<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Muktamar NU Resmi Ditetapkan pada 23-25 Desember 2021   </title><description>Penyelenggaraan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-34 tetap akan digelar pada 23-25 Desember 2021.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/07/337/2513557/muktamar-nu-resmi-ditetapkan-pada-23-25-desember-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/07/337/2513557/muktamar-nu-resmi-ditetapkan-pada-23-25-desember-2021"/><item><title> Muktamar NU Resmi Ditetapkan pada 23-25 Desember 2021   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/07/337/2513557/muktamar-nu-resmi-ditetapkan-pada-23-25-desember-2021</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/07/337/2513557/muktamar-nu-resmi-ditetapkan-pada-23-25-desember-2021</guid><pubDate>Selasa 07 Desember 2021 21:50 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/07/337/2513557/muktamar-nu-resmi-ditetapkan-pada-23-25-desember-2021-3u9OgU7RDx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sekjen PBNU, Helmy Faishal (foto: tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/07/337/2513557/muktamar-nu-resmi-ditetapkan-pada-23-25-desember-2021-3u9OgU7RDx.jpg</image><title>Sekjen PBNU, Helmy Faishal (foto: tangkapan layar)</title></images><description>
JAKARTA - Penyelenggaraan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-34 tetap akan digelar pada 23-25 Desember 2021. Hal itu dikarenakan pemerintah dan Satgas Covid-19 membatalkan pemberlakuan PPKM Level 3 jelang Natal dan Tahun Baru 2022.
Baca juga:&amp;nbsp;Tanfiziah PWNU Lampung Tegaskan Siap Selenggarakan Muktamar
Sekjen PBNU, Helmy Faishal Zaini menyampaikan, dalam penanganan wabah virus Covid-19 ternyata perkembangannya sudah semakin membaik, sehingga pemerintah telah menarik kembali kebijakan PPKM Level 3 .

&quot;Insya allah sebagaimana hasil Munas Konbes NU 26 September yang lalu. Maka penyelenggaraan Muktamar NU ke 34 di Lampung tanggal 23 hingga 25 Desember 2021 insya Allah akan dapat berjalan,&quot; ujar Helmy dalam konferensi persnya melalui akun YouTube TVNU Televisi Nahdatul Ulama, Selasa (7/12/2021)
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;PWNU NTB Sebut Muktamar NU Tak Bisa Ditawar
Ia menyampaikan, NU senantiasa terus menjadi pilar pemersatu bangsa dan terus menjadi penyangga utama NKRI serta pengayom bagi umat berbangsa.

&quot;Untuk itu kami akan terus menjaga agar NU tetap terdepan menjaid contoh terbaik bagi membangun ukhuwah islamiah, wathoniyah, apalagi uhkuwah nahdiyah sesama warga Nahdlatul Ulama,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>
JAKARTA - Penyelenggaraan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-34 tetap akan digelar pada 23-25 Desember 2021. Hal itu dikarenakan pemerintah dan Satgas Covid-19 membatalkan pemberlakuan PPKM Level 3 jelang Natal dan Tahun Baru 2022.
Baca juga:&amp;nbsp;Tanfiziah PWNU Lampung Tegaskan Siap Selenggarakan Muktamar
Sekjen PBNU, Helmy Faishal Zaini menyampaikan, dalam penanganan wabah virus Covid-19 ternyata perkembangannya sudah semakin membaik, sehingga pemerintah telah menarik kembali kebijakan PPKM Level 3 .

&quot;Insya allah sebagaimana hasil Munas Konbes NU 26 September yang lalu. Maka penyelenggaraan Muktamar NU ke 34 di Lampung tanggal 23 hingga 25 Desember 2021 insya Allah akan dapat berjalan,&quot; ujar Helmy dalam konferensi persnya melalui akun YouTube TVNU Televisi Nahdatul Ulama, Selasa (7/12/2021)
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;PWNU NTB Sebut Muktamar NU Tak Bisa Ditawar
Ia menyampaikan, NU senantiasa terus menjadi pilar pemersatu bangsa dan terus menjadi penyangga utama NKRI serta pengayom bagi umat berbangsa.

&quot;Untuk itu kami akan terus menjaga agar NU tetap terdepan menjaid contoh terbaik bagi membangun ukhuwah islamiah, wathoniyah, apalagi uhkuwah nahdiyah sesama warga Nahdlatul Ulama,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
