<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Menlu Retno: WHO Sampaikan Omicron Terdeteksi di 45 Negara   </title><description>Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi memimpin pertemuan COVAX AMC Engagement Group</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/08/337/2513636/menlu-retno-who-sampaikan-omicron-terdeteksi-di-45-negara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/08/337/2513636/menlu-retno-who-sampaikan-omicron-terdeteksi-di-45-negara"/><item><title> Menlu Retno: WHO Sampaikan Omicron Terdeteksi di 45 Negara   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/08/337/2513636/menlu-retno-who-sampaikan-omicron-terdeteksi-di-45-negara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/08/337/2513636/menlu-retno-who-sampaikan-omicron-terdeteksi-di-45-negara</guid><pubDate>Rabu 08 Desember 2021 07:11 WIB</pubDate><dc:creator>Dominique Hilvy Febiani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/08/337/2513636/menlu-retno-who-sampaikan-omicron-terdeteksi-di-45-negara-E8JVLXZmJz.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menlu RI, Retno Marsudi (foto: okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/08/337/2513636/menlu-retno-who-sampaikan-omicron-terdeteksi-di-45-negara-E8JVLXZmJz.jpeg</image><title>Menlu RI, Retno Marsudi (foto: okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi memimpin pertemuan COVAX AMC Engagement Group dalam pertemuan USAID Development Ministers on Covid-19, pada Senin 6 Desember 2021.

&amp;ldquo;Saya bersama Menteri Kesehatan Ethiopia dan Menteri Kerja Sama Pembangunan Kanada kembali memimpin pertemuan COVAX AMC EG,&amp;rdquo; kata Retno dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/12/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;Varian Omicron Rusak Rencana Perjalanan, Lebih 200 Ribu Orang Batal Liburan!
Beberapa isu utama yang dibahas diantaranya adalah kemajuan kerja COVAX selama setahun ini dan update mengenai varian baru Omicron.

&amp;ldquo;COVAX telah mengirimkan sekitar 611 juta vaksin kepada 144 negara partisipan, sekitar 53% dari target 950 juta dosis vaksin di tahun 2021,&amp;rdquo; tuturnya.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Klaim Nol Kasus Covid-19, Korut Peringatkan Warganya Tentang Varian Omicron
Retno mengatakan, saat ini tantangan utama vaksinasi adalah kesiapan penerimaan vaksin dan vaksinasi khususnya di negara berkembang setelah pasokan vaksin telah tersedia lebih banyak.

&amp;ldquo;Kapasitas negara penerima vaksin COVAX harus diperkuat, termasuk infrastruktur vaksinasi,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8wNy80LzE0MjU1Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Retno turut memaparkan update terkini terkait varian Omicron. &amp;ldquo;Terkait dengan varian Omicron, WHO sampaikan hingga 5 Desember 2021, mendeteksi setidaknya telah terjadi di 45 negara,&amp;rdquo; ucapnya.

Selain itu, Retno berkata, menurut data awal yang dikumpulkan WHO menyebutkan belum ada kesimpulan yang konklusif terkait tingkat penularan dan tingkat keparahan, termasuk tingkat hospitalisasi varian Omicron.

&amp;ldquo;WHO menambahkan walaupun di Afrika Selatan menunjukkan adanya peningkatan tingkat hospitalisasi, namun belum bisa disimpulkan ini adalah akibat varian Omicron.
WHO mengatakan akan terus melakukan penelitian terhadap varian ini,&amp;rdquo; pungkasnya.

Retno berujar, WHO terus menyampaikan pentingnya melakukan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan selalu mencuci tangan.
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi memimpin pertemuan COVAX AMC Engagement Group dalam pertemuan USAID Development Ministers on Covid-19, pada Senin 6 Desember 2021.

&amp;ldquo;Saya bersama Menteri Kesehatan Ethiopia dan Menteri Kerja Sama Pembangunan Kanada kembali memimpin pertemuan COVAX AMC EG,&amp;rdquo; kata Retno dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/12/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;Varian Omicron Rusak Rencana Perjalanan, Lebih 200 Ribu Orang Batal Liburan!
Beberapa isu utama yang dibahas diantaranya adalah kemajuan kerja COVAX selama setahun ini dan update mengenai varian baru Omicron.

&amp;ldquo;COVAX telah mengirimkan sekitar 611 juta vaksin kepada 144 negara partisipan, sekitar 53% dari target 950 juta dosis vaksin di tahun 2021,&amp;rdquo; tuturnya.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Klaim Nol Kasus Covid-19, Korut Peringatkan Warganya Tentang Varian Omicron
Retno mengatakan, saat ini tantangan utama vaksinasi adalah kesiapan penerimaan vaksin dan vaksinasi khususnya di negara berkembang setelah pasokan vaksin telah tersedia lebih banyak.

&amp;ldquo;Kapasitas negara penerima vaksin COVAX harus diperkuat, termasuk infrastruktur vaksinasi,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8wNy80LzE0MjU1Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Retno turut memaparkan update terkini terkait varian Omicron. &amp;ldquo;Terkait dengan varian Omicron, WHO sampaikan hingga 5 Desember 2021, mendeteksi setidaknya telah terjadi di 45 negara,&amp;rdquo; ucapnya.

Selain itu, Retno berkata, menurut data awal yang dikumpulkan WHO menyebutkan belum ada kesimpulan yang konklusif terkait tingkat penularan dan tingkat keparahan, termasuk tingkat hospitalisasi varian Omicron.

&amp;ldquo;WHO menambahkan walaupun di Afrika Selatan menunjukkan adanya peningkatan tingkat hospitalisasi, namun belum bisa disimpulkan ini adalah akibat varian Omicron.
WHO mengatakan akan terus melakukan penelitian terhadap varian ini,&amp;rdquo; pungkasnya.

Retno berujar, WHO terus menyampaikan pentingnya melakukan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan selalu mencuci tangan.
</content:encoded></item></channel></rss>
