor-komnas-perempuan-belum-ketemu-sudah-bunuh-diri"/><item><title>Novia Widyasari Sudah Janji Bertemu Konselor Komnas Perempuan, Belum Ketemu Sudah Bunuh Diri</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/06/337/2512762/novia-widyasari-sudah-janji-bertemu-konselor-komnas-perempuan-belum-ketemu-sudah-bunuh-diri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/06/337/2512762/novia-widyasari-sudah-janji-bertemu-konselor-komnas-perempuan-belum-ketemu-sudah-bunuh-diri</guid><pubDate>Senin 06 Desember 2021 16:22 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/06/337/2512762/novia-widyasari-sudah-janji-bertemu-konselor-komnas-perempuan-belum-bertemu-sudah-bunuh-diri-vnKrHlZmgU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Komisioner Komnas Perempuan, Siti Aminah Tardi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/06/337/2512762/novia-widyasari-sudah-janji-bertemu-konselor-komnas-perempuan-belum-bertemu-sudah-bunuh-diri-vnKrHlZmgU.jpg</image><title>Komisioner Komnas Perempuan, Siti Aminah Tardi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Komisioner Komnas Perempuan Siti Aminah Tardi, mengungkapkan bahwa Novia Wodyasari, perempuan yang bunuh diri di pusara ayahnya sempat membuat janji untuk melakukan konseling ke Komnas Perempuan.
&quot;NW sudah ada janji dengan konselor komnas perempuan tetapi belum terealisasi NW sudah bunuh diri,&quot; jelasnya dalam sebuah diskusi yang ditayangkan langsung Okezone, Senin (6/12/2021).
Menurut Siti, kasus Novia sudah diamati sejak 2010, tapi dirinya mengaku bahwa sumber daya dari Komnas Perempuan sangat terbatas.
&quot;Keterlambatan penyikapan menjadi kekhawatiran yang terus kami rasakan, Komnas perempuan kekhawatiran utk bisa memverifikasi aduan yg masuk bisa sampai 2 bulan
Menurut Siti, pihak Komnas Perempuan saat ini tengah berusaha memperpendek alur aduan. Menurutnya, setiap bulan, ada sekira 500-800 kasus yang meminta perlindunggan dari Komnas Perempuan.
&quot;Mekanisme di UPR (unit aduan dan rujukan) kami evaluasi. Setiap bulan 500-800 kasus,&quot; jelasnya.&quot;Kematian almarhumah menjadi hal yang mendorong kita benar-benar serius membenahi sistem layanan terhadap korban,&quot; jelasnya.
Sebelumnya, Mahasiswi Universitas Brawijaya (UB) Malang, Novia  Widyasari menuliskan sejumlah tweet di akun Twitternya sebelum  memutuskan untuk bunuh diri di samping pusara ayahandanya.
Seperti dilihat Okezone dalam akun @noviawidyasr, korban banyak mencuit tentang persoalan keluarganya.</description><content:encoded>JAKARTA - Komisioner Komnas Perempuan Siti Aminah Tardi, mengungkapkan bahwa Novia Wodyasari, perempuan yang bunuh diri di pusara ayahnya sempat membuat janji untuk melakukan konseling ke Komnas Perempuan.
&quot;NW sudah ada janji dengan konselor komnas perempuan tetapi belum terealisasi NW sudah bunuh diri,&quot; jelasnya dalam sebuah diskusi yang ditayangkan langsung Okezone, Senin (6/12/2021).
Menurut Siti, kasus Novia sudah diamati sejak 2010, tapi dirinya mengaku bahwa sumber daya dari Komnas Perempuan sangat terbatas.
&quot;Keterlambatan penyikapan menjadi kekhawatiran yang terus kami rasakan, Komnas perempuan kekhawatiran utk bisa memverifikasi aduan yg masuk bisa sampai 2 bulan
Menurut Siti, pihak Komnas Perempuan saat ini tengah berusaha memperpendek alur aduan. Menurutnya, setiap bulan, ada sekira 500-800 kasus yang meminta perlindunggan dari Komnas Perempuan.
&quot;Mekanisme di UPR (unit aduan dan rujukan) kami evaluasi. Setiap bulan 500-800 kasus,&quot; jelasnya.&quot;Kematian almarhumah menjadi hal yang mendorong kita benar-benar serius membenahi sistem layanan terhadap korban,&quot; jelasnya.
Sebelumnya, Mahasiswi Universitas Brawijaya (UB) Malang, Novia  Widyasari menuliskan sejumlah tweet di akun Twitternya sebelum  memutuskan untuk bunuh diri di samping pusara ayahandanya.
Seperti dilihat Okezone dalam akun @noviawidyasr, korban banyak mencuit tentang persoalan keluarganya.</content:encoded></item></channel></rss>
