<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Disebut Kirim Chat Mesum ke Mahasiswi, Ini Reaksi Dosen Unsri</title><description>Pihaknya juga sudah mendatangkan tim pemeriksa dari Jakarta.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/07/340/2513503/disebut-kirim-chat-mesum-ke-mahasiswi-ini-reaksi-dosen-unsri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/07/340/2513503/disebut-kirim-chat-mesum-ke-mahasiswi-ini-reaksi-dosen-unsri"/><item><title>Disebut Kirim Chat Mesum ke Mahasiswi, Ini Reaksi Dosen Unsri</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/07/340/2513503/disebut-kirim-chat-mesum-ke-mahasiswi-ini-reaksi-dosen-unsri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/07/340/2513503/disebut-kirim-chat-mesum-ke-mahasiswi-ini-reaksi-dosen-unsri</guid><pubDate>Selasa 07 Desember 2021 19:56 WIB</pubDate><dc:creator>Era Neizma Wedya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/07/340/2513503/disebut-kirim-chat-mesum-ke-mahasiswi-ini-reaksi-dosen-unsri-7KFInFGpEf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Reaksi dosen Unsri disebut kirim chat mesum/ ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/07/340/2513503/disebut-kirim-chat-mesum-ke-mahasiswi-ini-reaksi-dosen-unsri-7KFInFGpEf.jpg</image><title>Reaksi dosen Unsri disebut kirim chat mesum/ ist</title></images><description>PALEMBANG &amp;ndash; Pihak Rektorat Universitas Sriwijaya (Unsri)  terus menyelidiki dugaan kasus pelecehan verbal yang dilakukan seorang dosen Fakultas Ekonomi berisial R.
(Baca juga: Lecehkan Mahasiswi, Dosen Unsri Ditetapkan Tersangka)
Dosen tersebut sebelumnya juga dilaporkan ke Polda Sumsel oleh 3 orang mahasiswinya berinisial F, C, dan D. Mereka mengaku mendapatkan chat mesum dari WhatsApp dan Instagram  dosen tersebut.
Wakil Rektor 1 Unsri,   Zainuddin Nawawi, mengatakan saat tim internal Unsri terus menyelidiki dan mengumpulkan bukti yang akurat terkait kasus tersebut.
(Baca juga: Dua Mahasiswi Unsri Korban Pelecehan Oknum Dosen Penuhi Panggilan Tim Etik)
&quot;Jadi bukannya kami menutupi, tapi jika semuanya sudah lengkap dan data sudah akurat, kami akan mengundang dan menjelaskan ke rekan-rekan media. Yang benar katakan benar, yang salah ya katakan salah,&quot; kata Zainuddi.
Pihaknya juga sudah mendatangkan tim pemeriksa dari Jakarta untuk mencari fakta kebenaran kasus dugaan pelecehan seksual tersebut. Akan tetapi, dosen R tetap membantah dan tidak mau mengakui perbuatannya.



&quot;Kemarin sudah diperiksa sama tim dari Jakarta. Itu pun (dosen R) membantah dan tidak mengakui jika sudah melakukan pelecehan verbal,&quot; katanya.



Meski begitu, bila ternyata yang dikatakan R nantinya terbukti salah maka yang bersangkutan akan menerima sanksi dua kali. Sebab, R telah memberikan keterangan palsu.







Sementara terkait dosen FKIP berinisial AR yang saat ini telah ditahan di Mapolda Sumsel, Zainuddin mengaku rektorat tidak ikut campur atas persoalan hukum yang sedang berlangsung.







&quot;Silakan dipertanggungjawabkan, karena sudah masuk ke ranah hukum. Kalau sikap UNSRI seperti itu,&quot; tutupnya.

</description><content:encoded>PALEMBANG &amp;ndash; Pihak Rektorat Universitas Sriwijaya (Unsri)  terus menyelidiki dugaan kasus pelecehan verbal yang dilakukan seorang dosen Fakultas Ekonomi berisial R.
(Baca juga: Lecehkan Mahasiswi, Dosen Unsri Ditetapkan Tersangka)
Dosen tersebut sebelumnya juga dilaporkan ke Polda Sumsel oleh 3 orang mahasiswinya berinisial F, C, dan D. Mereka mengaku mendapatkan chat mesum dari WhatsApp dan Instagram  dosen tersebut.
Wakil Rektor 1 Unsri,   Zainuddin Nawawi, mengatakan saat tim internal Unsri terus menyelidiki dan mengumpulkan bukti yang akurat terkait kasus tersebut.
(Baca juga: Dua Mahasiswi Unsri Korban Pelecehan Oknum Dosen Penuhi Panggilan Tim Etik)
&quot;Jadi bukannya kami menutupi, tapi jika semuanya sudah lengkap dan data sudah akurat, kami akan mengundang dan menjelaskan ke rekan-rekan media. Yang benar katakan benar, yang salah ya katakan salah,&quot; kata Zainuddi.
Pihaknya juga sudah mendatangkan tim pemeriksa dari Jakarta untuk mencari fakta kebenaran kasus dugaan pelecehan seksual tersebut. Akan tetapi, dosen R tetap membantah dan tidak mau mengakui perbuatannya.



&quot;Kemarin sudah diperiksa sama tim dari Jakarta. Itu pun (dosen R) membantah dan tidak mengakui jika sudah melakukan pelecehan verbal,&quot; katanya.



Meski begitu, bila ternyata yang dikatakan R nantinya terbukti salah maka yang bersangkutan akan menerima sanksi dua kali. Sebab, R telah memberikan keterangan palsu.







Sementara terkait dosen FKIP berinisial AR yang saat ini telah ditahan di Mapolda Sumsel, Zainuddin mengaku rektorat tidak ikut campur atas persoalan hukum yang sedang berlangsung.







&quot;Silakan dipertanggungjawabkan, karena sudah masuk ke ranah hukum. Kalau sikap UNSRI seperti itu,&quot; tutupnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
